Home Issue Cars Julian Johan – Super Wolf Kerasukan Iron Man (lagi)

Julian Johan – Super Wolf Kerasukan Iron Man (lagi)

Sepanjang musim balap speed off road 2017 nanti, ada yang sangat menarik perhatian ketika laga di kelas FFA 8 Pro digelar. Diantara mobil balap Tubular terdapat satu mobil yang masih beradopsi kendaraan harian, yakni mobil Jeep Grand Cherokee milik Julian Johan dari Asal Hati Senang Racing Team. Terlebih dengan livery berkonsep ‘Iron Man’.

Mobil yang diberi nama Super Wolf karena Serigala adalah salah satu binatang favoritnya (walaupun enggak punya) Julian Johan a.k.a Jeje masih mempertahankan wujud asli dari Grand Cherokee. Bahkan chasisnya masih bawaan dari pabrik, termasuk gardan yang belum mengaplikasikan sistem gardan independen. Tapi buktinya, Jeje bisa masuk ke sepuluh besar dan mengungguli mobil 4×4 Tubular yang telah mengadopsi gardan independen pada musim balap 2016 lalu. 

Khusus untuk menghadapi musim balap 2017, Super Wolf kembali bertransformasi dalam urusan livery hingga racing suit nya. Bukan tanpa sebab, sponsor baru hingga banyak masukan dari para penggemar yang menganggap Super Wolf akan lebih gahar jika kembali menggunakan warna dasar merah seperti beberapa tahun lalu.

“Dengan kembalinya Prestone sebagai sponsor di tahun ini, maka perubahan warna harus saya lakukan. Pemilihan warna pun menyesuaikan antara Prestone yang mewakili warna kuning dan merah untuk GT Radial. Penggabungan warna ini yang membuat ‘action figure’ Iron Man jadi pilihan karena awalnya mencari perpaduan warna yang sesuai. Sebenarnya ini sudah pernah saya lakukan pada tahun 2014 lalu.”

Urusan grafis yang masih menyesuaikan dari livery utama Asal Hati Senang Racing Team (AHSRT). “Grafis ini seperti miliki AHSRT seperti tahun lalu, walau tim sekarang memiliki livery baru.” ungkap Julian Johan.

Selain perubahan livery, di musim balap 2017 Julian Johan akan ada pendamping baru. Deddy Indra yang telah menjadi navigatornya selama 2016 memutuskan untuk absen dan fokus sebagai manager dari AHSRT. Jeje pun memilih Recky Resanto, seorang teman yang sering menemaninya di Offroad Adventure.

“Prioritas utama saya bukan pada urusan teknik belaka, komunikasi hingga chemistery menjadi urusan yang paling penting. Dengan adanya ikatan emosional bisa makin memaksimalkan komunikasi selama mengikuti balapan.”

Sementara Recky Resanto mengakui telah tiga kali mendapatkan tawaran untuk menjadi navigator dari Julian Johan pada ajang Speed Offroad maupun Sprint Rally. “Tahun ini waktunya cukup luang jadi bisa mendampingi Jeje, apalagi cukup kangen dunia balap. Menjadi navigator Jeje tentu ada tekanan tersendiri karena dengan prestasi yang telah diraih membuat saya harus bisa berkomunikasi secara maksimal di dalam lintasan,”

Untuk musim balap 2017, Super Wolf telah di refresh agar dapat bersaing dengan mobil Tubular. Semua urusan yang berhubungan dengan minyak rem, oli mesin, gardan hingga lainnya tentu dipercayakan kepada Prestone. Sementara Ban GT Radial, Julian Johan akan tetap menggunakan Savero A/T 265/75 karena menyesuaikan karakter track yang cukup keras.

Super Wolf – Iron Man, are u ready?

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)