Home Did You Know? Jatuh Bangun Mobil VW di Indonesia

Jatuh Bangun Mobil VW di Indonesia

Jika produksi mobil Volkswagen di Jerman tahun 1939 awalnya dicetuskan oleh Adolf Hitler sebagai mobil murah dan terjangkau yang akan menunjang pembangunan jalan bermotor, mobil Volkswagen yang pertama kali masuk di Indonesia dalam jumlah banyak merupakan bantuan dari PBB.

Sekitar tahun 1950-an, terjadi wabah penyakit menular di Indonesia yang mendorong PBB memberikan bantuan yang salah satunya berupa mobil-mobil Volkswagen. Jenis-jenis mobil Volkswagen yang masuk pada saat itu adalah mobil VW Beetle atau lebih dikenal dengan VW Kodok dan juga mobil VW Kombi. Namun sayangnya, kedua jenis mobil itu dipegang oleh Dinas Kesehatan yang fokus pada pemeliharaan kesehatan manusia sehingga kondisinya memprihatinkan. Selain itu, mobil-mobil tersebut juga banyak yang habis dilalap api karena kebakaran pada mesinnya.

photo 2

Secara komersial, mobil VW baru memasuki pasar Indonesia sekitar tahun 1960 berkat jasa PT Piola. PT Piola ini adalah sebuah perusahaan milik keluarga Panggabean. Anggota keluarganya yang aktif dalam bisnis mobil VW ini adalah Albert Panggabean yang mempromosikan mobil VW di arena rally. Kala itu, mobil yang menjadi maskot adalah jenis VW Beetle dan VW Kombi Dakota.

Kelimbungan terjadi pada PT Piola di sekitar tahun 1970 yang berpengaruh pada produk yang dipasarkan. Pemerintah menganggap kesalahan terletak pada pengelolaan perusahaan, bukan produk mobil VW yang buruk. Pemerintah kemudian membangun sebuah perusahaan baru yaitu PT Garuda Mataram Motor yang selanjutnya memegang kendali atas pemasaran mobil VW.

photo 3

PT Garuda Mataram Motor dipegang oleh militer. Presiden direkturnya kala itu adalah Kolonel Sofyar. Jenis mobil VW yang diandalkan masih berupa VW Beetle dan VW Kombi. Selain itu, perusahaan tersbut juga memasarkan VW Varian. PT Garuda Mataram Motor juga memasukkan mobil-mobil VW tersebut sebagai kendaraan militer. Model mobil VW lain yang kemudian hadir adalah mobil VW Passat dan VW Safari yang sering dijadikan kendaraan dinas para Camat.

Penurunan penjualan sempat terjadi pada VW Beetle karena modelnya yang kurang disukai. Mobil yang hanya memiliki dua pintu ini dianggap tidak efisien bagi masyarakat Indonesia yang pada masa itu menggunakan jasa sopir. Namun pemasaran mobil VW tetap terselamatkan oleh kinerja PT Garuda Mataram Motor meski pada akhirnya, di tahun 1978, PT Garuda Mataram Motor menyusul kelimbungan PT Piola akibat hutang yang menumpuk.

photo 4

Kemudian muncullah Indomobil yang ditugaskan untuk membenahi PT Garuda Mataram Motor. Meski begitu, karena hutang yang menumpuk, perusahaan tersebut tidak berjalan dan tidak bisa mendatangkan model-model mobil yang baru hingga akhirnya Indomobil menyuntikkan modal. Tahun 1996, PT Garuda Mataram Motor mampu kembali beroperasi dengan menghadirkan jenis VW Caravelle dan juga mobil Audi yang merupakan unit bisnis baru Volkswagen. Namun, terjadi dualism terhadap pengimporan dan pemasaran mobil-mobil VW ini karena muncul PT Car & Cars Indonesia yang mengantongi lisensi dari Volkswagen untuk memasarkan mobil VW jenis sedan.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)