Connect with us

Subscribe

Did You Know?

Hal Apa Saja yang Dilakukan Saat Tune Up Mobil

Mobil injeksi yang lebih banyak menerapkan sisi elektrikal mesin memerlukan pengecekan menggunakan scan sementara pada mobil-mobil yang menggunakan karburator, hanya kunci-kunci umum saja bisa kita gunakan untuk tune up. Lalu apa saja yang dicek saat melakukan tune up pada mobil injeksi ?

1. Sektor Air Induction system

Di sektor air induction system, ada tiga komponen yang dicek yaitu ;

a. Filter udara

filter udara atau saringan udara digunakan untuk menyaring debu/kotoran yang terbawa udara bersih yang akan disuplai ke mesin. Cara kerja filter ini adalah dengan memanfaatkan bahan berpori kecil untuk memblok semua jenis kotoran. Hasilnya, kotoran yang terfilter akan menumpuk pada permukaan filter. Untuk itulah pembersihan filter ini dilakukan. Biasanya, filter hanya dibersihkan menggunakan air gun. Tapi kalau kondisinya sudah sangat kotor, filter harus diganti.

b.

Pada mobil injeksi memang tidak ada karburator, tetapi katup gas masih tetap ada. Dan saat melakukan tune up, bagian katup gas ini harus dibersihkan karena biasanya ada kerak yang memempel. Kerak tersebut bisa menjadi penyebab RPM mesin tidak stabil, sehingga perlu dibersihkan. Untuk membersihkannya, kita harus melepas throttle body dan bersihkan menggunakan bantuan carb jet/carbon cleaner.

c. ISC valve

Idle speed control (ISC) digunakan sebagai pengatur RPM idle mesin injeksi. Kalau kondisinya kotor, RPM idle mesin menjadi tidak stabil. Sehingga perlu dibersihkan. Namun tidak semua mesin injeksi dilengkapi ISC, untuk teknologi terbaru yang menggunakan TAC (throttle actuator control) ISC sudah tidak ada lagi karena idle RPM sudah diatur secara langsung oleh katup gas yang di buka tutup oleh sebuah motor listrik.

2. Sektor Radiator

Di sektor sistem pendingin, hanya sedikit yang dicek

a. Ketinggian air pendingin

Ini dapat diukur melalui level gauge yang ada pada reservoir tank atau dengan membuka tutup radiator secara langsung.

b. Kebocoran air pendingin

Proses ini dilakukan secara sepintas dengan melihat apakah ada bekas rembesan pada selang-selang sistem pendingin atau tidak. Kalau tekanan turun saat dilakukan pengukuran, maka ada kebocoran pada sistem pendingin. Tapi kalau tidak ada alat ini, maka kita lakukan secara manual dengan bantuan senter.

3. Sektor pengapian

Di sektor pengapian hubungannya dengan pembakaran mesin, yang dicek antara lain ;

a. Busi

Busi yang digunakan secara terus menerus maka akan meninggalkan bekas hitam kecoklatan. Tapi tak jarang pula disertai kerak, apalagi bensin yang digunakan memiliki oktan rendah. Sehingga busi perlu dibersihkan juga distel celah businya. Untuk membersihkan busi, amplas bisa menjadi alatnya sementara untuk menghilangkan kerak hitam anda bisa gunakan carbon cleaner atau solar.

b. Permbersihan ruang bakar

untuk membersihkan ruang bakar kita tidak perlu melepas kepala silinder, cukup menyemprotkan combsution cleaner yang secara otomatis merontokan kerak didalam ruang bakar. Kerak ini terbentuk saat proses pembakaran tidak berlangsung ideal, bisa karena campuran bensin dan udara tidak pas atau karena faktor oktan bahan bakar yang rendah.

4. Pelumas-pelumas mesin

Cek juga pelumas-pelumas pada mesin. Pelumas ini tidak hanya oli mesin tapi juga meliputi ;

  • Oli power steering
  • Minyak rem
  • Oli transmisi

Untuk mengeceknya, saya rasa anda sudah hafal betul karena deep stick untuk mengetahui level oli sudah ada pada mesin. Kecuali untuk minyak rem, anda hanya perlu mencocokan ketinggian minyak rem didalam reservoir dengan level yang ada pada body reservoir tersebut, kalau buram anda bisa gunakan senter.

5. Pengecekan aki/baterai

Mobil injeksi umumnya menggunakan aki MF (maintenance free) atau orang biasa menyebutnya aki kering. Sesuai namanya aki MF ini tidak perlu kita cek-cek lagi karena desainnya tertutup sehingga kita tidak akan tahu seberapa tinggi elektrolit didalam aki. Meski demikian, saat melakukan tune up kita perlu mengecek indikator lain seperti tegangan aki dan CCA (cold crank amp).

6. Scanning sistem injeksi

Terakhir, saat melakukan tune up mobil injeksi kita juga wajib melakukan scanning pada sistem elektrikal mobil. Scanning ini bersifat umum, artinya tidak hanya disektor mesin tapi disektor body juga ikut dicek. Sehingga kalau ada salah satu sensor yang terindikasi rusak, akan terbaca pada scanner ini.

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Pilihan Aki Tepat Dengan Optima

Did You Know?

Tips Agar Mobil Anda Menjadi Lebih Irit

Did You Know?

Tips dan Trik Mencuci Mobil Sendiri

Did You Know?

Arti Kode JWL , JWL-T, JWL-R dan VIA Pada Velg

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan