Connect with us

Subscribe

Cars

JLR Akan Tangguhkan Produksi Selama Seminggu Akibat Brexit

Produsen mobil terbesar di Inggris, Jaguar Land Rover (JLR), sementara waktu akan menghentikan produksi di sejumlah pabrik di Inggris selama seminggu di bulan November akibat dari Brexit yang seakan tak menemukan kesepakatan dan solusi.

Industri otomotif yang menjadi pengekspor barang terbesar di Inggris, sejauh ini telah bersuara keras akan kekhawatirannya terhadap keberangkatan yang tidak menentu ke Uni Eropa dimana berdampak pada aliran komponen dan kendaraan serta mengganggu proses produksi dan berakibat pada kelangsungan hidup perusahaan. Perusahaan otomotif akan melakukan langkah besar dengan membuat perencanaan dan persiapan terhadap imbas yang disebabkan oleh Brexit.

Perdana Menteri, Boris Johnson telah berjanji untuk membawa Inggris keluar dari Uni Eropa, dengan atau tanpa kesepakatan keluar, pada 31 Oktober. Itupun masih belum ada kepastian apakah hal ini benar akan terjadi atau apakah Brexit akan ditunda, dikembalikan ke referendum atau bahkan dibatalkan.

Dalam menanggapi hal itu, Chief Executive JLR, Ralf Speth mengatakan bahwa JLR telah membuat rencana, termasuk penghentian produksi di empat pabrik di Inggris selama seminggu di awal November. JLR sendiri memiliki tiga pabrik utama dan satu pabrik mesin. Tentu saja langkah ini akan mempengaruhi tiga pabrik yang dibangun hanya dibawah sepertiga dari 1,5 juta mobil Inggris seperti tahun lalu dan fasilitas mesinnya di Wolverhampton.

“Kami tidak dapat memikirkannya, tetapi kami harus melakukan sesuatu,” tegas Ralf saat meresmikan Advanced Product Creation Centre di Gaydon, Warwickshire.

“Saya butuh 20 juta suku cadang per hari, yang artinya berarti saya harus membuat komitmen kepada suplier. Saya harus memiliki dan menyediakan stok tiap suku cadang tepat pada waktunya,” imbuhnya.

Seorang juru bicara JLR menambahkan, “JLR secara resmi mengkonfirmasi bahwa kami akan menangguhkan produksi di semua pabrik Inggris untuk satu minggu mulai 4 November 2019. Keputusan bijak ini mencerminkan kebutuhan untuk menyesuaikan produksi dalam menghadapi ketidakpastian yang sedang berlangsung dimana disebabkan oleh isu eksternal global termasuk Brexit, dan telah berdampak pada volume penjualan kami.”

Produsen mobil Jepang, Toyota, pernah mengatakan pada Agustus lalu bahwa akan menangguhkan produksi di Burnaston mulai 1 November sementara BMW akan menghentikan produksi di fasilitas Oxford pada 31 Oktober dan 1 November.

Ralf juga mengatakan akan mengubah pola shift di fasilitas Halewood yang berdekatan dengan Liverpool dimana mengarah pada pengurangan produksi karena “tantangan siklus” yang sedang dihadapi industri otomotif. Resiko terbesarnya adalah berkurangnya profit dan perkiraan pemotongan pekerja di sejumlah fasilitas.

Ralf telah memimpin JLR selama hampir satu dekade dan mampu membawa perusahaan melalui ekspansi yang cepat ke berbagai negara, tetapi belakangan ini JLR telah membukukan kerugian karena perlambatan di Cina dan ‘pukulan’ terhadap penjualan diesel terutama di Eropa. Masa jabatan Ralf saat ini di JLR akan berakhir tahun depan.

Ia menegaskan menikmati waktunya selama bekerja di perusahaan mobil. “Saya mulai bekerja disini sejak 2010 dan semua pendahulu saya hanya bertahan selama dua tahun atau lebih. Bekerja untuk merek yang ikonik dan otentik seperti JLR sangat menyenangkan, jadi asalkan menyenangkan, semuanya terasa indah disana.”

Lantas bagaimana nasib dan keberlangsungan hidup produsen mobil di Inggris? Apakah dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa justru menjadi boomerang bagi negaranya sendiri?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Peran Penting Campuran Udara Dan Bahan Bakar Pada Mesin

Did You Know?

Sejarah ARB: Produk In-house Aksesoris 4WD yang Mendunia – Part 2

Did You Know?

Sederet Kendaraan Militer Rusia Terkini

Did You Know?

5 Tanda Roda Kendaraan Anda Harus Di Balancing

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan