Home Headline Final Leg AXCR 2017, Wakil Indonesia Masuk 5 Besar

Final Leg AXCR 2017, Wakil Indonesia Masuk 5 Besar

Thailand, 19 Agustus 2017 – Dengan jarak 288 kilometer antara Pak Chong – Ayutthaya, Kadek Ramayadi berteriak keras saat memasuki pos finish. Ia terlihat lepas, lega. Beban yang beberapa hari ini tampak di wajahnya, hilang sudah. Ia mendatangi beberapa rider yang juga sudah menyelesaikan SS6, untuk memberikan selamat. Ia menyelesaikan SS6 dalam waktu 1 jam 22 menit 24 detik. Waktunya adalah yang tercepat keempat. Sementara itu, sang juara bertahan Jakrit Chawtale dari Thailand belum dapat menjadi yang tercepat karena direbut oleh Yoshio Ikemachi dari Jepang.
Kadek benar-benar sedang habis-habisan dengan rider satu peringkat di atasnya, Pruchayar Chaiyasothi, rider tuan rumah yang selisih waktunya dekat sekali dengannya. Kemungkinan untuk mengejarnya masih terbuka lebar. Benar saja, semua usaha dan strateginya yang ia curahkan berbuah manis. Dari keseluruhan SS, Kadek menjadi peringkat 5 di tahun ini. Pencapaian yang jauh lebih baik dari tahun lalu dan lebih baik pula dari target yang ditetapkan tim kepadanya.
Selang 30 menit kemudian tampak Rudy Poa memasuki pos finish SS6. Dengan tetap tersenyum, ia mengatakan bahwa apapun hasilnya, ia telah berhasil menyelesaikan keseluruhan rute. Ia mengakui reli kali ini sangat menantang kerena kendala yang terus dihadapinya dari hari ke hari. Deritanya belum juga berakhir, karena hari ini ia mengalami bocor ban sejak km 20, seperempat dari keseluruhan jarak SS yang harus diselesaikannya. Rudy terlalu tenang untuk dapat mengatakan bahwa semua ini adalah masalah, ia melihatnya lebih sebagai tantangan. Tapi diakuinya bahwa fokus persiapannya tahun ini lebih kepada motornya dan di situ lah letak kesalahannya. Ia sedikit mengabaikan perlengkapan motornya, yang kali ini membuatnya repot. Hasil akhir, Rudy menempati urutan 9 dan ia bahagia sekali karena sesuai target yang ditetapkan oleh tim.
Satu jam setelah Rudy, Lody Natasha yang berpasangan dengan Memen Harianto di autoclass menembus garis finish. Cukup mengagetkan karena meski startnya tidak pada urutan awal mereka berhasil merangsek naik, finish pada urutan 9. Hari ini Lody/Memen sama sekali tidak mengalami kendala pada kendaraannya. Beruntung karena hari ini kendaraan servicenya lah yang justru mengalami kendala sehingga tidak dapat mengikuti perjalanannya. Mereka pun puas dengan hasil yang dicapainya karena sejak awal hanya menargetkan finish seluruh SS. Target ini yang paling realistis setelah mempertimbangkan kondisi kendaraannya. Secara keseluruhan dari 6 Leg, Lody/Memen berada pada urutan 18. Suatu pencapaian yang cukup baik untuk pendatang baru di reli ini.
Seluruh peserta melanjutkan perjalanan menuju Ayutthaya untuk melakukan finish ceremony. Setelah selesai, peserta menuju Waraburi Hotel untuk acara makan malam dan penganugrahan award. Tim Furukawa Batery Indonesia berhasil mendapatkan 3 award yaitu: urutan 5 motoclass yang diraih Kadek, tim terbaik kedua untuk motoclass yang diterima Rudy dan Kadek, dan Special Award untuk Lody/Memen.
Di akhir acara, tim memberikan berbagai cindera mata kepada yang hadir, dari mulai tshirt dan pulpen. Khusus untuk Tadayuki Sasa, event direcctor, dan perwakilan dari pihak Furukawa Battery Jepang, diberikan cindera mata berbahan perak yang khusus yang dibawanya dari Indonesia.
Tim motolass sejak awal sangat lah diperhitungkan oleh para pesaingnya. Dengan hasil seperti ini, tim berharap dapat mencapai hasil yang lebih baik lagi di tahun depan. Selain itu, Lody menjadi salah satu primadona yang menyita perhatian media dan peserta. Tak jarang yang memintanya untuk berfoto dengannya.
Selamat tinggal Thailand. Tim akan kembali ke Tanah Air dengan segala pengalaman dan rasa bangga yang didapatnya. Semoga semua perjuangan yang dilakukan oleh tim dapat menjadi kado kecil untuk Indonesia yang baru saja merayakan hari kelahirannya.
Peringkat 10 besar untuk motoclass:
1. Jakkrit Chawtale (Tha)
2. Yoshio Ikemachi (Jap)
3. Tadao Ezure (Jap)
4. Chattai Phruetisan (Tha)
5. Kadek Ramayadi (Ina)
6. Pruchayar Chaiyshoti (Tha)
7. Sumaete Trakulchai (Tha)
8. Morihisa Matsumoto
9. Rudy Poa (Ina)
10. Eji Sugiyama (Jap).
Peringkat 10 besar untuk autoclass:
1. Nuthaphon Angritthhanon (Tha)
2. Tadamitsu Nihori (Jap)
3. Jaras Jeangkamolkulcha (Tha)
4. Wichawat Chotirave (Tha)
5. Wangwirot Palawat (Tha)
6. Takuma Aoki (Jap)
7. Paitoon Thammasirikul (Tha)
8. Kenjiro Shinozuka (Jap)
9. Sinoppong Trirat (Tha)
10. Tomonori Noto (Jap).
BANK BJB B16 AP SPEED | ISSOM 2018 1ST ROUND - SENTUL INTERNATIONAL CIRCUIT