Home Did You Know? History of Ford Motor Company

History of Ford Motor Company

Ford Motor Company adalah ikon Amerika. Dalam sebuah paradigma American dream, Henry Ford muncul dari kawasan pertanian Michigan, dan menerapkan bakat luar biasanya dalam teknik dan organisasi pada produksi massa kendaraan bermotor pertama di dunia yang terjangkau, model T. perusahaan yang ia dirikan menjadi korporasi terbesar yang dikendalikan keluarga di dunia, memobilisasi ekonomi Amerika dan, dengan menyediakan kendaraan bermotor untuk semua, menyebabkan transformasi masyarakat Amerika.

fordhistoric_20010628_20439.jpg
Henry Ford

Henry Ford dilahirkan dalam keluarga imigran separuh Irlandia, sparuh Belgia, pada 1863 di sebuah pertanian dekat Greenfield Village, Michigan. Dua peristiwalah yang membentuk ambisi dan karakternya. Yang pertama terjadi ketika ia berusia 12, tatkala ia pertama kali melihat mesin penarik bertenaga uap, yang kedua, terjadi pada tahun berikutnya, adalah kematian ibunya. Ayahnya yang berharap Henry mau mengambil alih pertanian, namun sperti dikatakan oleh Ford ”Aku tidak pernah mempunyai kecintaan apa pun pada pertanian hanya ibuku yang ada di pertanian yang aku cintai.” Ia juga memperoleh reputasi sebagai orang yang bisa memperbaiki jam dan ahli membongkar dan merakit kembali jam milik teman-teman dan tetangga-tetangganya. Pada 1879, di usia 16 tahun, ia memperoleh pekerjaan sebagai seorang masinis magang di Detroit. Ia kemudian kembali ke pertanian, di mana ia mengelola mesin uap portable Westinghouse, ini mendorong perusahaan untuk memperkerjakannya sebagai insinyur.

GAIRAH AKAN MESIN

Obsesi Ford adalah mesin berbahan bakar minyak yang ditemukan oleh Karl Benz. Di sela-sela waktunya yang bekerja hampir 24 jam untuk Edison Illuminating company ia menyempatkan diri untuk membangun sebuah mesin dengan bahan bakar minyak sehingga pada tahun 1896, Ford berhasil menyelesaikan kendaraan yang disebut dengan nama “Quadricycle” yang terbuat dari rangka metal ringan dengan empat roda sepeda dan digerakkan oleh mesin dua silinder, berpendingin udara dengan tenaga sekitar 4 Hp yang ia rakit di gudang batu bata di belakang rumahnya di Detroit. Bermaksud untuk meningkatkan prototypenya ini, Ford menjual Quadricycle nya untuk melanjutkan membangun kendaraan yang lain.

photo 3
quadricycle

Kemudian tahun 1899 ia keluar dari perusahaan Edison Illuminating dan menemukan investor untuk membentuk Detroit Automobile Company. Hanya 25 kendaraan yang telah dibuat ketika perusahaan ini bubar pada tahun 1900. Usaha lebih lanjut gagal dilakukan, namun pada 1903, Ford dengan 11 investor lainnya dan modal awal sebesar $28000 mendirikan perusahaan Ford Motor Company.

Pembuatan “Fordmobile” yang pertama dimulai di Mack Avenue, Detroit, tetapi bisnis berjalan pelan, hingga ketika Ford sendiri mengendarai mobil balap Ford yang kuat hingga mencatata kecepatan 91,3 mil/jam dan menempuh jarak sejauh 1 mil dia atas es Danau St. Clair. Ini mendorong Barney Olfield, pembalap terkenal, untuk menjuluki kendaraan tersebut dengan nama “999” sebagai penghormatan bagi lokomotif balapan pada hari itu dan membawa kendaraan tersebut berkeliling Amerika, menyebarkan merek Ford di Amerika Serikat. Namun Ford dan sedikit orangnya di Mack Avenue lebih tertarik mengembangkan, bukan mobil balap yang mencolok, tetapi mobil empat silinder yang terjangkau dan bermanfaat dengan mesin tertutup dan transmisi yang mereka sebut “Model T” atau “Tin Lizzie”.

