Home Event GT Radial Auto Gymkhana Rd 2 – TTI Bermain Tipis

GT Radial Auto Gymkhana Rd 2 – TTI Bermain Tipis

Siapa yang tidak kenal/tahu TTI (Toyota Team Indonesia) satu-satunya tim pabrikan yang turun dalam kejuaraan GT Radial Auto Gymkhana – Kejurnas Slalom. Tim ini bisa dibilang tidak henti-hentinya menjadi sorotan media, terutama tahun ini yang membuat sebuah langkah yang menggemparkan, yaitu dengan masuknya kembali Demas Agil.

Pada putaran kedua GT Radial Auto Gymkhana – Kejurnas Slalom yang dilaksanakan di lapangan parkir GOR Saburai, Lampung (13 Mei 2017). Seperti putaran sebelumnya, tim ini yang menurunkan Toyota Agya dan Etios nya dapat bermain bersih pada 2 heat awal. Dengan karakter soal lintasan yang tidak terlalu panjang, rata – rata para pembalap TTI yang terdiri dari Anjasara Wahyu, Adrianza Yunial dan Demas Agil dapat menguasai waktu tercepat kelas A maupun kelas F.

Sedangkan Alinka yang sejak awal sangat semangat menghadapi seri ini justru tidak dapat menampilkan performa yang konsisten. “Gak tau nih, padahal mood dan badan baik-baik aja” ujar Putri Pertama dari pembalap senior Didik Herdianto. Namun syukur semua pembalap TTI dapat masuk babak final.

Sebelum masuk babak final kelas A, Etios yang bakal turun final kembali dilakukan seting ulang. Demas mengatakan “mobil butuh improve sedikit, soalnya kok saya lihat gap (waktu) dengan mobil Jazz agak sedikit mengerikan”.

Dan benar.. masuk babak final mobil A yang pertama kali di gunakan Alinka mampu mencatatkan catatan waktu fastest dan catatan waktu itu bertahan cukup lama hingga akhirnya catatan  Alinka di perbaiki oleh Ananta OHP dari tim Intersport.

Catatan waktu bertahan cukup lama, hingga pecah telor kembali oleh Mario Claudio. Tidak membutuhkan waktu lama, Demas yang start nomer dua terakhir akhirnya menggeser catatan waktu Mario. Pada titik ini TTI sudah mengantongi juara kelas A, sebab starter terakhir adalah Anjasara Wahyu rekan satu tim Demas.

Pada putaran final kelas F jelas tidak kalah seru. Di putaran inilah mobil-mobil full modifikasi (mesin) yang bertanding. TTI yang kembali menggunakan Etios sempat deg-degan saat 2 pembalap unggulannya gagal mengalahkan catatan waktu Dika CH dari Intersport.

Tiga pembalap terakhir adalah pembalap TTI, namun Anza maupun Anjas pada waktu itu hanya dapat menduduki posisi 2 dan 3. Demas Agil sebagai pembalap harapan terakhir akhirnya memberikan kejutan dengan memukul catatan waktu Dika CH dengan catatan waktu yang hanya terpaut 0.051 detik.

Akhinya secara poin Demas Leading poin untuk 2 kelas ini “akhirnya bulan puasa bisa ibadah dengan tenang” ujarnya.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)