Home Did You Know? Jangan Pernah Kencangkan Baut Roda Dengan Cara Di Injak

Jangan Pernah Kencangkan Baut Roda Dengan Cara Di Injak

Young man struggling to change his car tyre as he battles with a wheel spanner to loosen the nuts on the hub standing putting his weight behind the effort

Baut roda merupakan komponen vital sebagai “pengikat” pelek ke mekanisme kaki-kaki mobil agar lingkar roda berputar. Maka mutlak baut-baut tersebut berada dalam kondisi kencang dan tak boleh kendur. Melepas dan memasang roda sebenarnya harus bisa dilakukan pengemudi mobil, contohnya saat ban bocor atau meletus di tengah perjalanan.

Saat melepas baut-baut roda yang sulit dikendorkan mungkin tak sedikit yang menginjak kunci pembukanya agar tenaga keluar maksimal. Nah, tapi jangan sampai saat memasang kembali roda dan mengencangkan baut-bautnya dengan bantuan kaki lagi, alias menginjak kunci roda sampai baut mengikat kencang. Mengencangkan baut roda dengan diinjak akan berakibat tenaga yang dipergunakan tidak terukur sehingga menyebabkan kerusakan pada baut dan mur.

Dalam mengencangkan dan mengendurkan, beberapa mur roda memiliki perbedaan pada teknis pelaksanaannya. Mengendurkan dan melepas mur pun diperbolehkan untuk menggunakan bantuan bobot badan dalam melakukannya. Walau tidak dianjurkan, namun mengendurkan mur dari posisi ketat masih boleh dilakukan dengan cara menginjak kunci roda. Intinya mengendurkan dengan cara diinjak masih relatif aman dilakukan karena mengendurkan mur tidak menjadikan stres pada material logam bautnya.

Karena secara teknis, baut roda memang tak boleh terlalu kencang mengikat pelek. Karena hal tersebut sebenarnya tak ada pengaruhnya ke performa saat mobil berjalan. Melainkan hanya untuk keawetan baut dan drat-nya. Kalau terlalu kencang juga akan menyulitkan saat melepas ban di kondisi emergency. Bayangkan jika seorang pengemudi wanita harus mengganti salah satu bannya yang bocor di jalan tol tanpa pertolongan, baut roda yang keras dibuka tentu tak diharapkan wanita tersebut.

Kalau mengencangkan pakai kaki kan tenaga yang keluar dibantu berat tubuh keseluruhan, kadang malah diayun-ayun juga saat sudah kencang. Yang dikhawatirkan inersia atau stres di dalam baut itu jadi terlalu kencang. Jika baut-baut tersebut dibiarkan terikat terlalu kencang dalam jangka panjang maka bukan tak mungkin akan mengalami metal fatique alias kelelahan logam.

Sedangkan cara yang baik untuk mengencangkan baut adalah dengan cara mengencangkan dengan menggunakan tangan kemudian dikencangkan dengan menggunakan kunci roda hingga benar-benar ketat. Semaksimal mungkin hanya dengan kekuatan tangan saja, bisa sedikit ditambahkan tenaga dengan menumpukan berat badan. Cara ini lebih terukur dibandingkan dengan cara diinjak yang menumpu 100 % berat badan.

BANK BJB B16 AP SPEED | ISSOM 2018 1ST ROUND - SENTUL INTERNATIONAL CIRCUIT