Home Did You Know? All About “Ban serep”

All About “Ban serep”

Saat ini tidak semua mobil diberikan ban serep atau ban cadangan kalau ada pun biasanya berukuran kecil alias setengahnya ban yang biasa digunakan. Mengapa ini terjadi? Ada beberapa alasan mengapa produsen mobil menghilangkan atau mengurangi ukuran dari ban serep ini. Pertama kenyataan bahwa kemungkinan ban pecah / ban bocor ini sudah sangat rendah di Negara-negara maju. Dahulu kala, di saat kereta kuda masih berseliweran di jalan-jalan, sering paku dari sepatu kuda membuat bocor ban mobil. Tahun 1904, perusahaan Stepney Iron Mongers mulai melengkapi mobil dengan ban serep. Inilah alasannya mengapa di Negara-negara bekas jajahan inggris (seperti Banglades, India, Malta) ban serep ini dinamakan dengan “stepney”. Di tahun 1941, pada saat mulai berkecamuk Perang Dunia II, Amerika pernah melarang diberikannya ban serep pada mobil yang diproduksi. Pertimbangannya adalah untuk penghematan karet (rubber) yang pada saat itu cukup langka didapatkan.

Ban serep 1

Ban serep pada mobil keluaran baru biasanya berukuran lebih kecil. Cirinya ukuran velg dan ban lebih kecil dari standarnya baik lebar telapak dan juga tebalnya, ban serep ini dinamakan dengan “spacer-saver” atau “donut”. Alasan utama dipakai ban serep kecil ini adalah untuk penghematan tempat, biaya, dan beban. Di zaman kini banyak diproduksi mobil kecil (compact car) sehingga ruang bagasi juga terbatas untuk menampung ban serep ukuran standar. Juga dalam rangka efisiensi biaya, maka pembuatan “donut” ini dapat menghemat biaya produksi. Demikian pula berat dari ban serep “donut” dapat dikurangkan, dan mampu meningkatkan kinerja mesin mobil.

Penggunaan ban “donut” tidak direkomendasikan untuk pemakaian jangka lama. Kecepatan maksimal kendaraan juga dibatasi 60-80 Km/jam dan jarak tempuhnya hanya sekitar 50-80 km, karena performa menahan beban dan bermanuver mobil pasti terkendala dengan ukuran ban yang lebih kecil ini. Jadi dengan kata lain, ban serep “donut” ini hanya dipakai untuk menempuh jarak sampai kita mencapai bengkel tambal ban terdekat. Selain berukuran lebih kecil, ban ini juga diberi warna yang cerah (kuning cerah) pada velgnya. Kendati demikian, bukan berarti usia ban tersebut hanya 50 km. ban tersebut bisa dipakai berkali-kali hingga ketebalan tapak mencapai 50% atau sampai batas maksimum seperti tertera di dinding ban.

Ban serep 2

Karena tersembunyi ban serep jarang mendapat perhatian, akibatnya ketika dibutuhkan ban serep bisa saja gembos dan ini tentu saja akan merepotkan, berikut dijelaskan cara merawat ban serep.

  • Periksa kode produksi. Ban juga ada masa kadaluarsa sama seperti makanan. Dengan mengamati kode produksi, kita bisa tahu ban cadangan ini kadaluarsa atau belum.jika usianya lebih dari tiga tahun sebaiknya ban serep diganti.
  • Cek fisik. Rajin-rajinlah memeriksa kondisi ban serep, apalagi yang diletakkan di kolong mobil. Perhatikan apakah ada kebocoran, keretakan dinding. Pengait ban biasanya meninggalkan jejak di dinding ban. Karena itu periksa apakah pengait meninggalkan luka pada ban atau tidak.
  • Check tekanan angin. Paling tidak lakukan sebulan sekali. Karet ban biasanya punya pori-pori yang membuat tekanan angin berkurang. Suhu yang berubah-ubah membuat ban yang terpakai mudah kempes. Berikan tekanan angin lebih tinggi, minimal 3 psi dibandingkan dengan ban yang dipakai.
  • Bersihkan dan beri pelembab. Sama seperti yang dipakai, ban cadangan juga harus dibersihkan dan diberi pelembab yaitu semir. Manfaat pertama tahu kondisinya, manfaat lain kelenturan ban.
  • Rotasi. Sesekali tukar ban serep dengan ban yang dipakai. Lakukan secara rutin dengan periode yang diatur sendiri. Jangan lupa, balancing sehingga tidak menyebabkan setir bergetar ketika digunakan.

Dalam sebuah tulisan di BBC News, mobil-mobil paling mutakhir sama sekali tidak dibekali lagi dengan ban serep. Contohnya mobil Vauxhall Safira edisi 2010 tidak menyertakan ban serep pada ruang bagasinya. Hanya disediakan kit (peralatan) penambal ban dan bahan penambal (sealant). Jikalau sedang sial ban pecah, pengemudi pada umumnya tak mampu menambal sendiri ban dan terpaksa memanggil mobil Derek yang ujung-ujungnya menghabiskan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Inilah kecenderungan hidup zaman modern, semuanya dipangkas atas nama efisiensi biaya.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)