Connect with us

Subscribe

Cars

Jaguar Land Rover Menangkan Gugatan Terhadap Landwind

Siapapun pasti mengakui bahwa negara Cina piawai dalam hal copycat atau menjiplak sehingga tak sedikit orang menyebut barang buatan Cina adalah barang KW. Membahas soal barang KW, saya jadi teringat sebuah film yang berjudul ‘127 Hours’. Tanpa saya jelaskan lebih lanjut buat kalian yang sudah menonton film ini, kalian pasti tahu maksud pembicaraan saya.

Anyway, baru-baru ini Jaguar Land Rover (JLR) memenangkan kasus pengadilan atas gugatan mobil tiruan buatan Cina, dengan alasan salah satu desainnya dirusak. Yaps, perusahaan Landwind yang berbasis di Nanchang ‘secara langsung menyalin’ elemen dari Range Rover Evoque pada model X7 yang berukuran sebanding. Menurut hakim Pengadilan Distrik Chaoyang Beijing menuturkan bahwa Landwind telah berkontribusi menyebarkan kebingungan bagi pembeli mobil Cina.

Dalam putusannya, pengadilan memutuskan agar Landwind menghapus X7 dari penjualan, menghentikan semua produksi dan bertanggung jawab terhadap efek pemasaran mobil dengan segera. Sementara jumlah kompensasi yang saat ini belum ditentukan juga harus dibayarkan oleh Landwind ke Jaguar Land Rover.

Kasus ini sangat penting bagi industri mobil secara global, karena ini adalah pertama kalinya pengadilan Cina bertindak adil dengan ‘membela’ perusahaan asing terhadap kasus hak cipta desain mobil dan tentunya sejumlah perusahaan mobil tiruan Cina mendapat pukulan berat.

Kasus serupa pernah terjadi sebelumnya meskipun gagal, sebut saja Honda. Tahun 2004 Honda gagal dalam upaya menuntut Shuanghuan Auto lantaran menyalin model CR-V. Lain halnya dengan Fiat, tahun 2008 Fiat menggugat Great Wall Motors atas tuduhan meniru model Panda, akan tetapi kasus ini berhasil dimenangkan di Pengadilan Italia. Setelah itu penjualan mobil Cina dilarang di Eropa, meskipun tidak berdampak pada penjualan mobil copycat secara lokal.

Sebenarnya banyak tuntutan pertanggungjawaban telah dilayangkan atas tuduhan menjiplak desain mobil tanpa mengambil tindakan hukum, namun para industri mobil internasional sadar bahwa menyerang perusahaan Cina dapat merusak reputasi mereka sendiri di Cina, mengingat potensi jutaan pelanggan serta peluang mengatur fasilitas produksi di Cina yang relatif murah.

Adapun demikian, JLR tak gentar melawan perusahaan Cina, pihaknya merasa kasus ini layak diupayakan. “Kami menyambut keputusan pengadilan Beijing, dimana semakin memperkuat kepercayaan kami dalam berinvestasi di Cina, terlebih pada keadilan putusan hakim di pengadilan Cina,” jelas Keith Benjamin, Jaguar Land Rover Global Head of Legal.

“Putusan ini mengisyaratkan bahwa undang-undang diterapkan dengan tepat untuk melindungi konsumen dan menegakkan hak-hak mereka sehingga mereka tidak bingung atau disesatkan, juga melindungi investasi bisnis dalam desain dan inovasi.”

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Gimana Sih Cara Kerja AC Mobil?

Did You Know?

Jangan Sembarangan Dengan Minyak Rem, Ini Resikonya

Did You Know?

Awal Sejarah Peraturan Lalu Lintas Terbentuk

Did You Know?

Mengapa Sway Bar Seringkali Dicopot Dari Kendaraan 4×4?

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan