Home Did You Know? Evolusi JEEP Dari Mobil Perang Hingga Adventure

Evolusi JEEP Dari Mobil Perang Hingga Adventure

Meski mendapat sentuhan fashion, namun indentitas Jeep yang tampil garang dengan ciri khas seven grille, tetap terjaga. Tak peduli apa pun jenis Jeep favorit Anda, semuanya memberi kesan kuat dan tangguh. Itulah Jeep masa kini yang banyak berseliweran di jalan raya, merupakan evolusi dari Jeep yang diproduksi selama Perang Dunia II, kemudian berkembang pasca-perang dunia menjadi Jeep CJ hingga nanti yang terbaru Jeep Wrangler JL. kami akan menyajikan rangkuman sejarah Jeep dari waktu ke waktu, dari pejuang militer, hingga menjadi petualang sejati.

1941- Willys MB

Di tahun 1940, saat Perang Dunia Kedua berjalan, Militer Amerika Serikat mengumumkan pada 135 pabrik mobil untuk membuat kendaraan pengintai dengan bobot yang ringan dan mudah dimodifikasi untuk berbagai kebutuhan pasukan. Dari ratusan merek, hanya tiga pabrikan yang merespon. Bantam, Willys, dan Ford pun segera mengirimkan prototype mobil andalan mereka. Segera begitu kendaraan prototip selesai, Militer pun mengambil alih, saat itu tertanggal November 1940 di Camp Holabird, Maryland.

Namun ketiga mobil yang dikirimkan tak ada yang memuaskan ekspetasi Jeep. Pada kontrak berikutnya, Militer pun meminta tiga pabrikan untuk membuat dengan spesifikasi yang lebih baik. Saat itu, mobil yang paling cocok dengan kebutuhan Militer adalah konsep Willys Quad dari Willys-Overland. Hingga akhirnya Willys MA pun diproduksi dengan jumlah terbatas untuk kebutuhan pengujian. Beberapa revisi, utamanya pada reduksi bobot pun dilakukan agar seri berikutnya bisa lebih diandalkan.

Versi produksi masalnya pun diberi nama Willys MB. 16.000 unit saat itu diproduksi dengan harga perunitnya hanya US$ 738 atau sekitar Rp 9,6 juta saat ini. Mobil inilah yang akhirnya dikenal dengan nama Jeep pertama kali. Karena penggunaannya hanya untuk Militer- dalam hal ini atas instruksi Pemerintah-maka namanya pun sering disebut GP (Government/General Purpose). GP inilah yang sering dilafalkan sebagai Jeep dan akhirnya berkembang menjadi merek besar hingga saat ini. Kehadiran Jeep Willys MB pun seolah menjadi pencetak blueprint hingga saat ini. Beberapa DNA yang masih kental tersaji adalah gril tujuh slot, wajah dengan bentuknya yang khas, lalu bagian kaca depan yang seolah bisa dilipat.

1945 CJ

Seiring berakhirnya perang, Jeep pun mulai dijual bukan hanya untuk kebutuhan Milliter. Para petani, atau masyarakat sudah bisa membelinya. Kemampuannya kurang lebih sama dengan Willys MB, yakni dengan bobot ringan dan penggerak empat roda. Bedanya pada settingan gearbox yang lebih disesuaikan untuk penggunaan harian masyarakat. Nama untuk model ini kala itu adalah CJ-2A. Nama CJ merujuk pada peruntukkan Jeep bagi masyarakat (Civillian Jeep). Kebanyakan masyarakat saat itu menggunakannya untuk mengangkut barang, atau menderek trailer kecil di perkebunan atau tempat pembangunan.

1955 – CJ-5

11 Oktober 1954, Jeep CJ-5 meluncur. Desainnya lebih humanis dibanding Jeep sebelumnya. Bodinya dipenuhi aksen melengkung berdasar pada desain Jeep M-38A1 yang digunakan di perang Korea. Dimensinya lenbih besar dengan penggunaan mesin yang lebih bertenaga, kopel dan transmisi yang lebih unggul, serta tentunya, jok yang lebih nyaman. Tahun 1965, Jeep CJ-5 mendapatkan mesin baru dengan konfigurasui V6 yang mampu memproduksi tenaga hingga 155 daya kuda, tenaga ini terbilang besar di masanya.

