Home Demas Agil Jelang Usia 25 tahun Demas Agil Bidik Gelar Internasional

Jelang Usia 25 tahun Demas Agil Bidik Gelar Internasional

Demas Agil yang pernah meraih gelar dalam ajang Taiwan Auto Gymkhana 2016 hingga meraih double winner pada kejurnas Slalom selama dua tahun berturut-turut seakan masih haus akan podium juara. Bukan hanya ajang di Indonesia, Demas Agil mulai membidik kejuaran bertaraf intenasional.

Untuk memuluskan langkahnya, Demas Agil memutuskan bergabung kembali dengan Toyota Team Indonesia (TTI) mulai musim balap tahun ini. Bersama TTI, target terdekat bisa menjadi wakil dalam ajang ‘One Make Race maupun balap mobil endurance selama 6 jam. Memang saat ini, formasi TTI untuk berlaga dalam ajang tersebut memang belum diumumkan oleh Memet Djumhana sebagai General Manager TTI.

“Saya dan TTI memiliki visi – misi yang sama yakni meraih gelar juara dan saya masih ingin menang. Di usia hampir 25 tahun saya membutuhkan tim yang bagus dan itu dari Toyota Team Indonesia yang dapat memberikan jenjang karirĀ  sangat bagus karena akan berlaga di ajang Internasional.”

Bersama TTI, Demas Agil telah berhasil merebut gelar juara di kelas A4 dan keberhasilan ini diikuti seluruh rekan satu timnya. Selain itu di kelas F, Demas Agil sementara harus puas menjadi runner up. Hasil ini juga mengantarkan TTI merebut juara di Kejuaraan Team A dan F dalam ajang GT Radial Auto Gymkhana 2017 – kejurnas slalom putaran 1. Keberhasilan ini tentu masih jauh dari target dari Demas yang ingin kembali menjuarai kelas A maupun F.

“Alhamdulillah kami berhasilĀ  meraih juara tim di dua kelas. Tapi sayangnya ada kesalahan yang saya buat. Di Heat pertama saya cukup pede, namun di heat kedua hujan yang turun membuat saya hanya menurunkan kemampuan 80% saja. Akhirnya saya memutuskan untuk melakukan 110% dengan resiko besar dan benar saja ada banyak koreksi yang harus dilakukan.”

Demas yang menggunakan mobil Toyota dalam ajang GT Radial Auto Gymkhana cukup terkesima dengan kemampuan mobil ini. “Ini pertama kalinya saya final menggunakan Toyota Etios, ternyata mobil yang kalah 300cc ternyata mampu meminimalkan catatan waktu. Dengan kemampuan Toyota yang didukung seluruh bagian tim sekaligus support dari GT Radial hingga TRD membuat saya yakin bisa bersaing dan merebut gelar juara pada putaran selanjutnya.”

Sebagai pembalap yang pernah berlaga di lintasan tanah maupun aspal, Demas Agil tergolong menjadi yang terkadang menjadi ‘momok’ bagi pesaingnya. Untuk tahun ini, Demas juga memastikan akan mengikuti ajang Drifting dengan syarat jadwal yang tidak bentrok dengan ajang Slalom. Sementara untuk balap Touring, Demas Agil mengaku masih ingin melakoni ajang ini.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)