Home Headline 14 Trophy Diboyong Bank BJB B16 Ap Speed di ISSOM 2017 #5

14 Trophy Diboyong Bank BJB B16 Ap Speed di ISSOM 2017 #5

Para punggawa Bank BJB B16 Ap Speed berhasil memborong 14 gelar juara dari 5 kategori yang telah memasuki putaran keenam yang juga masuk dalam rangkaian Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) putaran kelima pada 21 – 22 Oktober 2017. Bukan hanya trophy juara, peluang meraih gelar juara umum musim balap 2017 pun semakin terbuka.

“Alhamdulillah untuk seri ini kami meraih hasil yang sangat baik, 14 trophy kami peroleh. Insha Allah kami bisa meraih gelar juara umum yang sesuai target dalam mengikuti balapan touring di ISSOM ini,” ungkap Rio R Bramantio.

Dalam ISSOM 2017 putaran 5, tim BJB B16 Ap Speed diwakili oleh Rio R Bramantio, M. Herdy F, Rian Risky, Alfin Mulia Rahman dan Iwan Sidharta. Bisa dikatakan hampir seluruh pembalap ini berhasil menyumbangkan trophy juara bagi tim yang bermarkas di daerah Jakarta Timur dan sangat disegani di dunia drag race ini.

Mengawali laga di Japan Super Touring Car Championship (JSTC), tim Bank BJB B16 Ap Speed menurunkan empat pembalap andalannya yakni M. Herdy F, Rian Risky, Rio R Bramantio dan Alfin Mulia Rahman.


M. Herdy F dengan Honda Estilo EG6 berhasil mencatatkan waktu tercepat 16 menit 16,305 detik untuk 9 lap atau sejauh 35,685 kilometer. Memang M. Herdy F masih belum memecahkan rekor yang pernah dicatatnya yakni 1 menit 45,222 detik. Namun hasil ini membawa dirinya merebut juara keenam kali nya di JSTC kelas 1B Non Force Induction (1600 – 2000cc).

Selain turun di JSTC, M. Herdy F juga mengikuti Super Touring Car Championship 1 (2100 – 3600cc) kelas STC 2100. Mengharuskan menyelesaikan 10 lap, M. Herdy F berhasil mencatatkan waktu 18 menit 14,565 detik yang membuatnya menjadi pembalap tercepat ketiga secara overall dan tentu saja langsung meraih juara pertama di kelas STC 2100.

Rio R Bramantio yang turun di JSTC kelas 2B (Force Induction (1600-2000cc) berhasil meraih podium ketiga. Menggunakan mobil Honda Estilo EG6, Rio berhasil mencatatkan waktu 16 menit 47, 257 detik. Kali ini, Rio R Bramantio harus mengakui keunggulan dari Matthew dan Luckas Dwinanda.

Hasil di Super Touring Car Championship 2 (1600 – Retro) & SCC, Rio R Bramantio berhasil finish tercepat kedua dengan waktu 21 menit 583 detik. Waktu ini juga membuat dirinya sebagai yang tercepat di SCC B1 sehingga mengungguli Chandra Alim dan Denny Pribadi. Sementara untuk SCC Open Classs, Rio menempati peringkat kedua.

Untuk Rian Risky yang menggunakan Honda Estilo, berhasil meraih juara pertama dalam JSTC kelas 1A (Non Force Induction (0 – 1600cc). Hasil ini setelah Rian Risky mencatatkan waktu 16 menit 39,677 detik.

Hasil manis pun kembali dirasakan pada Super Touring Car Championship 2 (1600 – Retro) & SCC, Rian Risky berhasil merebut juara satu di kelas STC 2 Open Class (1600cc – Retro) dan juga peraih podium pertama di STC 2 – 1600cc. Bahkan dengan kemenangan yang diraihnya secara beruntun membuat Rian Risky berpeluang menjadi juara umum pada akhir musim.

Alfin Mulia Rahman memang baru menempati peringkat keempat dalam JSTC kelas 1A (Non Force Induction (0 – 1600cc). Dengan mengendarai mobil Honda Wonder SB3, Alfin Mulia Rahman lebih beruntung di Super Touring Car Championship 2 (1600 – Retro) & SCC. Harus mengakui Rian Risky yang juga rekan satu timnya, Alfin berhasil menempati podium kedua untuk kelas STC 2 1600.

Para pembalap dari Bank BJB B16 Ap Speed juga mengikuti Kejurnas Indonesia Touring Car Championship (ITCC) dan Honda Jazz Speed Challenge + Brio. Terdiri dari Rian Risky, Rio R Bramantio dan Iwan Sidharta. Khusus Iwan Sidharta mengikuti mengikuti ITCC 1200 dan Honda Brio Speed Challenge (HBSC).


Dalam ITCC 1200, Iwan Sidharta berada diurutan kedua dengan waktu 23 menit 05,044 detik untuk 11 lap dengan catatan waktu terbaik yaitu 2 menit 4,128 detik.

Sedangkan dalam HBSC, Iwan Sidharta harus puas diurutan ketiga setelah mencatatkan waktu 18 menit 55,975 untuk 8 lap. Sementara Rian Risky finish diurutan kelima di Honda Jazz Speed Challenge (HJSC) kelas Rising Star dan begitu pula dengan Rio R Bramantio yang turun di kelas Promotion.

Bukan hanya mengincar gelar juara umum di tahun 2017, para pembalap pun telah menyiapkan senjata baru dalam menghadapi musim balap tahun 2018. Rio R Bramantio bersama Rian Risky telah menyiapkan mobil baru untuk mengikuti balapan Retro.
“Mobil baru sedang kami siapkan agar bisa berlaga di ajang JSTC dan ada mobil yang akan digunakan dalam balapan Retro 1600 max,”pungkas Rio R Bramantio.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)