Home Did You Know? 5 Hal Yang Sering Mengalami Kerusakaan Pada Mobil Baru

5 Hal Yang Sering Mengalami Kerusakaan Pada Mobil Baru

Di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna begitu juga dengan mobil. Tidak ada mobil yang benar-benar sempurna dan lepas dari kesalahan. Ada beberapa kerusakan pada mobil baru yang bisa saja terjadi pada mobil Anda, dan ini merupakan hal biasa tapi perlu diperhatikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebuah survey telah mengungkapkan ada lima kerusakan pada mobil baru yang tidak terduga yang terjadi pada mobil di bawah umur tiga tahun yang tidak diketahui oleh pengemudi. Survey tersebut menyoroti ada pola baru yang dihadapi oleh pengemudi, seperti masalah pada pengereman mekanik atau bagian suspensi. Berikut lima kesalahan yang bisa saja Anda dapatkan pada mobil baru Anda.

1. Masalah pada sistem kontrol knalpot atau emisi

Sistem kontrol emisi digunakan untuk mengurangi dan membatasi jumlah gas dan polutan yang dikeluarkan dari pipa knalpot. Emisi pipa knalpot seperti NOx atau nitrogen oxida disaring oleh filter partikulat diesel atau catalytic converter. Dengan banyaknya kesalahan pada sistem emisi mobil Anda, Which? mengatakan bahwa ini bukanlah masalah keausan sistem kontrol knalpot Anda. Banyak pengemudi melaporkan asap tebal yang berasal dari pipa knalpot dan kekuranga tenaga pada mobil.

2. Masalah pada sistem navigasi satelit

Kesalahan sistem navigasi kurang berbahaya dan lebih pada gangguan yang menghambat pengemudian. Sebagian besar mobil baru hadir dengan sistem navigasi satelit sebagai bagian dari sistem hiburan. Sistem ini sering tidak sebagus produk yang khusus menawarkan sistem navigasi dan mungkin tidak menawarkan fungsi yang sama tapi terintegrasi pada mobil dengan baik.

3. Masalah pada sistem pengereman

Kegagalan atau kerusakan pada sistem pengereman mekanis bisa menjadi masalah keamanan yang sangat besar jika Anda tidak mengidentifikasinya lebih bawal. Indikasi yang terjadi pada kesalahan pengereman bisa berupa suara gerinda, mobil membelok ke satu sisi, serta getaran saat menginjak pedal rem. Masalah dan indikasi lainnya yang bisa Anda temukan adalah mobil membutuhkan waktu atau jarak yang lama untuk berhenti ketika Anda mengerem, bau pada mobil, serta lampu peringatan yang sering menyala pada dasbor.

4. Masalah baterai

Masalah pada baterai mobil bukanlah sesuatu yang behubungan dengan kendaraan baru. Mobil yang berumur lebih dari tiga tahun mau tak mau akan mengalami masalah ini. Tapi, beberapa mobil mendapatkan pengurangan daya baterai bahkan sebelum menyentuh waktu tiga tahun. Melakukan perjalanan singkat membiarkan lampu menyala dan penggunaan aksesoris berat yang memakan daya dapat berdampak negatif pada kehidupan baterai.

5. Masalah pada komponen suspensi

Komponen utama suspensi adalah pegas, peredam kejut, dan penompang. Masalah pada salah satu elemen kunci ini dapat menyebabkan masalah kemudi dan membuat kendaraan menjadi susah dikendarai, khususnya pada jalan tol atau kecepatan yang tinggi. Yang menjadi indikator dari masalah suspensi adalah mobil bisa saja menarik ke satu sisi atau mobil terasa kurang responsif terhadap kemudi.

Indikator lainnya yaitu adanya ketukan atau dentuman yang terdengar pada bagian bawah mobil dan mengurangi kenyaman berkendara Anda. Tidak semua mobil mempunyai sistem yang kuat dan selalu bekerja dengan baik. Karena itu, sebelum Anda membeli mobil baru, perhatikan kerusakan pada mobil baru dengan melakukan uji coba untuk mengetes mobil tersebut.

BANK BJB B16 AP SPEED | ISSOM 2018 1ST ROUND - SENTUL INTERNATIONAL CIRCUIT