Connect with us

Subscribe

Cars

Jaguar Land Rover: Produksi Discovery Pindah Ke Slovakia

Keluarnya United Kingdom dari Uni Eropa rupanya berdampak buruk pada penjualan mobil Jaguar Land Rover (JLR). Disusul dengan kenaikan pajak dan regulasi soal emisi yang diperketat di UK. Karena permintaan mobil diesel yang kian merosot, JLR mengurangi produksi pada dua perusahaan yang ada di Inggris. Sayangnya pihak JLR terpaksa harus memutus hubungan kerja alias PHK kepada 1000 pekerja di pabrik Solihull pada April silam.

Tak disangka sebagai produsen terbesar sekelas JLR bisa goyah, padahal Land Rover menyumbang sepertiga dari total 1,7 juta mobil di Inggris. Kabar buruknya lagi, produksi SUV Discovery di Inggris akan lenyap pada awal 2019 nanti lantaran dipindah ke Nitra, Slovakia. Menurut kabar, produksi di Slovakia akan dimulai pada akhir 2018 dan diharapkan sebagai pusat pengembangan Defender nantinya.

“Keputusan untuk memindahkan produksi Discovery ke Slovakia dan potensi kerugian dari beberapa staf yang dipekerjakan agensi di Inggris adalah hal tersulit tetapi ini merupakan bagian dari strategi manufaktur jangka panjang kami saat kami mengubah bisnis kami secara global”, cetus juru bicara dari Jaguar Land Rover.

Madeleine Moon selaku anggota parlemen dibidang tenaga kerja turut menyayangkan hal ini, “Ini benar-benar berita yang mengejutkan. Tampaknya Brexit berdampak pada industri otomotif dan saat ini realitas Brexit sedang berjalan”.

“Selama ini lapangan pekerjaan disejumlah perusahaan mobil berjalan dengan baik. Kapan pemerintah ini akhirnya mengakui kerusakan yang mereka timbulkan dan mulai mendengarkan grup seperti Society of Motor Manufacturers and Traders yang tidak ingin mobil Inggris stagnan di jalur lambat?”, cetus Madeleine.

Sementara dua perusahaan JLR di Solihull dan Halewood yang berada di Inggris tetap berjalan. Pihak JLR pun menambahkan, “Peningkatan investasi dan teknologi yang signifikan ada di pabrik Solihull dengan menghabiskan ratusan juta poundsterling untuk memenuhi komitmen rendah emisi”.

“Investasi lain ada di pabrik Halewood untuk terus mengembangkan Range Rover Evoque generasi berikutnya. Ini sebagai bukti bahwa kami berkomitmen baik terhadap Inggris”. Kabarnya, untuk pengembangan mobil listrik juga tengah dilakukan di Solihull.

Menurut saya kegamangan ini tak hanya menimpa pihak Jaguar Land Rover, namun berita ini memicu lebih banyak spekulasi dan kekhawatiran para produsen otomotif di tengah ketidakpastian atas Brexit. Bisa jadi hal ini justru menjadi boomerang bagi negaranya sendiri. Akan tetapi disisi lain dengan adanya regulasi rendah karbon, kualitas lingkungan hidup makin terjaga. Apa pendapat kalian tentang ini?

Jaguar Land Rover mengatakan semua model baru akan bertenaga listrik mulai 2020, meskipun pihak terkait tidak bisa memastikan apakah Range Rover yang akan diproduksi di Solihull akan dibuat dalam versi serba elektrik. Sejauh ini SUV keluaran JLR dibuat dalam versi hibrida.

Satu lagi fakta dari JLR, perusahaan ini bergulat dengan permintaan yang merosot untuk mobil diesel sekitar 12,8 % hingga Maret lalu di negara Inggris. Padahal penjualan mobil diesel tengah bertumbuh di China dan AS. Kita tunggu saja kabar baik dari Jaguar Land Rover.

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Gimana Sih Cara Kerja AC Mobil?

Did You Know?

Jangan Sembarangan Dengan Minyak Rem, Ini Resikonya

Did You Know?

Awal Sejarah Peraturan Lalu Lintas Terbentuk

Did You Know?

Mengapa Sway Bar Seringkali Dicopot Dari Kendaraan 4×4?

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan