Home Event Drift Jerih Payah Pertamax Motorsport Team pada Super Drift 2017 seri 2

Jerih Payah Pertamax Motorsport Team pada Super Drift 2017 seri 2

Yogyakarta, 1 Oktober 2017 – Pertarungan seru terasa sekali pada hari kedua di Kejurnas Drifting ‘Pertamax Motorsport Super Drift 2017’ putaran kedua yang bertempatkan di Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta. Hal itu terlihat sekali di kelas yang sangat di tunggu – tunggu oleh para penonton, dimana pada kelas ini drifter rookie dan pro ditandingkan jadi satu dalam battle tandem.

Pertamax Motorsport Team sebagai salah satu team besar yang turut hadir di Kejurnas Drifting ‘Pertamax Motorsport Super Drift 2017’ putaran kedua kali ini. Menurunkan 3 pembalap andalannya yakni Lucky Reza, Rio SB, dan Abdul Aziz, mereka tampil dengan sangat bagus. Salah satunya Abdul Aziz yang sempat ketar – ketir mengetahui lawan pada best 8 overall ialah Demas Agil. Sudah sangat jelas sekali performanya Demas Agil yang terlihat bisa menempati posisi pertama pada posisi kualifikasi. Tetapi hal yang tak terduga pun terjadi, dimana Aziz bisa menang tipis melawan Demas Agil.

Persaingan Ketat pun dirasakan oleh Rio SB dimana pada seri ini pesertanya memiliki kualitas yang bagus dan sangat kompetitif. Hal ini terlihat saat melawan Dika CH sempat dilakukan one more time (OMT) bahkan sempat terjadi OMT juga saat melawan rekan satu timnya sendiri yaitu, Lucky Reza.

Tapi sayangnya Rio SB harus menyerah di perempat final pada saat melawan Emanuelle Amandio. Dan untuk merebut posisi ketiga pada kelas ini Rio SB harus melawan teman se-timnya lagi dan membuat Aziz harus menyerahkan posisi ketiga kepada Rio SB.”Persaingan sangat ketat dalam kejuaraan ini, bahkan harus melakukan OMT dua kali dan melawan rekan satu tim.” ungkap Rio SB.

Rifat Sungkar selaku direktur dari Pertamax Motorsport Team merasa sangat puas seklai dengan hasil pada Kejurnas Drifting ‘Pertamax Motorsport Super Drift 2017’ putaran kedua kali ini. Dimana ketiga pembalap andalannya tampil dengan sangat maksimal dan mendapatkan hasil yang baik. Walaupun berada di breket yang paling horor, dimana para pembalap dari Pertamax Motorsport Team harus bertemu satu sama lain yang membuat sulit untuk 3 pembalap mereka bisa masuk babak final semua. “Menang kalah itu sudah menjadi hal yang biasa, dan yang paling luar biasa adalah menjadi juara 1. Jadi kita nikmati aja prosesnya” ungkap Rifat.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)