Home Did You Know? 6 Cara Mendeteksi Engine Mounting Rusak Atau Tidak

6 Cara Mendeteksi Engine Mounting Rusak Atau Tidak

Pernahkah Anda mendengar sebutan Engine Mounting? Yang sudah ahli di bidang otomotif tentu tidak asing lagi dengan istilah tersebut. Namun, bagi yang belum mengerti istilah tersebut tidak perlu khawatir di artikel ini akan dijelaskan apa fungsi dari engine mounting itu sendiri.

Engine Mounting atau yang lebih sering dikenal dengan dudukan mesin merupakan komponen mobil yang berbentuk karet serta dilapisi dengan besi. Engine Mounting mobil berfungsi untuk mengaitkan mesin dengan body mobil atau chasis, serta memiliki kinerja lain untuk meredam getaran pada mesin saat masih hidup.

Di dalam sebuah mobil, setidaknya terdapat dua hingga empat buah Engine Mounting. Mobil yang memiliki mesin penggerak roda belakang, biasanya ada dua buah Engine Mounting di dalamnya. Untuk mobil yang memiliki mesin penggerak roda depan, biasanya ada tiga buah Engine Mounting dengan tambahan satu buah Trans Mounting atau yang familiar dengan nama dudukan transmisi.

Kerusakan Engine Mounting memang dapat terjadi kapan saja, terlebih jika usia pemakainanya sudah lama. Ciri yang paling mendasar dari rusaknya Engine Mounting ini adalah timbulnya retakan-retakan pada karet dari Engine Mounting. Jika memang hal tersebut sudah terjadi, segeralah untuk pergi ke bengkel untuk di service dan diganti dengan yang baru, sebelum Engine Mounting mengalami robek dengan sendirinya.

Agar Anda lebih paham tentang pengertian Engine Mounting mobil dan gejala kerusakannya, berikut akan dipaparkan penyebab dan tanda-tanda kerusakan Engine Mounting mobil, agar Anda dapat segera mengantisipasinya :

1. Jika mesin distarter dan timbul bunyi gladak gluduk, maka kemungkinan besar karet Engine Mounting mobil Anda mengalami kerusakan atau bahkan yang lebih parah lagi sudah robek.

2. Ketika mesin pertama kali distarter maupun saat melaju dengan kecepatan yang tinggi menimbulkan getaran yang berlebih, itu tandanya Engin Mounting mobil Anda dalam kondisi yang buruk.

3. Mendeteksi Engine Mounting yang buruk juga dapat dilakukan dengan memperhatikan mobil Anda apakah mengeluarkan bunyi berderik yang keras ataupun tidak. Jika berderik keras, maka Engin Mounting sedang dalam kondisi buruk. Bunyi derik ini dapat deteksi ketika mobil dalam kondisi idle.

4. Saat mobil melewati jalanan yang kasar dan terjadi sebuah ayunan pada mesin, maka bunyi kerusakan Engine Mounting akan terdengar.

5. Saat melepas gas akan terdengar bunyi dug-dug dan menimbulkan getaran.

6. Jika mobil Anda mengalami gejala tersebut, segeralah periksa dengan teliti dan jika tidak mengerti akan mesin mobil segeralah di bawa ke bengkel mobil.

BANK BJB B16 AP SPEED | ISSOM 2018 1ST ROUND - SENTUL INTERNATIONAL CIRCUIT