Connect with us

Subscribe

Did You Know?

Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Menderek Mobil Anda Mogok

Disaat kalian melakukan perjalanan, secara tiba-tiba mobil anda mogok tentunya membuat panik pengemudi dan penumpangnya. Apabila hal tersebut terjadi maka hal yang harus dilakukan adalah memanggil montir atau Mobil derek. Namun bagaimana jika keduanya tidak bisa dipanggil karena beberapa alasan, maka jalan satu-satunya adalah menderek Mobil mogok dengan Mobil lain.

Akan tetapi bagaimana menderek mobil kalian dengan Mobil lain, tentunya ada yang bisa juga ada yang tidak. Menarik mobil dengan mobil lain harus dilakukan dengan benar supaya tidak menjadi masalah dalam melakukan penarikan. Sebagai pemilik mobil kita harus memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara derek yang tepat. Nah bagi Anda yang sedang mengalami masalah ini, berikut 6 hal yang perlu diperhatikan saat menderek mobil mogok.

1. Tali Penarik

Hal pertama yang wajib diperhatikan ialah persiapkan tali penarik (towing strap) yang kuat. Gunakan towing strap yang terbuat dari jalinan plastik. Ada baiknya Anda selalu menyimpan tali penarik di bagasi mobil untuk kejadian tidak terduga dan bila mendadak diperlukan.

Perhatikan juga panjang tali. Umumnya dibutuhkan tali sepanjang 4 meter atau sepanjang mobil yang akan diderek. Hal ini bertujuan agar mempermudah ketiksa hendak berbelok serta pengereman.

2. Bobot Mobil

Perhatikan bobot mobil penderek. Pastikan tenaganya dan bodinya lebih besar atau minimal sama dengan mobil yang akan di derek. Ini untuk mempermudah proses penderekan.

3. Tempat Tali Derek

Mobil-mobil modern pasti menyediakan tempat yang tepat untuk mengikat tali derek. Umumnya towing hook atau pengait terletak di bagian bumper depan atau belakang. Bila bingung, bisa dilihat melalui buku manual mobil Anda.

Hindari mengikat tali derek di suspensi atau bumper. Kedua area tersebut tidak kuat menahan bobot kendaraan dan tali penarik Anda berpotensi putus serta membahayakan keselamatan

4. Kecepatan dan Jaga Jarak

Selama perjalanan menderek, jaga jarak dan usahakan tali tidak kendur. Hal ini untuk meminimalisir hentakan serta risiko tali putus. Jalanlah secara perlahan ketika kedua mobil sudah bergeral. Kecepatan maksimal yang aman adalah 30 sampai 40 km/jam.

5. Rute

Sebelum berangkat, kenali serta diskusikan rute yang akan dilalui. Hindari jalan berlubang, turunan, tanjakan serta persimpangan jalan. Kalaupun tidak ada jalan lain, selalu ambil jalur kiri atau jalur lambat

6. Lampu

Selama proses penderekan, Anda bisa menyalakan lampu utama sebagai tanda mobil sedang menderek atau diderek. Tetapi jangan nyalakan lampu hazard, kecuali saat berhenti untuk memasang tali.

Sedangkan untuk lampu sein, nyalakan jauh sebelum memasuki tikungan agar pengendara lain bisa mengantisipasi. Jangan mendadak karena membahayakan untuk pengendara lain yang tidak mengetahui kondisi mobil Anda.

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Gimana Sih Cara Kerja AC Mobil?

Did You Know?

Jangan Sembarangan Dengan Minyak Rem, Ini Resikonya

Did You Know?

Awal Sejarah Peraturan Lalu Lintas Terbentuk

Did You Know?

Mengapa Sway Bar Seringkali Dicopot Dari Kendaraan 4×4?

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan