Connect with us

Subscribe

Headline

Jalan Toll Kalau Macet, Bisakah Masyarakat Menuntut?

Lebaran adalah momen yang paling ditunggu – tunggu untuk bisa berkumpul bersama keluarga. Terlebihnya lagi bagi yang tinggal di ibukota pastinya rindu akan kampung halamannya. Dan pada tahun ini sedikit tidak terasa mudik karena sudah adanya toll lintas jawa yang lumayan mengurangi kemacetan. Walaupun waktu arus balik macet memang terasa dikarenakan jumlah volume mobil yang membludak.

Ngomongin soal macet di dalam jalan toll, salah satu Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai masyarakat boleh menuntut ganti rugi atas kemacetan ini. Sekretaris YLKI Agus Sujatno mengatakan masyarakat pengguna jalan tol bisa menuntut ganti rugi kepada pemerintah. Sebab, menurut dia, kemacetan di jalan tol itu merugikan masyarakat sebagai konsumen.

Dia memaparkan masyarakat dirugikan oleh kemacetan di jalan tol lantaran fasilitas tersebut berbayar. Selain itu, ada kerugian konsumen atas bahan bakar yang terbuang percuma ketika macet. Lebih lanjut, dia mengungkapkan kerugian lainnya. Seperti kerugian mengeluarkan ongkos lain selama macet, khususnya biaya untuk konsumsi, makan-minum, dan kerugian hilangnya waktu konsumen ketika macet.

Menanggapi pernyataan YLKI, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengkau bingung dengan dasar masyarakat minta ganti rugi karena terjebak macet di jalan tol. kemacetan yang terjadi di Cikampek karena volume kendaraan yang melintas jalan tol Cikampek memang banyak yang membuat kepadatan di ruas jalan tol tersebut.

Kemacetan terjadi karena kendaraan melintasi di jalan tol Cikampek secara bersamaan, sehingga arus kendaraan macet tak dapat dihindarkan. Banyak faktor yang menyebabkan kemacetan, salah satunya saat pengemudi yang melintas jalan tol itu kelelahan sehingga banyak para pengemudi memarkirkan kendaraan di pinggir jalan yang menyebabkan kemacetan. Operator dan kepolisian juga tidak diam untuk mengurai sendatnya kendaraan.

Sementara menurut Sekretaris YLKI Agus Sujatno menjelaskan lebih lanjut bahwa masyarakat pengguna jalan tol bisa menuntut ganti rugi kepada pemerintah. Sesuai dengan UU no 8 tahun 1999 mengenai perlindungan konsumen. “Jalan tol kan memungut bayaran dan men-declare kalau itu jalan bebas hambatan, namun yang didapatkan konsumen jalan yang macet, nggak sesuai. Ganti rugi paling sederhana adalah menggratiskan jalan tol apabila terjadi kemacetan yang besar dan tidak bisa diatasi operator”. Ujar Agus.

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Gimana Sih Cara Kerja AC Mobil?

Did You Know?

Penjelasan Lengkap Mengenai Apa Itu Biodiesel

Did You Know?

Jangan Sembarangan Dengan Minyak Rem, Ini Resikonya

Did You Know?

Awal Sejarah Peraturan Lalu Lintas Terbentuk

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan