Home Did You Know? 5 Hal yang Membuat Honda Menjadi Raksasa Otomotif

5 Hal yang Membuat Honda Menjadi Raksasa Otomotif

via www.fineupdate.com

Sudah tidak bisa di pungkiri, satu perusahaan ini adalah salah satu dari banyak perusahaan otomotif yang menghiasi pemandangan kita sehari-hari dengan hasil karyanya. Honda, yang merupakan perusahaan otomotif yang sudah eksis dari tahun 1949 ini memiliki cara tersendiri untuk membuat dirinya besar hingga saat ini.

Berikut adalah 5 rahasia dari sekian banyak rahasia sukses Honda.

1. Otonomi individual di setiap manufakturing

Tidak seperti perusahaan besar lainnya, khususnya perusahaan otomotif multinasional, Honda bukan perusahaan dengan metode pengendalian manufakturnya secara terpusat. Honda yang memiliki banyak pabrik di seluruh dunia ini masing-masing berjalan dengan otonom nya sendiri-sendiri. Seperti merancang, memproduksi dsb akan mereka sesuaikan dengan kondisi lokal dan prilaku konsumen di kawasannya.

Dalam “Tha Machine That Changed the World” sebuah salah satu buku pedoman tentang manufacturing, sang penulis memuji strategi yang dilakukan Honda “Ini adalah sebuah keyakinan tentang melakukan segala hal dalam satu tempat” dengan kata lain Honda berhasil menggabungkan rekayasa, design dan fungsi manufaktur di masing-masing kawasan yang mereka jajah.

Namun sebaliknya, kegiatan RnD dan fungsi teknis lainnya seperti proses desain berada di pusat, dimana mereka akan diawasi oleh para executive yang jauh dari campur tangan cabang-cabang.

2. Merangkul Paradoks

Honda adalah organisasi terbiasa dengan ide-ide dari para pekerjanya. Ide-ide itu bisa terjadi setiap hari dalam pertemuan-pertemuan spontan yang dikenal dalam istilah Jepang “Waigaya” namun nantinya setiap hasil pertemuan itu tetap akan dievaluasi kembali walaupun nantinya akan di kembalikan kepada pekerjanya dengan harapan akan menghasilkan hal yang lebih strategis dan taktis.

Sepanjang sejarah yang relatif singkat, Honda telah menyambut paradoks sebagai cara untuk mempromosikan pemikiran kritis dan menilai kembali apa yang disebut kebijaksanaan umum, membentuk tanggapan baru hingga munculnya harapan. Salah satu ekskutif dari Honda mengatakan “Waigaya bagi saya merupakan sebuah wujud ketidak puasan. Bagi perusahaan kami, kepuasan adalah musuh”.

Semua hal itu sebetulnya terkait dengan menanggapi hasil research dari daerah yang tujuannya untuk meningkatkan strategi dan taktik oprasional dan perbaikan manufacturing setiap cabang di dunia.

via www.livemint.com
via www.livemint.com

3. Tidak terlalu banyak menggunakan Robot.

Banyak perusahaan besar melihat robot dan berbagai jenis otomatisasi sebagai cara terbaik untuk mengurangi ongkos produksi, efisiensi waktu dan produktifitas. Namun berbeda dengan Honda yang sengaja lebih memperbanyak karyawan. Honda terkenal dengan sebagai perusahaan yang paling padat karya.

Tapi memang tidak semuanya dikerjakan manusia, Robot tetap digunakan pada bagian yang sudah sulit dikerjakan oleh manusia.

Honda percaya bawah perakitan yang dilakukan manusia akan menghasilkan karya yang baik. Karena Honda meyakini bahwa akan ada sebuah kedekatan emosional antara pekerja dengan produk yang dia buat, yang hasilnya adalah produk dengan hasil yang luar biasa. Lebih-lebih pekerja manusia sewaktu-waktu akan mendapatkan ide kreatif yang muncul di lapangan yang dapat membuat perusahaan berkembang.

4. Jadikan Para Engineer (insinyur) pada posisi strategis.

Sejak berdirinya Honda pada tahun 1949, Honda sudah menempatkan posisi strategis dengan orang-orang bergelar Engineer (termasuk pendiri Honda, Soichiro Honda).

Sebuah catatan penting di tubuh Honda adalah: Sebuah kepala eksekutif perusahaan multinasional haruslah seorang lulusan yang spesialis (contoh) pemasaran, penjualan atau mungkin akuntansi dsb.

Alhasil seperti CEO dalam industri berbasis teknologi seperti obat-obatan, perangkat keras maupun perangkat lunak cenderung (minimal) tahu tentang manufaktur produk yang mereka jual.

Sedangkan kekuatan CEO dari Honda adalah orang yang memahami tentang produk, proses inovasi walaupun hal itu lebih dalam hal merancang model kendaraan baru dan fitur yang akhirnya melahirkan sesuatu hal baru yang lebih baik.

Dari hal itu semua, penilaian sebuah keberhasilan manajer tidak dinilai dari hasil penjualan per kuartal ke kuartal melainkan tentang seberapa baiknya mereka mengolah kreativitas para individu dari organisasi yang di pegang untuk tetap menghasilkan inovasi yang berkelanjutan.

via www.daytondailynews.com
via www.daytondailynews.com

5. Fokus pada fleksibiltas pabrik

Dalam satu buah jalur perakitan kedaraannya Honda dapat merakit beberapa kendaraan berbeda. Dan hal itu dapat terus berubah dalam hitungan jam. Sebaliknya, pada produsen lain hal yang sama akan memakan waktu berbulan-bulan karena harus menyesuaikan dengan alat-alat yang berbeda.

Salah satu cara Honda dapat melakukan itu adalah dengan system “in-house” yang para co-engineer nya di letakkan di setiap fasilitas produksi utama. Sedangkan perusahaan vendor tersebut pabriknya diletakkan dekat dengan kantor pusat, yang tujuannya untuk memantau jalannya produksi dan disisi lain adalah apabila adanya perintah yang membutuhkan penanganan yang cepat dari pusat.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)