Home Special News Garage Fokus Kunci Keberhasilan Engine+ Motorsport

Fokus Kunci Keberhasilan Engine+ Motorsport

Berhasil membuat kendaraan yang mendapatkan gelar ‘Fastest of the Year’ tentu menjadi kebanggan tersendiri, terlebih mampu mencatatkan waktu 9,745 detik dan menjadi kendaraan roda empat yang tercepat di Indonesia selama tahun 2015.

ENGINE+ drag race custom bengkel 5

Sebenarnya bukan hal mudah untuk mendapatkan gelar tersebut, Engine+ pun mengawali di dua tahun pertama awal dengan menjadi sekedar bengkel umum di daerah Kelapa Gading yang tentu saja masih menangani beragam kendaraan.

ENGINE+ drag race custom bengkel 3

Memasuki tahun 2011, Engine+ pun berpindah tempat ke daerah Sunter dan mulai mengkhususkan diri ke dunia motorsport. Nama Engine+ pun ditambahi ‘Motorsport’. “Sebelum saya memegang Engine+, sejak awal saya sudah menyukai dunia modifikasi dan menangani beberapa mobil touring”, ujar Luckas DT sebagai pemilik Engine+ Motorsport.

Drag race pun dipilih untuk dapat menguji hasil racikan dapur Engine+ Motorsport. Hasilnya memang belum maksimal karena baru di tahun 2015, mobil Mitsubishi Lancer yang ditunggangi Rendi Vincensius berhasil menjadi yang tercepat selama tahun 2015.

ENGINE+ drag race custom bengkel 6

Fokus menjadi kunci keberhasilan bagi Engine+ Motorsport karena seluruh bagian mobil mendapatkan perhatian khusus. Bukan hanya bagian mesin saja namun seluruh bagian mobil harus dikerjakan secara bagus.

“Jadi bisa dikatakan, kendaraan yang kami kerjakan harus memiliki cita rasa tersendiri. Kendaraan harus enak dilihat, memiliki fungsi hingga berhasil meraih gelar juara dan itu menjadi salah satu visi misi kami”, ungkap Luckas DT.

ENGINE+ drag race custom bengkel 4

Untuk tahun 2016, Engine+ Motorsport pun kembali menyiapkan kendaraannya untuk dapat mempertahankan gelar ‘Fastest of the Year’. “Sebenarnya masih punya beberapa kuncian jika mobil andalan kami kalah, paling tidak masih ada cara untuk meningkatkan kecepatannya. Tapi jika kalah juga, kami baru akan menurunkan tiga kendaraan yang masih kami milik donk”, ujar Luckas.

Selain drag race, Engine+ Motorsport juga telah menyiapkan Estilo untuk menghadapi balap ISSOM di kelas Super Touring yang rencananya akan dikendarai oleh Rendi Vincensius. Tapi karena bagian body belum siap, maka akan turun pada seri kedua. Padahal seluruh bagian mesin dan lainnya telah siap.

ENGINE+ drag race custom bengkel 1

Sedangkan project lainnya yang sedang ditangani Engine+ Motorsport adalah menyiapkan kendaraan harian tetapi memiliki tenaga besar. 500 Hp di bagian roda yang menjadi keinginan sang pemilik kendaraan. Namun seluruh bagian termasuk ac hingga lainnya dari mobil harus tetap dapat berfungsi. Memang bukan hal baru bagi Engine+ Motorsport untuk memodifikasi kendaraan karena sebelumnya telah membuat beberapa kendaraan ‘edan’ sesuai permintaan konsumen.

ENGINE+ drag race custom bengkel 7

Sayangnya tidak semua kalangan dapat merasakan hasil karya Engine+ Motorsport karena mereka memiliki persyaratan khusus bagi calon konsumen. “Mereka harus memiliki konsep yang bagus dan wajib serius sehingga mau bersabar karena dalam pengerjaannya sangat detail yang tentu memakan waktu. Jadi tidak bisa melayani konsumen yang hanya iseng memodifikasi mobilnya”.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)