Connect with us

Subscribe

Garage

Bengkel Laris Understeel, Spesialis ‘Pijat’ Kaki-Kaki Mobil Stance

Jika mobil anda ingin selalu tampil prima, tentu saja semua sektor mayor wajib mendapatkan perawatan secara rutin. Tak hanya mesin, sektor kaki-kaki tak kalah penting untuk diperhatikan demi menunjang kenyamanan dan kestabilan selama berkendara. Nah, beberapa hari lalu tim FnL menyambangi Bengkel Laris Understeel — spesialis ‘pijat’ kaki-kaki yang berada di Jl. Ring Road Utara No. 14, Nanggulan, Maguwoharjo, Sleman.

Meskipun sedikit molor dari jam yang dijanjikan, akhirnya kami berhasil menemui sang pemilik yang akrab disapa Ambon. Sayangnya, Ia enggan menyebutkan nama aslinya. Namun jangan tertipu dari parapannya, ternyata pria ini tak berasal dari kepulauan Maluku melainkan ‘arek Malang’, Jawa Timur, bahkan sedikitpun identitas fisiknya tidak menunjukkan ciri khas orang Ambon. Hehehe.

Sesuai jurusannya, bengkel ini ahli dalam memperbaiki kaki-kaki segala jenis mobil mulai dari spooring, sokbreker, per, chamber roda, tierod, long tierod, ball joint, drag link, swing arm, dan sejenisnya tetapi yang bikin spesial dari bengkel kaki-kaki lainnya adalah urusan mobil ceper. Iya, Laris Understeel melayani modifikasi kaki-kaki mobil ceper baik statik, stance maupun air suspension.

“Dulu basisnya belajar otodidak perbaikan kaki-kaki mobil umum dan awalnya masih ikut orang waktu di Malang, tahun 2006 saya pindah ke Jogjakarta dan buka bengkel ini,” sambut Ambon.

“Kenapa akhirnya jadi bengkel mobil ceperan karena tren ini nggak pernah mati di Jogja, mungkin awalnya saya cuma nyoba, keseringan jadi keterusan. Hehe… Saya sendiri juga pengen bengkel ini maju, kalau memang bisa buat tambahan kenapa nggak,” sautnya.

Seiring waktu, Ia pun mulai melebarkan sayap dengan mengerjakan radius fender yang dilakoninya sejak lima tahun silam. Memotong radius fender dan pintu menjadi hal lazim yang dilakukan pada mobil stance untuk mendapatkan ground clearance yang ideal. “Motong fender pun harus presisi biar jalannya nyaman, dilihat juga lebih enak,” imbuh Ambon. Pada dasarnya, segala hal seputar kaki-kaki bisa dikerjakan sesuai keinginan konsumen.

Sementara bengkel lain mengandalkan suspension kit aftermarket untuk mendapatkan efek ‘low’, bengkel ini lebih mengutamakan skill karena semuanya dikerjakan secara kustom oleh tangan-tangan berpengalaman. Ini sama sekali bukan soal teknologi tetapi lebih kepada memutar otak demi mewujudkan mobil ‘down to earth’. Yaps, semua proses kustom dikerjakan secara manual mulai dari potong per, sokbreker hingga menata ruang dibalik fender.

Ia menambahkan bahwa proses pengerjaan mobil bergaya statik relatif cepat, “Paling cuma ganti per, kustom sokbreker dan tergantung kebutuhannya, buat harian, mobil keluarga atau apa, baru bisa tahu pendeknya seberapa.”

Sedangkan pengerjaan stance bisa memakan waktu hingga dua bulan lamanya, lantaran bukan semata kustom kaki-kaki. “Yang jelas lebih kompleks ya, harus menata ruang buat roda, chamber kit, motong radius fender dan pintu, belum lagi kalau pakai airsus. Kalau semuanya sudah terpasang baru test drive, jalannya udah enak belum kurangnya dimana. Finishing paling cuma ngecat,” jelas Ambon.

Ubahan kaki-kaki mobil stance pun tak sekedar ‘plug & play’ pada semua merk mobil, dalam artian tiap jenis maupun pabrikan memiliki formula yang berbeda. “Pertama tergantung jenis mobilnya, terus mau pakai velg ukuran berapa dulu baru bisa hitung kemiringannya seberapa, potong per dan sokbrekernya seberapa, dan sebagainya,” tegas Ambon.

Siapa bilang mobil stance nggak bisa diajak jalan jauh atau road trip keluar kota, hal ini ditegaskan oleh Ambon, “Kalau kaki-kaki udah mapan, artinya pemasangannya rapat, rigid, presisi, pakai pelek yang sesuai harusnya nggak masalah buat jalan jauh, ngebut juga aman. Hehehe.”

Saat ditanya soal prestasi kontes, Ia menjawab dengan senyuman, wah tampaknya sudah tak terhitung lagi jumlahnya — piala yang terpajang di sudut ruang mungkin hanya sebagian saja. Tetapi yang jelas Ia punya pengalaman yang tak terlupakan sepanjang hidupnya dimana salah satu karyanya dipamerkan di salah satu ajang motor show di Jepang pada tahun 2017.

“Saya agak lupa, kalau nggak salah Osaka Motor Show. Waktu itu saya diajak sama kustomer, mobilnya Mercedes Benz W212 bergaya ekstrim — interior, cat semua kustom total, dan kebetulan yang mengerjakan kaki-kakinya saya,” tutur Ambon.

Selama berkarir Ia pun mengaku puas jika mobil stance garapannya tampil ideal. “Bisa bikin fitment mobil yang bisa dipakai jalan jauh itu menjadi kepuasaan tersendiri buat saya. Walaupun sekencang apapun dengan kondisi ceper dan roda miring tapi tetap stabil, intinya layak jalan untuk dipakai kemana-mana,” tutup Ambon.

Konsumen penggila stance yang berdatangan tak melulu dari Jogja, termasuk Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Soal jasa bongkar untuk servis kaki-kaki sebut saja dikenakan mulai dari seratus ribuan, sementara kustom stance dibandrol 25 juta. Atau mau konsultasi bisa kontak langsung ke 0813-3888-5108.

Bonus foto:

 

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Persiapan Reli Dakar: Stamina Pembalap Sama Pentingnya Dengan Mobil Tangguh (Part-2)

Did You Know?

Persiapan Reli Dakar: Stamina Pembalap Sama Pentingnya Dengan Mobil Tangguh (Part-1)

Headline

Deretan Mobil Ford di Film Hollywood

Did You Know?

H. Rihan Variza: Jogja Sprint Rally Jadi Ajang Pemanasan Muara Bungo

Racers

Advertisement
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2019 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan