Home Issue Cars Intip Persiapan Regi Fiandisa Untuk Drifting

Intip Persiapan Regi Fiandisa Untuk Drifting

Jelang Drift War yang bakal di selenggarakan pada pertengahan april mendatang nyaris seluruh drifter telah menyiapkan kendaraan mereka. Termasuk Regi Fiandisa yang juga merupakan salah satu derifter dari tim GT Radial yang juga merupakan owner dari After Hour Team (AHT) yang akan turun menggunakan Mazda RX8.

Persiapan Regi_5

 

RX8 ini menggantikan Nissan Cefiro yang sudah cukup lama ia gunakan. Regi kepincut dengan mobil yang aslinya bermesin Rotary ini memiliki alasan bahwa mobil ini memiliki kelebihan bobot yang ringan. “Bobot bagian belakang dan depan hampir seimbang, nyaris menyamai chasis tipe S sehingga mau diajak agresif atau tidak juga bisa.”

Persiapan Regi_2

Tapi Regi tidak akan mempertahankan mesin Rotary asli RX8 ini, dia menggantinya dengan SR20DET milik Nissan yang dimana mesin ini pernah digunakan dirinya dalam ajang AMF/ADGP pada akhir tahun lalu. Dan kerena Regi turun di kelas Pro, tentunya mengharuskan dirinya untuk memperhitungkan dengan cermat penggunaan komponen mesin. Jangan sampai saat ingin di “siksa” mobil ini rewel.

Selain itu, untuk semakin menambah angle roda, WISEFAB pun ditambahkan pada kendaraan Mazda RX8 milik Regi. “Ini salah satu senjata andalan saya, dengan angle yang besar memungkinkan saya dapat menjauh atau mengejar dari lawan saat tandem.”

Persiapan Regi_3

Untuk urusan power dari mesin, 300hp dirasakan sudah cukup mumpuni untuk dapat menempel pintu mobil yang sedang nge-lead. Itu juga dipengaruhi oleh track di Indonesia tidak ada yang berkarakter high speed sehingga 300hp adalah batas yang cukup aman. Kemudian tenaga sebesar itu dihasilkan dengan menggunakan bahan bakar beroktan 95 dari Pertamina. “Rasanya 300hp telah cukup untuk mengikuti ajang perdana nanti, kecuali jika saat itu kami merasakan ada kekurangan maka akan ada perubahan pada seri selanjutnya’” ungkap pemilik AHT Garage ini.

Persiapan Regi_6

Sedangkan untuk menunjang performa mesin, urusan suspensi dipercayakan pada D2 Racing dengan settingan yang disesuaikan kebutuhan. Bocorannya settingan depan akan lebih keras dari bagian belakang, perbadingannya sekitar 80 – 20%. “Settingan suspensi sangat penting dilakukan karena dalam dunia balap kinerja suspensi wajib maksimal agar dapat memperoleh kecepatan.”

Sedangkan urusan ban, Regi yang mendapat dukungan dari GT Radial akan menggunakan Champiro SX2 dengan pengatur tekanan udara pada ban sehingga dapat memberikan traksi sesuai dengan kebutuhan pada saat mengikuti Drift War pada pertengahan April nanti.

Persiapan Regi_7

Jadi.. makin penasaran kan dengan aksi Regi dengan Mazda RX8 SR20 nya? Tunggu aja ceritanya di Fastnlow saat nanti berlangsung Drift War pada April mendatang.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)