Home Did You Know? 5 Langkah Memilih Pelumas Mobil

5 Langkah Memilih Pelumas Mobil

Pelumas bukan sekedar melumasi bagian komponen mesin kendaraan tapi juga memiliki tugas penting dalam melindungi sekaligus merawat dan tentu saja meningkatkan performa dari mesin. Jadi untuk mendapatkan semua kebutuhan tersebut, anda wajib memilih oli atau pelumas yang tepat untuk mobil.

Memang saat ini begitu banyak oli dengan janji yang mampu membuat mesin mobil menjadi lebih baik. Tapi yang pasti harga bukan jaminan dalam memilih pelumas, lalu apa saja yang harus diperhatikan?

1. Pastikan anda mengetahui spsifikasi dari mesin mobil, caranya mudah dengan melihat buku manual sehingga informasi tentang mesin maupun oli yang sesuai akan diperoleh. Anda dapat memilih oli dari merk apapun tapi ketahui dengan benar kemampuan oli tersebut atau minimal hasilnya. Mengacu pada kendaraan balap bisa saja, sebagai contoh Rudy SL-Jawara balap Touring menggunakan Evalube Helios. Pelumas harian digunakan untuk balapan, dapat dipastikan memiliki kemampuan yang patut diperhitungkan.

evalube.com
evalube.com

2. Perhatikan kode API (American Petroleum Institute). Mobil berteknologi baru cocok menggunakan API SM lebih cocok karena dapat mengkontrol endapan bertemperatur tinggi. Untuk mobil sebelum 2004 sebaiknya menggunakan yang berkode SL. Sementara mobil keluaran 2001 ke bawah menggunakan oli berkode SJ.

3. Mengetahui SAE yang cocok untuk mobil, SAE singkatan dari Society of Automotive Engineers, sebuah lembaga yang mengatur standarisasi kekentalan oli mesin. Kekentalan merupakan salah satu sifat karakteristik fisik oli mesin yang sangat penting. Perbedaan tingkat kekentalan oli akan berpengaruh terhadap kinerja mesin. Untuk pengertian SAE, Kami akan bahas pada artikel selanjutnya.

Jadi kebutuhan tingkat kekentalan oli berbeda sesuai dengan karakter mesin atau wilayah. Mobil bermesin VVT, VVTi, dan sejenisnya, sebaiknya menggunakan pelumas 10/40 atau 5/30. Mobil tersebut kurang cocok dengan pelumas 20/50 atau pelumas yang lebih kental dari itu. Usia mobil pun juga berpengaruh dalam penentuan SAE, semakin tua lebih baik menggunakan pelumas lebih kental.

4. Synthetic atau tidak , mesin berteknologi terbaru  yang telah mengadopsi turbo, supercharger, DOHC, dan lainnya, sangat disarankan untuk menggunakan oli synthetic. Pelumas synthetic mampu melumasi lebih baik karena jenis ini dapat memasuki celah antar logam yang sempit sehingga melindungi lebih sempurna.

5. Jangan salah menggunakan pelumas, maksudnya jika mesin berbahan bakar bensin harus menggunakan pelumas untuk mesin bensin. Sedangkan jika mesin mobil diesel, ya harus menggunakan pelumas mesin diesel. Salah atau sengaja dapat membuat mesin tidak berumur panjang, minimal performa akan menurun drastis.

evalube.com
evalube.com

Selain lima langkah tersebut, anda harus melakukan penggantian filter oli. Terlebih jika menggunakan pelumas dengan merk berbeda dari sebelumnya. Dan tidak ada salahnya memeriksa pelumas yang tersisa di dalam mesin secara berkala.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)