photo 4
Ford “999”

Model T
photo 5
Ford Model A

Pada awal tahun, perusahaan memproduksi beberapa jenis mobil, yaitu dari Ford Model A (1903) yang memiliki dua silinder dengan 8HP sampai model K dan Model S (merupakan model terakhir Ford untuk setir sebelah kanan) di tahun 1907. Model K merupakan model Ford pertama kali untuk mobil dengan enam silinder yang lebih dikenal dengan nama “the gentleman’s roadster” dan “ the silent cyclone”.

photo 6
Ford Model K

Pada tahun berikutnya 1 Oktober 1908 henry Ford memperkenalkan Model T. Model T pertama dibuat di Piquette road mancufacturing plant, yang merupakan pabrik pertama yang dimiliki oleh perusahaan. Setahun penuh produksi hingga 1909 perusahaan telah membuat 18.000 model T. karena permintaan meningkat perusahaan dipindah ke tempat yanglebih luas dan di tahun 1911 tahun pertamanya berproduksi telah menghasilkan 69.762 model T dan 170.211 di tahun 1912. Pada tahun 1913 perusahaan mengembangkan teknik dasar dari assembly line dan produksi masal.

photo 7(finish)
Assembly line

Disini perusahaan memperkenalkan ban perakit (assembly belt) suatu inovasi yang diciptakan oleh empat karyawannya yang terilhami oleh alat yang digunakan oleh para pengepak daging di Chicago. Ban perakit ini mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kendaraan dimana untuk merakit chassis dari 12,5 jam bisa diturunkan hingga 2 jam 40 menit (rekor yang pernah di dapat 1 jam 33 menit) dan pada tahun ini produksi meningkat pesat hingga 202.667. ford menjanjikan pembagian keuntungan apabila penjualan mencapai 300.000 antara agustus 1914 hingga agustus 1915, dan pada tahun 1914 penjualan mampu mencapai 308.162 dan 501.462 pada 1915.

photo 8
Ford Model T

Inovasi ini sangat menyulitkan karyawan dan mengakibatkan tingkat pekerja yang keluar dan masuk dari perusahaan pun ikut meningkat. Keluar masuknya pekerja ini mengakibatkan delay dan penambahan biaya training serta berarti menggunakan tenaga kerja yang lamban karena masih pada tahap pelatihan. Pada januari tahun 1914 Ford dapat memecahkan masalah ini dengan menaikkan upah pekerja menjadi $5 perhari yang sebelumnya hanya $2.34 per Sembilan jam, memotong jam kerja dari Sembilan jam menjadi delapan jam perhari selama 5 hari kerja dalam seminggu.

Karena kendaraan ini dikerjaakan dengan produksi massal maka harganya turun dari $825 pada 1908 menjadi $600 pada 1913, dan teknik produksi masal gaya Ford ini menjadi terkenal sebagai “Fordisme”/ dictum termasyhur Ford “setiap pelanggan bisa mendapatkan mobil yang dicat dengan warna yang ia inginkan sejauh itu hitam” berakar pada fakta bahwa cat warna hitam adalah cat yang paling cepat kering. Kemudian setelah diperkenalkannya jalur perakitan, mobil-mobil pun tersedia dalam berbagai warna lain, termasuk merah.

Pada tahun 1914, para pedagang dan pemegang waralaba independen Ford menjadi kaya dari menjual mobil dan perusahaan ini sinonim dengan kendaraan bermotor pribadi. Yang terpenting, model T mengubah pedesaan Amerika dari sikap antipatinya terhadap mobil, menjadi sebagai kendaraan favorit. Para petani memakai mobil untuk mengangkut jerami dan ternak, dan untuk memasok daya untuk penggilingan padi dan pengergajian kayu. Bahkan yang lebih penting, orang-orang di wilayah pedalaman kini dapat melakukan perjalanan ke kota secara teratur, untuk berbelanja dan bersosialisasi. Model T membintangi film Charlie Chaplin, Modern Times, dan dalam banyak film Keystone Cops.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)