Home Event Jerih Payah ASHRT Sepanjang Musim IXSOR 2017

Jerih Payah ASHRT Sepanjang Musim IXSOR 2017

Di tahun 2017 ini, tim AHSRT telah mendapatkan pencapaian peringkat yang terbilang cukup baik pada pertengahan musim hingga akhir musim Kejurnas Speed Offroad Indonesia X-treme Sprint Offroad Racing Championship 2017. Meskipun pada seri 1, 3 dan 5 tim BBG – AHSRT sempat tidak mendapatkan poin, sehingga sulit demi mengejar ketinggalan poin peringkat tim pada kejuaraan Nasional Team Indonesia X-treme Sprint Offroad Racing Championship 2017 yang biasa disingkat menjadi IXSOR.

Meskipun tidak ada kendala yang cukup serius di tim AHSRT di musim ini, tetapi ada beberapa faktor minoritas yang menjadi permasalahan dalam perebutan podium pada kejuaraan Kelas, Group maupun Team. Walaupun banyak kendala dan tantangan yang harus dihadapi, tetapi tim BBG – AHSRT selalu bisa menyelesaikan dengan kerja sama antara pembalap dengan para kru – kru tim tim BBG – AHSRT.

Dan pada Kejurnas Speed Offroad Indonesia X-treme Sprint Offroad Racing Championship 2017 putaran ke terakhir kemarin, tim BBG – AHSRT bisa mendapatkan beberapa pencapaian seperti juara kelas, juara Group dan juara nasional. Tetapi sayang salah satu pembalap andalan dari BBG – AHSRT dikelas G2.1 dengan bernomerkan 168 ialah M.Rahman dengan navigatornya Widianu H. yang harus terjegal di SS 1, sehingga pembalap yang menggunakan Suzuki Jimny ini sempat merosot di posisi terakhir. Tetapi mereka berdua bisa mengejar ketinggalan waktu mereka dan bisa menyelesaikan hingga SS 4 di posisi ke 12 pada kelas G2.1

Adapun di kelas G3.1 dengan menggunakan mobil Suzuki Vitara bernomerkan 31, Juar Setiadi dan Ari Ayot sebagai navigatornya yang berjuang gigih melawan rival – rival sekelasnya. Hingga pada akhirnya, jerih payah mereka tebayarkan dengan berhasil mendapatkan juara di posisi kedua pada kelas G3.1

Sedangkan untuk kelas G3.2 yang menggunakan mobil Suzuki Jimny dengan nomer 70 ialah H. Irman beserta Yadi Odotz yang menjadi navigatornya, mendapatkan perlawanan ketat dari Agan dan Arief Indiarto dari Intersport Racing Team di kelas G3.2. Sehingga dari SS pertama hingga SS terakhir akhir mereka hanya bisa mendapatkan posisi ke 3. Akan tetapi H. Irman dan Yadi Odotz berhasil mengamankan posisi mereka, dan menjadi Juara Nasional Group 3.

Untuk di Kelas Neraka Cherokee yaitu Group 4, Tim BBG – AHSRT memiliki 3 pembalap dan salah satunya ialah Hendra Endo dengan navigatotnya Dena Mardiana. Dengan menggunakan Mobil Jeep Cherokee XJ bernomerkan 322, mereka turun di kelas 4.2. Tentunya perjuangan Hendra Endo dan Dena Mardiana tentunya tidak semudah itu apalagi kelas yang mereka ikuti kelas neraka. Pastinya mereka berdua mendapatkan perlawanan keras dari pembalap – pembalap lain dengan waktu yang cukup dekat dan hingga SS terakhir, Hendra Endo dengan Dena Mardiana berhasil menduduki posisi kelima di kelas G4.2.

“Dengan berangkat dari awal musim dengan penampilan yang masih belum maksimal, untuk musim depan di tahun 2018, tim AHSRT akan mempersiapkan semua lini untuk bekerja sama, berkontribusi dan berkomunikasi yang baik didalam tim dan terus berlanjut di ajang IXSOR ini.” Ungkap Deddy Indra sekalku manager dari tim BBG – AHSRT.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)