Home Did You Know? 6 Tahapan Pengolahan Minyak Bumi Hingga Siap Konsumsi

6 Tahapan Pengolahan Minyak Bumi Hingga Siap Konsumsi

worldtradeconsortium.com

Minyak bumi merupakan dasar dari berbagai macam produk yang dapat kita nikmati untuk menunjang kegiatan keseharian kita. Bensin mungkin menjadi salah satu hasil daripada pengolahan minyak bumi yang paling dekat dengan kita. Namun pernahkah terlintas proses apa saja yang harus dilewati oleh minyak bumi untuk menjadi siap pakai sob?

petroleum.co.uk
petroleum.co.uk

Proses yang dialami oleh minyak bumi hingga menjadi produk siap pakai memang cukup panjang, pemishan, pemurnian, pembersihan merupakan beberapa langkah yang wajib dilakoninya. Untuk lebih jelas mengenai proses yang dialami oleh minyak bumi hingga menjadi bahan siap pakai selebihnya akan diuraikan dibawah ini sob.

pinterest.com
pinterest.com
  1. Destilasi

Destilasi atau juga disebut Fraksinasi merupakan tahap pertama yang dialami oleh minyak bumi. Pada proses ini minyak bumi akan dipisahkan berdasarkan titik didih. Destilasi biasanya dilakukan pada tanur tinggi yang kedap udara dan mendapat tekanan 1 atmosfer pada dengan suhu 370 derajat celcius. Dengan pemansan ini maka minyak bumi akan terpisahkan dengan minyak bumi yang memiliki titik didih rendah berada di atas tanur, dan titik didih tinggi akan berada di dasar tanur.

  1. Cracking

Disebut juga dengan refinery (pemurnian) dimana penguraian molekul-melekul besar senyawa hidrokarbon besar menjadi molekul-molekul senyawa hidrokarbon kecil. Seperti halnya pengolahan fraksi minyak solar atau minyak tanah menjadi bensin. Proses cracking secara umum terdapat 3 cara, dengan panas (thermal cracking), katalis (catalytic cracking), dan hydrocracking.

  1. Reforming

Reforming adalah proses merubah struktur molekul fraksi yang mutunya buruk (rantai karbon lurus) menjadi fraksi yang mutunya lebih baik (rantai karbon bercabang). Proses reforming dapat juga dilakukan dengan melakukan pemanasan atau dengan katalis. Karena tujuan merubah struktur molekul reforming juga sering disebur dengan proses isomerasi.

  1. Alkilasi dan Polimerasi

Alkilasi adalah proses penambahan jumlah atom pada fraksi yang membuat molekul fraksi lebih panjang dan bercabang. Pada umumnya proses alkasi dapat dilakukan dengan menambahkan katalis asam kuat seperti HCl, H2SO4, atau AlCl3.

Sedangkan Polimerasi adalah tahapan dimana penggabungan molekul-molekul kecil hingga menjadi molekul yang lebih besar dalam fraksi sehingga mutu dari produk akhir akan lebih meningkat.

  1. treating

Treating merupakan proses pemurnian fraksi minyak bumi setelah melalui proses eliminasi bahan-bahan pengotor yang terdapat baik karena proses sebelumnya ataupun bawaan minyak mentah. Pada umumnya bahan pengotor yang akan dihilangkan adalah bau tidak sedap dengan proses copper sweetening dan doctor treating, lumpur dan warna dengan proses acid treatment, paraffin dengan proses dewaxing, aspal dengan proses deasphalting, dan belerang dengan proses desulfurizing.

  1. Blending

Sebagai tahap akhir untuk menghasilkan bahan siap guna yang sesuai dengan standarisasi yang telah ditentukan, maka minyak bumi yang telah melewati berbagai proses harus melewati blending. Dengan penambahan aditif yang dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas daripada produk akhir salah satunya dengan ditambahnya tetra ethyl lead (TEL) yang merupakan bahan aditif penambah bilangan oktan bensin.

Nah itu dia sob enam proses yang harus dilewati oleh minyak bumi hingga menjadi bahan siap pakai. Cukup panjang ya? Maka dari itu yuk gunakan minyak bumi kita dengan bijaksana.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)