Home Event Drift Drift War 3 2015: Akhirnya Kami Bisa Bermain Lagi

Drift War 3 2015: Akhirnya Kami Bisa Bermain Lagi

IIMS kali ini bisa dibilang kurang menarik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pendatang yang relatif lebih sedikit dan hal-hal yang dipamerkan juga sudah tidak seseru tahun-tahun sebelumnya. Namun untuk ke 3 kalinya IIMS memiliki sub-event yang menarik perhatian para pembalap dan penggemar drift Nasional.

IMG_1895 (43)

Yes, Drift War. Ajang drift yang sudah ke 3 kalinya di adakan di IIMS ini menarik perhatian para drifter pemula maupun drifter pro nasional yang sudah merasa jenuh menunggu event drift untuk diadakan kembali di Indonesia.

Drift war 2015 IIMS GT RADIAL fastnlow (102)

Alhasil ada 64 peserta yang mendaftar dalam Drift War 3 ini, walau satu persatu peserta berguguran karena berbagai alasan teknis kendaraan namun jumlah sebesar itu merupakan rekor dalam dunia drift Indonesia.

Drift war 2015 IIMS GT RADIAL fastnlow (85)

Acara yang diadakan selama 3 hari dimulai sejak Jumat (28/8) ini berhasil memperlihatkan aksi para drifter yang haus akan drift resmi. Selain itu juga bisa kita lihat mulai bermunculan para drifter baru (drift star) yang menjanjikan regenerasi (walaupun belum saatnya drift Indonesia regenerasi, pemainnya masih muda semua bro..).

IMG_1895 (81)

Menuju babak kualifikasi pada hari Sabtu (29/8) hampir semua drifter merasa senang dengan lintasan yang dibuat oleh Orange Organizer sebagai RC (Racing Committee) karena sangat berkarakter high speed yang menguntungkan mobil bertenaga besar untuk dapat “berselancar” panjang.

Drift war 2015 IIMS GT RADIAL fastnlow (9)

Namun beberapa pembalap lain cukup merasa terganggu dengan beberapa titik lintasan yang sedikit bumpy. Salah sedikit mobil bisa terbang. Seperti yang terjadi pada Lucky Reza yang sempat mengalami kerusakan pada kaki-kaki mobilnya bagian belakang di karenakan terlempar pada lintasan bumpy itu di sesi latihan hari Jumat nya. Jadi memang setingan suspensi harus tepat.

IMG_1895 (62)

Buas..yup bisa di bilang seperti itu, dengan adanya event ini kita dapat melihat para drifter yang selama ini tertahan tidak dapat bertanding dan ber ekspresi akhirnya dengan adanya event ini semua bermain dengan gila-gilaan.

IMG_1895 (24)

Bumper terlepas sudah menjadi pemandangan biasa pada event ini, body hancur sudah dianggap lumrah.

IMG_1895 (80) IMG_1895 (71)

Dari peserta yang mencapai 60 peserta, babak penyisihan diadakan dari 32 besar. Pada babak ini memang kalau diperhatikan para drifter banyak yang masih kurang greget. Mereka masih bermain aman dalam pengambilan clipping poin.

Drift war 2015 IIMS GT RADIAL fastnlow (87)

Namun saat sudah masuk ke babak 8 besar, permainan mulai memanas. Seperti yang di sajikan oleh Akbar Rais dan Rio SB membuat banyak penonton, teman-teman drifter, hingga juri berdecak kagum dengan aksi adu tempel yang kelewat nekat. Hingga para juri sendiri harus mengadu ulang (one more time) beberapa kali hingga para juri dapat memastikan siapa berhak masuk babak 4 besar

 

Drift war 2015 IIMS GT RADIAL fastnlow (89)

Dan juri memutuskan Rio SB lah yang berhak masuk ke babak 4 besar. Namun sayang, dari kerasnya pertarungan Rio tidak dapat melanjutkan ke babak itu karena metal mesin sudah tidak sanggup untuk diajak bertarung lagi.

IMG_1895 (49)

Rio yang merupakan salah satu drifter utama GT Radial Drift Team ini memang sudah melalui beberapa ujian dalam event ini. salah satunya rusaknya baling-baling turbo yang membuat tim mekanik harus mencari turbo cadangan, dan syukurnya Rio masih sempat mencicipi lintasan hingga babak 8 besar.

Drift war 2015 IIMS GT RADIAL fastnlow (69)

Sedangkan Amandio yang sudah tidak perlu di ragukan lagi kemampuannya berjalan sangat lancar dari babak 32 hingga 4 besar. Amandio yang saat itu meminjam si “libas” dari Demas Agil bermain sangat rapih. Yah..jam terbang sedang berbicara.

