Connect with us

Subscribe

Did You Know?

Berapa Usia Anak Sebaiknya Duduk di Kursi Depan?

Momen ini seringkali terjadi ketika anak-anak selalu memohon ke orang tuanya untuk duduk di kursi depan mobil saat berpergian, entah dipangku atau duduk sendiri didepan. Memang duduk dibaris pertama dirasa lebih mengasyikkan bukan? Tetapi tahukah anda bahwa dari segi keamanan anak yang duduk di kursi depan lebih berbahaya ketimbang di belakang. Jika terjadi insiden atau rem mendadak, berat badan anak yang tergolong ringan membuatnya sangat mudah terpental keluar dari kaca depan. Apalagi jika mobil yang dibekali airbag dikursi depan, hentakannya yang sangat kuat rentan mencedarai anak lantaran tulang anak masih dalam tahap pertumbuhan.

Perlu diketahui bahwa kursi standar mobil termasuk seatbelt tiga titik dirancang untuk orang dewasa bukan anak-anak. Penggunaan seat belt yang benar dan aman adalah sabuk bahu harus melintang melewati bahu tanpa terlilit di leher, sementara sabuk pangkuan harus serendah mungkin diatas pinggul. Seat belt tiga titik memiliki fitur Emergency Locking Rectractor (ELR) untuk menahan sabuk yang tiba-tiba mengendur dan pretensioner berfungsi untuk mengencangkan sabuk secara otomatis bila terjadi kecelakaan. Nah jika seat belt ini dikenakan pada anak kecil justru berakibat sabuk mencederai leher atau kepala saat kedua fitur tersebut bekerja.

Sayangnya, hal ini tidak menjadi salah satu ‘concern’ bagi pemerintah kita betapa pentingnya anak-anak duduk di kursi belakang/ tengah dengan kursi khusus demi alasan keamanan. Meski hal ini tidak diatur dalam undang-undang, pemerintah setidaknya bisa mensosialisasikan atau berkampanye akan pentingnya posisi duduk anak didalam mobil. Yaps, dinegara kita seakan sudah menjadi hal lazim terjadi, tetapi ada juga para orangtua disekitar kita yang dengan sadar betul menempatkan anak mereka di kursi belakang dengan kursi khusus atau disebut baby/ child car safety seat.

Hampir disemua negara-negara maju seperti Eropa, Inggris, Amerika dan Australia sudah memiliki peraturan mengenai penggunaan car seat demi keselamatan si buah hati selama perjalanan. Tak tanggung-tanggung, bahkan orang tua yang tidak meletakkan anaknya pada car seat akan dikenakan sanksi berupa denda jutaan rupiah. Setiap negara memang memiliki aturan soal ini hanya saja dibedakan berdasarkan kriteria usia dan ukuran tubuh anak, tidak ada salahnya anda mengecek aturan setempat yang berlaku di negara tersebut saat berpergian mengendarai mobil.

Diluar negeri, anak usia 3 tahun keatas diperbolehkan tidak menggunakan car seat dalam beberapa kasus tertentu diantaranya saat menaiki transportasi umum seperti taksi dan minibus, melakukan perjalanan yang tidak terduga atau kondisi darurat, dan kursi belakang penuh untuk keluarga yang memiliki lebih dari 3 anak.

Sebagai salah satu contoh yang ditetapkan oleh National Transport Commission (NTC) yang menaungi Australian Road Rules (ARRs) untuk melindungi keselamatan anak didalam mobil. Berikut gambaran umum tentang aturan yang ditetapkan oleh NTC:

Usia anak dibawah 6 bulan

Baby born hingga usia 6 bulan harus ditempatkan pada car seat menghadap ke belakang (rearward-facing) di kursi tengah yang dilengkapi dengan sistem harness 6 titik layaknya seat belt pembalap, kemudian car seat dikekang dengan seat belt bawaan mobil.

Usia anak 6 bulan – 4 tahun

Anak berusia 6 bulan hingga kurang dari 4 tahun harus duduk dengan car seat yang sesuai dengan ukuran tubuhnya, diikat dengan baik dan adjustable. Dalam hal ini anak dapat diposisikan menghadap ke belakang atau menghadap ke depan yang tentunya dikekang dengan harness 6 titik. Anak pada usia ini dinilai tumbuh dengan fase yang berbeda. Meskipun anak anda berusia 6 bulan, mereka mungkin tidak siap berpergian dengan posisi duduk menghadap ke depan. Anak diusia ini dianjurkan tetap dudup menghadap ke belakang sampai mereka dinilai cukup umur siap menghadap ke depan. Pada usia ini anak diwajibkan berpergian di kursi belakang mobil.

Usia anak 4-7 tahun

Seperti halnya diatas, anak harus duduk dengan car seat yang sesuai, mengencangkan harness dengan benar dan diperbolehkan menghadap ke depan. Dan atau bisa menggunakan kursi booster (booster seat) yang telah terverifikasi sesuai standar nasional dan mengenakan harness yang sesuai dengan ukuran tubuh anak. Hal yang terpenting adalah pilih jenis car seat maupun booster seat sesuai ukuran tubuh anak, bukan dari usianya. Pada usia ini anak diwajibkan duduk di kursi belakang.

Usia anak 7-16 tahun

Anak-anak berusia diatas 7 tahun dapat menggunakan booster seat dan seat belt dewasa. Meskipun anak diatas usia 7 tahun sudah diperbolehkan duduk di kursi depan saat berpergian namun penelitian menunjukkan bahwa anak dibawah usia 12 tahun jauh lebih aman duduk di kursi belakang.

Beberapa negara bagian telah membuat amandemen sebagai hukum nasional. Sebut saja, Victoria, News South Wales and South Australia tidak lagi menganggap usia 7 adalah ‘angka ajaib’ untuk membiarkan seorang anak duduk tanpa kursi khusus. Ini lantaran setiap anak diusia yang sama memiliki segala bentuk, ukuran dan tinggi yang berbeda, maka negara bagian tersebut merekomendasikan anak-anak tetap duduk di booster seat hingga tingginya mencapai 145 cm. Pada umumnya anak mencapai ketinggian 145 cm di usia 10-12 tahun.

Seperti disebutkan diatas, seat belt bawaan mobil dirancang untuk orang dewasa dengan ketinggian minimum 145 cm. Penelitian membuktikan bahwa seat belt bawaan benar-benar fit di tubuh orang dewasa ketika mereka mencapai ketinggan ini. Saat itulah seat belt bekerja pada bagian tulang tubuh yang paling kuat.

Orang tua mungkin saja tidak tahan dengan permohonan anak-anak mereka selama perjalanan, selalu ada celah untuk menyerah pada mereka. Tetapi coba pikirkan lagi, seandainya anda mengiyakan dan tiba-tiba mengalami kecelakaan, tentu anda akan sangat menyesali keputusan yang sudah dipilih. Betapa berharganya nyawa si buah hati, apakah Indonesia perlu peraturan semacam ini? Tulis di kolom komen ya.

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Peran Penting Campuran Udara Dan Bahan Bakar Pada Mesin

Did You Know?

Sejarah ARB: Produk In-house Aksesoris 4WD yang Mendunia – Part 2

Did You Know?

Sederet Kendaraan Militer Rusia Terkini

Did You Know?

5 Tanda Roda Kendaraan Anda Harus Di Balancing

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan