Home Special News Community Jogjakarta Off Road Challenge V – Sebarkan Info Positif Demi Jalur Positif

Jogjakarta Off Road Challenge V – Sebarkan Info Positif Demi Jalur Positif

Yogjakarta – 19 Januari 2017, Telah sukses dengan event serupa sejak tahun 2012, Jogjakarta Off Road Challenge (JORC) kembali diadakan untuk yang kelima pada 20 – 22 Januari 2017. Namun berbeda dengan sebelumnya, JORC V yang hasil racikan We Love Jogjakarta Community akan bekerja sama dengan pesantren Al-Qodir yang tetap dibawah pengawasan dari Indonesia Off Road Federation (IOF).
Ingin menyebarkan informasi positif tentang agama Islam, sekaligus menjadi ajang promosi bagi pesanteren Al-Qodir sebagai konsentrasi dari pemilik pesanteren tersebut karena kebetulang sang pemiliknya merupakan penggiat dan juga anggota IOF roda dua. Hal ini membuat titik start akan menggunakan lapangan Djabaikat – pondok pesanteren Al- Qodir.
JORC merupakan ajang yang bukan berbentuk kompetisi, tidak ada catatan waktu, semua benar-benar mementingkan guyub, kekeluargaan, menjalin komunikasi antar pengda dan sekaligus sebagai wadah publikasi untuk memperkenalkan Safery Golden Rules.
Dengan Master Track, Wahyu Lamban Jatmiko memastikan lintasan yang dilalui seluruh peserta akan merasakan tantangan tersendiri selama mengikuti JORC V. Dengan lintasan yang telah disiapkan, ada harapan tersendiri yakni dapat membuka jalan baru bagi para wisatawan penyuka wisata jip. Hal tersebut tentu dapat mengakomodir kebutuhan dari wisata Kaliurang (lereng Gunung Merapi) yang kini telah memiliki kendaraan 4×4 sebanyak 600 mobil untuk Wisatawan.
Karakter lintasan pada JORC V adalah pasir lepas, bebatuan, lumpur bahkan tanah liat mengingat di Jogja sering hujan. Pada hari pertama, peserta akan terbagi tiga sesuai jalur yang telah disediakan. Setiap jalur akan memiliki tingkat kesulitan atau handicap tersendiri. Hari selanjutnya seluruh peserta akan kembali bergabung dan melibas lintasan yang sama. Keseluruhan track akan berjarak +-30 kilometer.
Adib Daoudy sebagai ketua panitia JORC V telah memastikan bahwa ajang ini akan tetap menggunakan regulasi IOF (Safety Golden Rules) yang saat ini untuk rekomendasi ini masih dipegang oleh IOF PengDa Daerah Istimewa Yogyakarta.
JORC V akan diikuti 39 team, jumlah ini sebenarnya telah melebihi kuota awal yang hanya 35 tim saja. Pihak panitia hanya dapat menambahkan empat tim karena untuk memenuhi unsur kenyamanan dan tentunya keselamatan (safety). Padahal cukup banyak data ‘waiting list’ yang ingin mengikuti ajang Jogjakarta Off Road Challenge kelima.
Dengan demikian JORC V akan diikuti 135 mobil 4×4 karena jumlah minimal kendaraan setiap tim adalah 3 mobil, tetapi ada tim dengan empat buah mobil offroad. Total peserta mencapai 285 orang yang terdiri dari Driver, Co Driver dan crew.
Mereka berasal dari Papua, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta dan tentu saja Yogyakarta. Dari sekian banyak peserta yang paling terlihat mencolok adalah peserta dari Sulawesi Selatan yang menurunkan 4 tim untuk event JORC kali ini.
INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)