Home Issue Cars Inggris Ciptakan Mobil Berkecepatan Suara

Inggris Ciptakan Mobil Berkecepatan Suara

Sekelompok engineer dari Inggris sedang membangun mobil supersonik yang bakal membuat rekor baru dunia dan mobil itu dinamakan Bloodhound SSC (Supersonic Car). Mobil ini dirancang bisamencapai kecepatan maksimal pada 1.600 kilometer per jam, tak heran jika Bloodhound Supersonic Car (SSC) bakal dinobatkan sebagai mobil tercepat di dunia. Dengan kecepatan tersebut, maka SSC itu akan mampu “berlari” sejauh 1,6 kilometer hanya dalam 3,6 detik saja.

 

Mobil ini akan melakukan percobaan “slow-speed” awal dan harus mencapai kecepatan sekitar 200mph (320kmh) di landasan pacu di Bandara Newquay. Diinisiasi oleh Komandan Wing RAF Andy Green, mobil tersebut bertujuan untuk memecahkan rekor kecepatan darat dunia pada 2019. Pemecahan rekor Ini akan berlangsung di jalur khusus yang telah disiapkan di atas lakebed (danau) kering di Northern Cape, Afrika Selatan.

Selain Direktur Thrust Richard Noble dan desainer Ron Ayres, nama lain yang terlibat dalam proyek ambisius tersebut adalah purnawirawan Pemimpin Skuadron Angkatan Udara Inggris (RAF), Andy Green. Green adalah orang yang mengemudikan Thrust hingga mencapai Mach 1 di Gurun Black Rock, Amerika Serikat.

Mobil yang dikembangkan oleh gabungan insinyur aerodinamika dan otomotif Bristol ini menggunakan mesin jet EJ200 milik Eurofighter Typhoon, ditopang dengan Jaguar V8 dan roket. Bloodhound SSC diharapkan bakal mematahkan rekor ThrustSSC dan menembus kecepatan hingga 1.609,34 kilometer per jam. Secara teori mesin EJ200 bakal memberikan dorongan hingga 563,27 kilometer per jam, sebelum mesin Jaguar V8, dan roket menambahkan tenaga hingga batas maksimum.

Sebelum mencapai target kecepatan itu, Bloodhound harus menjalani serangkaian tes demi memastikan rem, kemudi, suspensi, dan sistem navigasi dalam kondisi baik. Salah satu pengujian bakal terjadi kamis kemarin tepatnya pada tanggal 26 Oktober 2017 di landasan Bandara Newquay, Cornwall. Namun, karena panjang landasan bandara yang hanya 2,7 kilometer, Bloodhound tidak akan meraih kecepatan maksimalnya.

Green menjelaskan, dari tes itu dia ingin melihat sejauh apa downforce, atau daya “lekat” mobil ke permukaan bumi. Selama tes, Bloodhound akan menggunakan ban karet karena berada di lintasan aspal. Tes sesungguhnya pun bakal dilakukan pada tahun 2019 di Northern Cape, Afrika Selatan. Dengan lintasan kering berpasir di lokasi tersebut, roda Bloodhound akan dibuat dari piringan aluminium.

“Ini tentang menunjukkan kepada dunia tentang siapa kita,” kata Wing Commander Green. “Kami telah merancang dan membangun mobil yang akan memegang rekor kecepatan darat yang paling luar biasa, canggih, berkinerja tinggi dalam sejarah. Mobil, akan melaju 0 – 320kmh dalam waktu sekitar delapan detik. Untuk kendaraan seberat lima ton – ini merupakan pertunjukan yang sangat mengejutkan,” tutur pria 55 tahun tersebut.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)