1963

Tahun 1960an merupakan era di mana Jeep melakukan ekspansi untuk lebih mengomersialisasikan mereknya. Model-model yang lebih populer pun dirilis. Saat itu mobil keluarga multi fungsi dengan komposisi wagon atau estate merupakan model yang sedang hip. Jeep mengeluarkan model Jeep Wagoneer, Pickup, Commando, dan Gladiator bahkan Fleetvan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Wagoneer, merupakan salah satu model yang populer.

Meski berformat Wagon, namun penggeraknya tentu saja 4×4. Pada sosok Wagoneer ini pula lah tercatat pertama kalinya sebuah SUV menggunakan penggerak 4×4 pada transmisi otomatis. Kategorisasi SJ pun dimulai pada Wagoneer dengan asal nama dari Full Size Jeep. Model lain yang juga populer kala itu adalah Gladiator. Model ini merupakan jenis truk dan menjadi truk pertama yang menggunakan transmisi otomatis di Amerika Serikat. Desain khasnya bertahan hingga 1987.

1974 – Cherokee (SJ)

Kenal nama Cherokee ? Ya, salah satu model Jeep yang juga cukup populer hingga era modern ini memulai trahnya sejak 1974. Awalnya ia dikonsepkan sebagai Wagooner yang lebih sporty. Pintunya hanya dua di bagian depan saja. Bangkunya pun sudah terpisah antara penumpang dan pengemudi. Tujuan model ini dirilis tentu saja untuk mengenerate pasar yang lebih luas, yaitu kaum muda. Nomenklatur SJ pun masih melekat pada Cherokee sebagai penerus Wagoneer.

1976 – CJ-7

Di tahun inilah pertama kalinya CJ-7 hadir. Kemunculannya pun menandai pertama kalinya terjadi perubahan besar-besaran pada sosok Jeep CJ setelah 20 tahun. Ubahan signifikan dilakukan dengan memanjangkan wheelbase dari pendahulunya, CJ-5. Pemanjangan ini ditujukan untuk menyematkan transmisi otomatis.

Pada model ini pula, pertama kalinya diperkenalkan atap plastik yang sampai saat ini masih digunakan. Varian-varian pun dihadirkan untuk menjadi pilihan bagi para pembelinya. Model Renegade adalah salah satunya. Dengan paket yang lebih fungsional, menggunakan ban lebih lebar, roll bar, transmisi dengan low gear dan LSD (Limited Slipped Diffeential).

1984 Cherokee (XJ) dan Final Edition Grand Wagoneer

Tahun ini menjadi tahun bersejarah bagi Cherokee dan Wagoneer. Perubahan besar-besaran mengikuti tren otomotif kala itu dilakukan. Cherokee pun saat itu menjadi model SUV paling modern dengan menjadi mobil pertama yang menghadirkan dua pilihan 4×4 tercanggih, Command-Trac Part time dan Selec-Trac full-time 4×4. Ini pun menandakan peralihan Cherokee dari seri SJ menjadi XJ yang menandakannya sebagai versi lebih sporty lagi dari sebelumnya.

Grand Wagoneer juga menandakan langkahnya di tahun ini. Ia diposisikan sebagai SUV yang lebih mewah, lebih dewasa, dan menjadi salah satu kendaraan terlama yang beredar di Amerika Serikat yang menggunakan sistem distribusi bahan bakar karburator. Modelnya diakhiri pada tahun 1991, dengan emblem ‘Final Edition’ tercantum di dasbornya.

