Home Did You Know? Gimana Berkendara dengan Aman dan Nyaman Saat Hujan?

Gimana Berkendara dengan Aman dan Nyaman Saat Hujan?

kia-buzz.com

Sebentar lagi Indonesia akan memasuki pergantian musim dari kemarau ke penghujan, ya biasanya akhir tahun suasana dingin jadi lebih terasa dari pada sekarang ini. Mengemudi di musim kemarau atau pada saat kering dan panas seperti ini pasti ada bedanya dibandingkan saat musim hujan yang dingin.

Nah, perbedaanyang terlihat adalah dari segi jalan yang jadi basah dan licin. Dengan kondisi jalan yang seperti ini, nggak heran kalau banyak kecelakaan yang terjadi, walaupun di musim kemarau juga sering. Untuk mencegah hal-hal yang nggak diinginkan seperti itu, ada baiknya kalian perhatikan beberapa hal dibawah ini dan coba terapkan.

www.cbc.ca
www.cbc.ca
  • Kondisi & Kelengkapan Kendaraan

Waspada dan perhatikan kondisi mobil kamu dengan melakukan cek pada lampu, baik lampu jauh-dekat, rem, dan sein. Biasanya pas hujan udah deres banget, kabut mulai muncul dan pencahayaan mulai nggak jelas, untuk membantu  penglihatan kalian, nyalakanlah lampu utama. Kalau kendaraan kalian sudah dilengkapi lampu kabut, lebih bagus lagi tuh.

Sebaiknya nggak menggunakan lampu hazard, kecuali mobil kalian papasan sama kendaraan lain, nah bisa tuh dinyalain. Penting juga untuk mengecek apakah wiper berfungsi dengan baik, jadi kalau hujan mengguyur dengan deras, penglihatan kalian bisa tetap terjaga, fokus dan aman dengan sapuan wiper.

www.gordonstyres.co.uk
www.gordonstyres.co.uk
  • Tekanan Ban

Ban adalah bagian penting waktu musim ini, karena jalan yang dilalui punya kondisi yang berbeda; basah dan licin, jadi ban juga harus dicek. Agar berkendara dengan aman, baiknya periksa tekanan dan alur ban mobil. Untuk  tekanan jangan terlalu keras, soalnya bisa mengurangi daya cengkeram terhadap permukaan jalan. Tapi sebaliknya juga, jangan kurang karena bisa menyebabkan mobil lebih mudah selip di jalanan basah yang kena guyuran hujan.

blog.carlist.my
blog.carlist.my
  • Penggunaan Cruise Control / Speed Control

Saat musim hujan ada baiknya sistem ini tidak difungsikan, karena kondisi jalanan yang basah. Sistem ini sendiri memiliki fungsi untuk menjaga kecepatan agar tetap stabil di kecepatan tertentu secara otomatis. Karena di musim hujan ini, kita lebih membutuhkan kendali yang responsive dari seorang driver.

Sewaktu ban kehilangan cengkeraman di jalanan basah, roda secara alami akan mulai melambat dan terus melambat sampai perubahannya sesuai dengan kecepatan kendaraan yang sebenarnya saat titik cengkeraman dikembalikan.

Kalau Speed Control atau Cruise Control ini diaktifkan, sistem akan mendeteksi perlambatan dan akan mencoba untuk mempercepat agar meningkatkan kecepatan lagi. Hal ini bisa menyebabkan satu atau seluruh ban kehilangan cengkeraman sepenuhnya, akibatnya akan menyebabkan driver kehilangan kendali kendaraan sepenuhnya.

635.gtbank.com
635.gtbank.com
  • Jarak Pengereman

Ada baiknya waktu musim hujan kecepatan dikurangi supaya memperkecil resiko terjadinya selip dan juga menambah jarak aman dengan kendaraan di depan. Jadi bisa menghindari juga tuh yang namanya ngerem mendadak dan mengurangi resiko kecelakaan juga.

Selain lebih aman dan waspada, kecepatan yang lebih rendah juga bisa mengurangi terjadinya selip yang disebabkan genangan air atau aquaplaning.

