Home Event Julian Johan : Speed Offroad Show Must Go On

Julian Johan : Speed Offroad Show Must Go On

Pembalap Julian Johan atau akrab disapa Jeje ini menceritakan pengalamannya selama mengikuti X-Offroad Racing 2014 di sirkuit speed offroad non permanen Pagedangan, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan pada tanggal 22-23 Februari 2014 yang lalu. Yuk kita simak, Sob.

jeje 1

Dalam ajang X-Offroad Racing 2014 seri 1 ini, Jeje mengaku tak memiliki banyak persiapan khusus. Bahkan persiapannya cenderung sangat mepet. “Persiapan untuk mengikuti X-Offroad Racing ini terbilang singkat karena tepat dua minggu lalu, saya baru saja mengikuti Speed Master 2014 Seri 1 di Subang. Pada event itu, mobil saya mengalami masalah yang baru bisa dipecahkan seminggu kemudian,” ujar Jeje.

jeje 2

Selain itu, lokasi balapan yang hanya di BSD, Tangerang, membuat persiapan seperti hotel dan pengiriman kendaraan tidak sesulit jika balapan dilaksanakan di luar daerah Jabodetabek. Bahkan kendaraan yang dipakai Jeje dikendarai langsung ke arena balap sekaligus untuk mengetahui kondisi mobil.

jeje 3

Lokasi yang berada di sekitar Jabodetabek membuat Jeje bisa mengajak teman-temannya untuk ikut melihat speed offroad. Jeje sekaligus memperkenalkan seperti apa olahraga speed offroad itu pada teman-temannya. “Saya berharap bisa memperkenalkan speed offroad kepada para pemuda dan menunjukkan bahwa olahraga speed offroad itu menyenangkan,” tutur Jeje.

jeje 4

Sayangnya niat Jeje harus terkendala oleh hujan deras yang mengguyur arena balap pada hari pertama. Hal itu membuat penonton menjadi sedikit. Akses jalan menuju arena speed offroad Pagedangan ini juga menjadi sulit dilewati mobil biasa karena jalanannya yang berlumpur. Akses untuk ke paddock maupun ke tempat lain juga terhalang oleh lumpur. Lumpur juga menjadi tantangan tersendiri bagi para offroader. “Pokoknya balapannya penuh lumpur. Basah terus,” ujar Jeje sambil tertawa.

jeje 5

Sepanjang balapan, Jeje mengaku terkendala oleh arena yang sangat penuh lumpur sehingga menyulitkan pandangan Jeje. Jeje menggunakan mobil open cab yang terbuka sehingga untuk melindungi matanya digunakan helm fullface dengan tear off berupa plastik yang bisa dilepas untuk membantu membersihkan lumpur.

jeje 6
Jeje mengaku sempat membuka kaca helm pada SS2 karena kehabisan lapisan plastik yang malah memperburuk keadaan karena matanya terkena kerikil kecil dari lumpur. Hal ini membuat pada lap kedua, tidak jauh dari finish, mobil Jeje keluar dari jalur dan menyangkut hingga sulit melanjutkan balapan lagi. Karena Jeje tidak berhasil finish itulah, peringkatnya di SS2 turun dari 3 besar menjadi peringkat 6.

jeje 7

Pada hari kedua, Jeje berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki waktu. SS3 dan SS4 dilaluinya dengan lancar dan berhasil menorehkan waktu terbaik. Meski begitu, Jeje tidak bisa naik podium pada kelas 6 silinder karena peringkatnya di SS2 jeblok dan mempengaruhi akumulasi catatan waktunya. Hal ini tidak membuat Jeje kecewa karena masih ada seri berikutnya dalam X-Offroad Racing 2014.

jeje 8
“Saya melakukan speed offroad berdasarkan passion sehingga apapun hasilnya, saya tetap bangga. Saya harus bisa membuat orang-orang yang telah memberi kepercayaan kepada saya melalui sponsor itu bangga,” kata Jeje menutup ceritanya.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)