Drift war 2015 IIMS GT RADIAL fastnlow (95)

Namun Amandio adalah satu-satunya harapan dari tim Achilles, karena tiga lainnya adalah dari GT Radial Drift Team, yaitu Armando (dido), Danny Ferdito dan Rio SB (gagal lanjut karena mesin rusak). Namun tidak butuh waktu lama untuk Amandio bersama si “libas” menjatuhkan Dido dan Danny dengan hasil Dido di posisi ketiga dan Danny posisi ke dua dan Dio di posisi pertama.

Drift war 2015 IIMS GT RADIAL fastnlow (86)

“Dio emang jago bawa mobilnya” aku Demas Agil sambil melihat mobilnya yang perlu sedikit perbaikan body setelah dipinjam Amandio. “Tenang..semua amaan kok” canda Demas.

IMG_1895 (57)

Lalu apa kabar pembalap lainnya?

IMG_1895 (67)

Lucky Reza, yang sempat mengalami kerusakan pada kaki-kaki belakangnya saat latihan harus keluar lintasan dengan “ditandu” oleh mobil evakuasi. Lucky menjelaskan bahwa final Gear yang dia gunakan memang terlalu besar yang hasilnya putaran mesin terlalu mudah naik dan kena limiter, dan puncaknya pada babak 16 besar, mesinnya ambrol.

IMG_1895 (2)

Ben Satrio, yang juga masuk sebagai squad GT Radial Drift Team ini awalnya sangat bahagia dengan adanya event ini. Bagi dia ini adalah hari yang sangat di tunggu-tunggu karena akhirnya setelah sekian lama tidak ngdrift. Babak qualifikasi berjalan lancar. Dan memang pada hari sabtu itu ada latihan tandem pada malam harinya. Namun..keberuntungan sedang tidak merangkulnya. Pada sesi itu mesinnya langsung pecah..bolong.. awalnya masih berupaya untuk dapat menggunakan mobil lain. Namun regulasi mengatakan bahwa mobil yang di gunakan saat race adalah mobil yang di gunakan saat babak qualifikasi. So..Ben tidak bisa melakukan banyak hal selain pulang kerumah dan menunggu kabar event dari teman-temannya.

IMG_1895 (84)

Farhan yang saat ini mulai menjadi sorotan setelah beberapa kali mengikuti ajang AMF berhasil membuat para pesaingnya ketar ketir. Dari sejak awal dengan kondisi rem belakang tidak berjalan dengan baik dia berjuang dengan gaya drift by power slide. Agak sulit namun Dika CH, Ikhsan Utama berhasil dibuatnya bertekuk lutut. Namun Farhan terpaksa bertekuk lutut dengan Amandio di 8 besar, mungkin terlalu nafsu alhasil di salah satu moment switching Farhan berputar bebas.

IMG_1895 (19)

IMG_1895 (37)

Candra yang selalu membawa nama HTJRT yang jauh-jauh dari Jogja turun dengan Cefiro dengan boosting yang hanya 0.8 dan suspensi bekas yang dibelinya dari Farhan berhasil masuk qualifikasi dan bertarung melawan Regi Fiandisa dari GT Radial Drift Team di babak 32 besar. Dan..langsung bertekuk lutut, namun Candra berhasil melakukan perlawanan yang seimbang, namun sayangnya dia mengenai cone clipping poin yang pada cone itu dia mendapat potongan 50% poin, jadi habis sudah poin yang dia raih yang sebetulnya Candra memiliki kesempatan mengalahkan Regi.

IMG_1895 (41)

Namun dari sekian banyak cerita tentang para drifter pro dan rookie diatas, ada satu drifter yang benar benar pemula yang masih masuk dalam kelas Drift Star, Rocca dengan BMW E36 323 stock nya berhasil menampilkan permainan yang benar-benar rapi.

IMG_1895 (61)

Mobil nya yang di bangun oleh Jureq dari K18 Engineering dan Rocca sendiri yang bisa dibilang anak didik dari Armando (Dido) perlahan tapi pasti berhasil merebut juara 3 untuk kelas Drift Start, dan yang bikin terkejutnya lagi, ini adalah event pertamanya bermain drift. Waaww!!!

Drift war 2015 IIMS GT RADIAL fastnlow (6)

Dari satu event besar ini kita bisa melihat betapa besarnya minat mereka untuk kembali membesarkan dunia drift Indonesia. Jadi? Kenapa tidak untuk event yang lebih besar lagi di tahun 2016 besok. Jadi bisa dikatakan yang di cari dari event ini bukanlah tropy kemenangan, melainkan “Akhirnya Kami Bisa Bermain Lagi”

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)