Connect with us

Subscribe

Event

Kelas F1 Jadi Primadona Dalam Balap Rally & Sprint Rally

JAKARTA, 2 Februari 2019– Menjelang digelarnya Kejurnas Rally dan Sprint Rally 2019, Rifat Sungkar selaku Ketua Komisi Reli dan Sprint Reli membeberkan beberapa hal baru terkait Kejurnas Rally dan Sprint Rally 2019  yang berkompeten untuk membangkitkan gairah para pecinta reli Tanah Air. Salah satu yang hal penting yang disampaikan Rifat adalah mengenai regulasi kelas F1, yang merupakan kelas dengan spesifikasi mobil dalam atau luar negeri, berpenggerak roda dua, dan memiliki kapasitas mesin maksimal mencapai 1500 cc.

Rifat mengatakan, “Masalah regulasi saya tekankan di kelas F1. Bisa dibilang kelas ini akan menjadi primadona karena diperuntukkan mobil-mobil keluaran baru yang beredar di pasaran saat ini. Selain itu, kelas F1 ini dapat merangkul komunitas reli dari generasi yang muda.”

Mobil-mobil yang dapat ikut di kelas F1 ini, dibagi antara mobil produksi tahun 1997 ke bawah serta mobil produksi tahun 1997 ke atas. “Tujuannya adalah karena kami di komunitas rally dan sprint rally ingin merangkul sebanyak-banyaknya peserta. Mereka yang memiliki mobil lawas bisa ikut, mereka yang memiliki mobil masa kini juga dapat ikut terjun langsung merasakan serunya kompetisi rally.”

Rifat menambahkan jika alasan pemilihan tahun 1997 sebagai batas pembagian adalah karena momentum perubahan pesat teknologi pada kendaraan paling banyak terjadi di era 90-an akhir. Untuk mobil-mobil yang diproduksi di bawah tahun 1997, dengan teknologi yang masih lama, komisi reli membebaskan modifikasi dengan memberikan penyesuaian yang lebih ringan.

“Di bawah tahun 1997 modifikasi mobil diberikan keleluasaan mesin yang lebih bebas, namun mereka punya kekurangan pada handling dan sasis mobil. Sementara mobil baru kami batasi modifikasi namun mereka sudah lebih diuntungkan dengan teknologi handling dan sasis mobil yang lebih canggih,” cetus Rifat lagi.

Adapun mobil-mobil yang masuk ke dalam kategori kelas F1, yaitu: Hyundai i20, Honda Jazz, Suzuki Swift, Daihatsu Sirion, Mazda 2, VW Polo, Kia Rio, Chevrolet Spark, Toyota Yaris, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio, Nissan March, dan Mitsubishi Mirage.

Sementara itu, di luar Kejuraan Nasional, Rifat pun akan menyediakan satu piala khusus bagi para peserta non seeded kelas F1, yaitu Helmy Sungkar Trophy yang menjadi persembahan bergengsi bagi peserta berprestasi. Rifat  pun berterima kasih kepada semua pihak yang memiliki satu visi dan misi sama, yaitu untuk membangkitkan kancah reli Tanah Air.

“Ayah saya memiliki dedikasi yang tinggi terhadap dunia reli Indonesia dan dia peduli sekali dengan perkembangan komunitas anak muda di kancah reli. Harapannya Helmy Sungkar Trophy ini bisa menjadi motivasi utama mereka-mereka yang di tahun ini akan berlomba di kategori non seeded kelas F1,” pungkas Rifat.

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Ini Alasan Mengapa Toyota Membuat Merek Lexus

Did You Know?

KTCI Bekasi Raya – Berbagai Tips ‘Touring Dengan Hewan Peliharaan’

Did You Know?

6 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Memodifikasi 4X4

Did You Know?

Para Wanita Bernyali Besar Penggilas Aspal

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan