Julian Johan yang merupakan salah satu brand ambassador dari GT Radial untuk balap offroad ini juga memiliki nasip yang hampir sama dengan Demas Agil pada Indonesia Extreme Racing Offroad seri 3 sabtu minggu lalu. Mungkin bahkan lebih buruk lagi dari kejadian Demas Agil.

IXOR 2015 julian johan fastnlow bsd  6

Pasalnya, Julian Johan (Jeje) sampai tidak bisa start sebanyak 2 SS hari pertama. Pada SS 1, Jeje hanya sempat mengedarai Grand Cherokee hingga garis start saja. Namun saat giliran dia start tiba-tiba transfer casenya jebol. Hilang sudah kesempatannya start di SS pertama.

Dilanjut lagi pada SS 2 Jeje tidak dapat start, karena sparepart yang diharapkan harus diambil dari daerah Cipete yang cukup jauh dari BSD. Dan memperbaiki transfer case ini memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Alhasil mobil bisa selesai diperbaiki 5 menit sebelum SS kedua ini dibubarkan.

IXOR 2015 julian johan fastnlow bsd  5

Namun meski gagal start, Jeje bahagia karena dia ditemani oleh sahabat sekaligus navigator lamanya, Muttaqin Arya (Aryo). Sedangkan navigator musim balap 2015 –nya Hanif Borhan yang berasal dari Malaysia diwaktu yang bersamaan juga sedang ada balap motor di Malaysia.

IXOR 2015 julian johan fastnlow 1

Masuk di SS 3 di hari kedua, mobil dapat start dengan baik. Tidak terlalu ada yang Jeje kejar, karena sudah terlalu sulit untuk mengejar ketertinggalannya. Di tengah jalan masalah kembali muncul. Fuel pump “the Iron Wolf” ini rusak. Bahan bakar tidak dapat masuk kedalam ruang bakar, jadi terpaksa untuk kesekian lainya Jeje merelakan poinnya.

IXOR 2015 julian johan fastnlow bsd  3

Syukur menjelang SS 4, permasalah fuel pump sudah teratasi dan di SS 4 Jeje untuk pertama kalinya di IXOR seri 3 ini dapat menyentuh garis finis. Dan Jeje pun sedikit bercanda dengan kondisi perolehan catatan waktunya. “Gue cukup seneng bisa duduk di posisi dua. Dua dari bawah sih maksudnya hahahaha” candanya memperjelas posisinya yang di peringkat 52 dari 53 peserta di grup nya.

IXOR 2015 julian johan fastnlow bsd  4

Untuk di seri berikutnya Jeje berencana sudah memasang mesin terbarunya yang saat ini masih ‘nyangkut’ di Singapura. Dan Jeje pun sedikit memberi gambaran karirnya di tahun depan yang berencana turun di kelas FFA dengan menggunakan mobil tubular yang akan di pesan di Bengkel Idek Yogyakarta milik Wahyu Lamban.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)