Home Event Julian Johan Tetap Puas Walau Kurang Beruntung di Kejurnas Speed Offroad seri...

Julian Johan Tetap Puas Walau Kurang Beruntung di Kejurnas Speed Offroad seri 4

Julian Johan (Jeje) memutuskan untuk kembali turun tanah setelah pada Seri 3 Indonesia eXtreme Offroad Racing yang diadakan SMN di Semarang bulan Mei dia mengalami kendala pada gardan yang mengakibatkan race nya dikali itu tidak begitu lancar.

Julia Johan, Prestone, GT Radial, Luminox, Fastnlow, 788 Autocare, Kejurnas Speed Offroad 01

Speed Offroad di Tuban juga terpaksa harus dia tinggalkan karena mobil belum siap, tetapi beruntungnya dua hari sebelum kejurnas speed offroad seri 4 di Sirkuit Paramount Gading Serpong (20-21/9), “The first” Grand Cherokee ini sudah selesai dari perbaikan.

Di sana Jeje terpaksa harus masuk kelas FFA 6 silinder karena mobilnya yang sudah menggunakan body fiber. Padahal dikelas itu ada TB. Adhi dengan Cherokee bermesin 200hp yang merupakan mesin Cherokee bertenaga paling besar se-Indonesia.

Julia Johan, Prestone, GT Radial, Luminox, Fastnlow, 788 Autocare, Kejurnas Speed Offroad 03

Kemudian ditambah lagi dengan karakter lintasan yang lebih mengutamakan kecepatan, mobil Jeje dengan spek standard jelas kekurangan power. Walaupun demikian Jeje merasa siap dan percaya diri dengan tunggangannya.

Alhasil sampai dengan SS 3 Jeje berhasil meraih posisi 4 di kelas tersebut. Dengan ditemani adik terkecilnya Johan Jordan sebagai co-driver yang sementara menggantikan Muttaqin Arya yang disaat bersamaan tidak dapat meninggalkan acara keluarga.

Julia Johan, Prestone, GT Radial, Luminox, Fastnlow, 788 Autocare, Kejurnas Speed Offroad 04

Memasuki SS 4, Jeje berencana untuk memperbaiki catatan waktu untuk dapat masuk 3 besar. Tetapi harapan itu musnah saat Jeje mengalami hard landing yang mengakibatkan selang power steering nya terlepas. Otomatis setir akan sangat berat dan tidak bisa dikendalikan, apalagi setir mobil ini sudah dirubah rasio putar nya menjadi lebih pendek, itu berat sekali sob! Jeje terpaksa harus meminggirkan mobilnya dan berjalan untuk kembali ke paddock.

Julia Johan, Prestone, GT Radial, Luminox, Fastnlow, 788 Autocare, Kejurnas Speed Offroad 10

Tapi sejauh ini Jeje merasa puas dengan performa mobilnya yang sampai event speed offroad terakhir ini adalah kali keduanya mobil ini turun ke arena balap tanah. “Kedepan nya masih perlu ada sedikit adjustment pada bagian suspensi, karena ini masih terlalu keras” tutur Jeje saat diwawancarai melalui telepon.

Kemudian dia menambahkan bahwa kedepannya dia akan terus mengikuti speed offroad sambil melakukan research pada kendaraan sekaligus menambah jam terbangnya.

Oiya, bagi para fans berat Jeje, mobil ini akan ada di IIMS 3 hari sebelum penutupan. Jadi, bagi temen-temen yang ingin melihat Grand Cherokee pertama di Indonesia yang dioprek untuk speed offroad, silahkan datang ke PRJ Kemayoran hari jumat dan sabtu besok.

 

Photo by Junior Johan

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)