Aquaplaning itu apa sih?

Aquaplaning adalah kondisi dimana lapisan air terbentuk antara permukaan jalan dan  ban. Gampangnya, jadi ban seolah-olah melayang di air yang menyebabkan traksi ban ke aspal sama sekali gak ada.

Ketika aquaplaning terjadi, pengemudi harus mengurangi kecepatan tanpa melakukan pengereman dengan cara mengurangi akselerasi secara bertahap. Tunggu kendaraan hingga melambat dan memungkinkan ban untuk mendapatkan kembali cengkeraman. Kalau kendaraan mulai tergelincir, driver harus menjaga kemudi ke arah yang dituju sampai mobil berjalan lurus lagi dan jaga tekanan secara konstan dan ringan pada pedal gas.

Maka dari itu, dengan adanya sistem ABS (Anti-lock Breaking System)di mobil sangat membantu di saat musim hujan seperti ini. Sistem ABS ini, keempat roda yang ada pada mobil jadi terhindar dari penguncian ketika akan ngerem mendadak.

commons.wikimedia.org
commons.wikimedia.org
  • Waspada di Jalanan Banjir

Selain mempersiapkan kondisi mobil, ada baiknya juga memahami daerah yang rawan banjir. Karena, akan lebih baik kalau mobil nggak terkena banjir apalagi kalau dalem banjirnya. Kalau ternyata jalan yang dilalui tergenang dan lebih dari setengah tinggi ban, ada baiknya waspada karena bisa aja itu indikasi banjir, dan pahami juga sampai kedalaman berapa mobil bisa tergenang air (kepepetnya kalau udah di daerah banjir).

Untuk kondisi jalan yang tergenang, sebaiknya kalian menjaga kecepatan agar konstan, ingat juga jangan angkat kaki dari pedal gas. Kalau mesin melambat, akibatnya air bisa masuk melalui pipa knalpot dan merusak catalytic converter. Ditambah, kalau nggak mau filter udara depan ditembus air, kemudikanlah mobil dengan sangat lambat.

Kecepatan mobil sebaiknya nggak lebih dari 3 km/jam dan tambah jadi 6 km/jam saat kalian sudah berada di tengah genangan. Akan ada gelombang haluan di depan kendaraan yang bisa mengurangi air di sekitar mesin, induksi air melalui saringan udara, dan kerusakan komponen listrik dan yang parah pada piston.

Nah, kalau dalam keadaan banjir hindari jalan yang ramai atau banyak papasan, sehingga nggak dikit-dikit berhenti. Karena kalau ada mobil lain yang lewat bisa menimbulkan gerakan atau ombak pada air, yang akibatnya air tetap masuk ke mobil, apalagi kalau kenceng.

Apabila sudah keluar dari genangan, perlahan-lahan gunakan rem untuk mengeringkannya. Kalau rem udah mulai bekerja, bisa lepaskan setelahnya. Jangan lupa juga untuk cek apa ada kotoran atau sampah yang terbawa supaya nggak numpuk.

www.cbc.ca
www.cbc.ca
  • Mengemudi dengan Cerdas

Di musim hujan, ada baiknya yang belum merasa cekatan nyetir jangan dulu berkendara. Walaupun kelihatan biasa dan mungkin kalian hati-hati, tapi keadaaan jalan saat hujan mengharuskan kecekatan dan ketepatan dalam mengemudi.

Menghindari pengereman mendadak atau membelokkan setir secara tiba-tiba sudah harus bisa dikuasai, belum lagi kalau belok ditikungan dan adanya genangan air. Kondisi ini mengharuskan penegemudi untuk pelan-pelan dan waspada terhadap genangan dan cahaya yang minim ditambah kabut kadang-kadang.

Tetap menjaga jarak dengan kendaraan yang berada di depan untuk menghindari semprotan supaya kaca mobil nggak kotor. Bisa juga berkendara di lintasan yang ditinggalkan oleh kendaraan di depan kalian, karena bagian ini lebih kering dari bagian jalan lainnya.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)