Connect with us

Subscribe

Did You Know?

4 Perjalanan Terganas yang Pernah Dilalui Land Rover

Kecekatan kendaraan offroad Land Rover sepertinya telah teruji hampir di seluruh penjuru dunia, termasuk lokasi terpencil sekalipun yang nggak pernah kita bayangkan di muka bumi ini. Sejumlah tes pernah dilakukan oleh automaker itu sendiri dengan cara yang unik dan tepat sasaran bahkan tertulis dalam sejarah — kala itu automaker mempromosikan utilitas utama dari kendaraan ini dengan mengendarai Land Rover dari London ke Singapura yang dilakukan oleh sekelompok anak muda.

Mengingat tes ini dilakukan tahun 50-an dimana media iklan belum ‘se-booming’ sekarang, menurut saya ini merupakan cara yang paling ampuh sebagai ‘iklan berjalan’ dengan berkeliling dunia. Apa menurut kalian ada cara yang lebih efektif dari ini?

Sementara lainnya, kecekatan Land Rover dibuktikan langsung oleh mereka para eksekutor yang memang membutuhkan kendaraan untuk jalur-jalur yang sulit dijangkau dan ekstrim tentunya, termasuk perjalanan Darien Gap dan Himalaya India — inilah tempat sekaligus perjalanan paling ganas yang pernah dilalui Land Rover.

London ke Singapura — “First Overland”
Pada musim gugur 1955, berkat dukungan teknisi dan finansial dari automaker, sekelompok mahasiswa di Inggris dipinjamkan sepasang Land Rover station wagon keluaran 1956 dan melakukan perjalanan keliling dunia yang dijuluki “First Overland”. Para mahasiswa yang berasal dari dua kampus — Universitas Oxford dan Cambridge memulai perjalanan dari Inggris kemudian menyusuri sejumlah negara seperti Perancis, Monako, Jerman, Yugoslavia, Yunani, Turki, Suriah, Afghanistan, Libanon, Irak, Pakistan dan India, sebelum menuju Nepal, Burma, Thailand, Malaysia dan terakhir Singapura yang menempuh perjalanan selama setahun.

Hampir 65 tahun kemudian, Land Rover kembali melakukan perjalanan namun kali ini secara terbalik menggunakan salah satu station wagon pendahulunya. “Last Overland” tiba kembali di London pada pertengahan Desember 2019, setelah 100 hari dan 18.000 km perjalanan.


Darien Gap — “La Cucaracha”
Darien Gap adalah rain forest dengan bentang wilayah 400 km yang terletak di antara Panama dan Kolombia (Central-South America). Yaps, kawasan hutan ini dikenal sebagai salah satu medan yang paling ‘tidak termaafkan’ di muka bumi ini. Meskipun bisa ditempuh dengan berjalan kaki, tapi itu bukan ide cemerlang. Kenapa? Karena hutan ini dipenuhi dengan tanaman tinggi, sungai dan rawa yang sulit ditembus, belum lagi anda harus berurusan dengan satwa liar yang mematikan. Jadi kebayang nggak jika kawasan ini dilalui dengan kendaraan sejenis Land Rover?

Kembali pada tahun 17 Juni 1960, Trans-Darien Expedition yang terdiri dari dua orang penjelajah bernama Richard E. Bevir dan Terence John Whitfield berhasil menyeberangi Darien Gap dengan Land Rover yang dijuluki ‘La Cucaracha’. Yaps, mereka ditetapkan mencetak Guinness World Record sebagai overlander pertama yang menyeberangi area berbahaya. Mengingat berada di kawasan antah berantah, mereka harus bertahan hidup, mencari jalan, membangun jembatan, dan recovery bahkan mereka hanya dapat menempuh kecepatan rata-rata 201 meter per jam dengan total perjalanan 134 hari. Ada yang berani coba?

Himalaya India — “The Land of Land Rovers”
Jika anda masih perlu bukti utilitas offroad Land Rover yang apa adanya alias kondisi standar, dapat anda temukan di dua desa terpencil yang berada di dataran tinggi provinsi West Bengal, dekat perbatasan Nepal, Himalaya India. Sebanyak 42 unit Land Rover Seri I beroperasi sebagai armada yang menghubungkan desa Maneybhanjang dan Sandakphu dengan jarak 31 km.

Jangan salah meski jarak tersebut tak tergolong jauh, para eksekutor disana harus melewati kontur medan yang berbatu dan berbukit di lereng jurang setiap harinya. Hanya itu jalan satu-satunya yang menghubungkan dua desa. Perlu diketahui bahwa Maneybhanjang berada di ketinggian 2150 mdpl, sedangkan Sandakphu di ketinggian 3636 mdpl.

Tak sedikit pun keraguan di benak mereka memilih Land Rover sebagai sarana transportasi di wilayah terpencil. Mereka juga mengakui bahwa meski tunggangannya tua namun justru lebih mudah diperbaiki dan dirawat ketimbang model baru yang serba komputerisasi. Itu sebabnya penduduk setempat menjuluki “Land of the Land Rovers” untuk desa mereka, banyak diantaranya merupakan Land Rover keluaran 1957.


Inggris ke Afrika — “Grizzly Torque”
Seorang pelukis beraliran naturalisme, Robert Bateman termasyur karena kemampuannya menangkap keanggunan dan keindahan dunia alam dalam bentuk seni rupa murni, tetapi namanya juga dikenal di komunitas offroad Land Rover.

Pada tahun 1950-an, Robert muda mengambil Land Rover Seri I kustom dari pabriknya langsung di Solihull, Inggris, ditemani sahabat karibnya yang juga sesama pecinta alam bernama Bristol Foster. Dari situ mereka bertandang ke 19 negara di empat benua dengan tunggangan andalannya yang dijuluki “Grizzly Torque”. Selama perjalanan, Robert tak hanya memanifestasikan keagungan alam dalam wujud lukisan namun juga mendokumentasikan petualangan mereka ke dalam film.

Kedua sahabat itu menempuh jarak 60.000 km mengendarai Seri I kustom yang bertubuh ambulan dan menambahkan mural pada panel bodinya selama berpetualang. Singkat cerita, Si Grizzly sempat hilang beberapa waktu sebelum akhirnya ditemukan kembali dan kemudian di restorasi.

“When the going gets tough, the tough get Land Rovers!” 🙂

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Persiapan Reli Dakar: Stamina Pembalap Sama Pentingnya Dengan Mobil Tangguh (Part-2)

Did You Know?

Persiapan Reli Dakar: Stamina Pembalap Sama Pentingnya Dengan Mobil Tangguh (Part-1)

Headline

Deretan Mobil Ford di Film Hollywood

Did You Know?

H. Rihan Variza: Jogja Sprint Rally Jadi Ajang Pemanasan Muara Bungo

Racers

Advertisement
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2019 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan