Home Did You Know? Inilah 5 Alasan Kenapa Orang Indonesia Lebih Memilih Mobil Jepang

Inilah 5 Alasan Kenapa Orang Indonesia Lebih Memilih Mobil Jepang

http://scoopempire.com

Pernah gak sih kalian menyadari darimana saja merek mobil-mobil yang berkeliaran di Indonesia ini? Menurut vivaoto.com, hingga tahun 2014 kurang lebih sebanyak 96% mobil yang beredar di Indonesia adalah merek produsen dari Jepang. Nah, kira-kira kenapa orang Indonesia lebih memilih mobil Jepang dari pada mobil dari negara lain?

Berikut 5 alasan yang paling umum (yah walaupun masih banyak alas \an lainnya) kenapa orang Indonesia lebih memilih mobil Jepang daripada mobil Eropa dan mobil Cina

  1. Mobil Eropa onderdilnya mahal
http://2.bp.blogspot.com
http://2.bp.blogspot.com

Setiap pemilik pasti memiliki pertimbangan tersendiri dalam memilih mobil, nah yang paling mendasar adalah masalah biaya. Kalau dilihat, kebanyakan pemilik mobil di Indonesia adalah kalangan menengah keatas. Dengan kondisi tersebut pemilik lebih memilih mobil yang bisa menghemat pengeluaran, terutama perawatan.

Tidak heran memang mobil Eropa punya tampilan yang oke, tapi dilain sisi onderdilnya lebih mahal. Nah faktor inilah yang menyebabkan mayoritas pembeli memilih mobil Jepang. Di Indonesia sendiri pendistribusian dealer mobill Jepang lebih merata dan komplit dan harganya lebih miring.

Pada dasarnya kendaraan pribadi khususnya mobil di Indonesia, yang dicari adalah kenyamanannya dan ramah biaya. Memang tidak sedikit juga yang meminati merk Eropa. Bisa kita lihat, dijalan-jalan banyakan mobil merk Jepang daripada Eropa. Contohnya Avanza lebih banyak berseliweran daripada BMW.

  1. Mobil Cina masih dipandang sebelah mata

Senya S80

Saat ini Cina pun merambah dunia otomotif, dan kerennya memproduksi mobil juga. Walaupun masih junior, usaha yang sangat bagus untuk ikut bersaing dengan Eropa dan Jepang atau bahkan Korea. Inovasinya pun cukup bisa mengikuti pendahulunya, mulai dari tampilan eksteriornya misalnya. Dengan body yang dibilang mirip, mobil Cina berani beradu di Indonesia.

Senya S80, ya benar ini adalah salah satu contoh dari mobil Cina. Dengan desain yang sangat mirip dengan Avanza, tipe ini cocok dijadikan sebagai mobil keluarga. Namun kalau dibandingkan dengan produkan Jepang, tentunya bakal kalah saing. Kenapa? Harga kalau dirupiahkan sekitar 120 juta-an dan semua orang lebih milih untuk membeli kualitas yang sudah terpercaya.

Prototype yang diandalkan Cina ternyata tidak cukup memenangkan hati orang Indonesia. Sepak terjang mobil Cina di Indonesia sendiri pun belum santer terdengar dan hal itu yang membuat pengguna kendaraan pribadi kurang meminati mobil dari negeri tirai bambu ini.

  1. Mobil Jepang sudah terbukti handalnya

Avanza

Jepang memiliki keunggulan yang sangat diminati bagi orang Indonesia khususnya bagi kalangan yang nggak suka ribet. Kenapa? Dari segi perawatan, mobil Jepang lebih bisa cepat diatasi dari pada buatan Eropa. Dealer tersebar di berbagai daerah selain itu suku cadangnya juga gampang di dapat dan dengan harga yang masih bisa ditolerir. Body mobil Jepang lebih ringan dan handlingnya pun lebih mudah, jadi nggak ngoyo buat dikendarain alias berat. Apalagi nih, untuk masalah servisnya pun bisa di banyak bengkel, soalnya onderdilnya lebih familiar dan friendly.

Selanjutnya kalau dari segi budget nih, orang Indonesia kebanyakan memiliki jumlah keluarg yang lumayan banyak. Apalagi kalau liburan, bisa se RT yang diajak, maka dari itu kebanyakan yang dicari adalah mobil yang muat banyak dan harga bersahabat. Memang mobil keluarga buatan Jepang ada juga yang mahal, tapi yang memahami budget tipis juga ada. Munculnya Avanza di tahun 2003-an merupakan gebrakan tersendiri bagi Jepang. Dengan harga yang merangkul, Avanza memiliki fasilitas yang sangat cukup bagi para keluarga Indonesia.

Toyota melakukan inovasi yang sukses setelah pada tahun 90-an nama Kijang yang sangat trend saat itu. Kebanyakan keluarga besar memilikinya dan dengan mesin yang tangguh mobil tersebut dapat mengatasi medan pegunungan. Purna jual dari mobil-mobil Jepang, khususnya Avanza pun lebih stabil, didukung dengan peminatnya yang banyak.

  1. Pengguna mobil Eropa terlihat lebih mewah (tidak terlalu cocok dengan gaya kehidupan Indonesia)

Mobil BMW Seri 5

Bagi sebagian peminat mobil, Eropa memiliki daya tarik tersendiri. Dengan kualitas yang tinggi dan konsistensi dari eksteriornya mereka dapat menguasai pasar. Namun, dengan adanya kesempurnaan yang diciptakan tersebut, harga yang ditawarkan tentunya juga cukup sempurna mendekati kemahalan. Sehingga, jika seseorang tidak benar-benar pencinta atau kolektor mobil Eropa ia akan berpikir berulang-ulang untuk membelinya.

Walaupun prestige yang ditimbulkan sangat besar dan tentunya kemewahannya pun akan terlihat, kondisi ini kurang sesuai dengan gaya hidup di Indonesia sendiri. Pada dasarnya pasar di Indonesia sendiri lebih merujuk pada kelas menengah. Bahkan mobil masih menjadi barang sekunder dan barang mewah. Ada pula yang beranggapan mobil dipakai saat liburan, nah tentunya mobil mewah pun eman-eman kalau hanya disimpan dan dianggurkan.

  1. Pajak mobil mahal (kebanyakan masuk dalam daftar barang mewah)

Buku surat pajak dan BPKB

Nah yang satu ini juga nggak kalah penting. Semakin banyak yang punya mobil, jalanan jadi semakin ramai dan malahan macet sekarang. Untuk mengatasi dan mengkontrol hal tersebut, pemerintah menerapkan pajak progresig untuk kendaraan.

Dalam hal ini, tarif pajaknya per mobil yang dimiliki. Perhitungannya sendiri ada prosentasenya menurut harga dari kendaraan itu sendiri. Bahkan tahun ini mobil impor akan mengalami kenaikan. Dengan adanya kondisi tersebut tentunya orang-orang akan cari aman dengan membeli mobil yang berharga miring namun kualitasnya juga tidak kalah.

Menjawab semua kebutuhan masyarakat Indonesia, Jepang menciptakan produk andalannya salah satunya Toyota Avanza yang kini semakin berinovasi seiring perkembangan zaman.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)