1987 – Wrangler (YJ)

Ini adalah tahun di mana CJ beralih menjadi YJ. Tahun di mana sejarah Jeep kembali ditulis dengan penggunaan nama Wrangler yang mendarah daging hingga saat ini. Ubahan signifikan dari CJ saat itu adalah jarak antar roda yang lebih lebar, grill yang dipermanis dengan sudut, dan lampu bulat berganti kotak adalah sebuah upaya Jeep untuk memasyarakatkan Wrangler sebagai salah satu penerus model Jeep paling ikonik (CJ).

Ada beberapa trim Wrangler yang diperkenalkan. Base (S atau SE), Laredo, Islander, Sport, Sahara, Renegade dan Rio Grande. Di era Wrangler berkibar, tepatnya pada tahun 1987, AMC (American Motors Corporation), sebagai Agen Pemegang Merek Jeep dijual ke Chrysler Corporation. Merek Jeep pun dikukuhkan sebagai bagian dari Chrysler Jeep division atau divisi elang.

1997- Wrangler (TJ) dan Gran Cherokee (ZJ)

Model Wrangler (TJ) dirilis pada 1997, dengan tujuan menghadirkan model yang lebih klasik dan mengingatkan pada era CJ-7. Model TJ ini adalah pertama kalinya Wrangler menggunakan Quadra Coil Suspension, yakni suspensi individual yang masing-masing menggunakan per ulir atau keong ketimbang per daun. Khalayak di ajang North American International Auto Show (Detroit Motor Show) pada 7 Januari 1992 menjadi saksi peluncuran Grand Cherokee yang agresif.

Ia adalah penerus Wagoneer sebagai SUV mewah dengan desain berkelas lansiran Jeep. Saat itu ia menjadi SUV pertama yang menggunakan airbag. Grand Cherokee pun menetapkan standar baru sebagai sebuah SUV mewah yang bukan hanya bisa menjelajah, namun juga nyaman dikendarai, dan tetap memiliki desain yang berkelas. Iapun meraih berbagai penghargaan dari media massa di seluruh dunia.

2007 – Wrangler (JK)

Inilah sosok Wrangler yang Anda lihat hingga saat ini. Mobil ini menjadi titik di mana Wrangler mulai dikenal sebagai Jeep yang lebih modern namun juga mewarisi DNA khas yang sangat kental milik Willys MB. Berbagai fitur canggih sudah digunakan dengan tanpa menghilangkan ciri khas Wrangler dan Willys dengan atap yang bisa dibuka. Inovasi paling canggihnya adalah Rock Trac 4WD system, yang menjadikannya sangat andal untuk merangkak di bebatuan.

2011 – Grand Cherokee (WK)

Satu juta unit sudah terjual sejak pertama kali Grand Cherokee dijual. Sebuah model mewah yang menjadikan Jeep sebagai tunggangan pilihan kaum aristokrat yang gemar menjelajah. Tahun inipun menandai lahirnya model yang lebih modern, lebih mengikuti arus sebagai SUV yang populer, dan disertai berbagai fitur unggulan yang ada di mobil-mobil SUV.

2014 – Cherokee (KL)

Komposisi Cherokee sebagai kendaraan Jeep paling sporti dihadirkan kembali. Peluncurannya sempat menuai pro dan kontra karena desainnya yang sangat-sangat jauh dari semua portfolio Jeep yang pernah ada sepanjang catatan sejarah Jeep ditorehkan. Ketimbang memiliki aura maskulin, garis desainnya lebih atletis sebagai atlet wanita. Lampu sipit nan pipih dengan posisi yang tak pernah dipertimbangkan sebelumnya oleh para desainer Jeep. Jeep menyebutnya sebagai desain yang progresif, modern, dan aerodinamis dan membuat brand Jeep mampu mengikuti perkembangan global. Identitas Jeep? Yang kami bisa catat hanyalah 7 slot pada bagian grill.

2015 – Reborn Renegade

Pada tahun ini sebuah catatan sejarah juga terjadi pada salah satu model Wrangler, yakni Renegade. Renegade yang menjadi model sendiri dengan kode (BU) diluncurkan dengan desain Amerika, diracik di Italia dan dijual untuk lebih dari 100 Negara di seluruh dunia.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)