Home Did You Know? Kenapa Nge-drift Harus Pakai Ban Dengan Grip Bagus

Kenapa Nge-drift Harus Pakai Ban Dengan Grip Bagus

Hebohnya drifting akhir-akhir ini memang membuat beberapa kalangan pecinta drifting mulai kembali antusias dengan balapan ini. Tidak cuma menjadi penonton di pinggir arena namun banyak juga yang mempersiapkan kendaraan mereka yang beberapa saat lalu terbenam debu.

Tapi saat ini kita tidak akan membahas itu. Yang lebih kita pikirkan itu “kok bisa mobil dapat berjalan dengan kondisi ‘pantat’ terbuang kesamping”. Tidak terlalu paham juga sih dengan prinsip fisikanya, tapi yang jelas mobil sengaja di buat oversteer yang membuat bagian belakang terlempar berlawanan arah dengan arah kita belok.

oversteerDisaat itulah setir harus menyesuaikan. Bukan menyesuaikan dengan arah mobil yang terlempar, namun justru harus counter steer alias membelokkan setir kearah berlawanan untuk menyesuaikan/mengikuti arah ‘pantat’ mobil itu terbuang.

Nah, disaat bersamaan throttle gas dibuka, di atur agar mobil dapat bergerak maju walaupun sebenarnya ban belakang kehilangan grip. Setir pun di atur menyesuaikan kearah mana mobil akan berjalan.

snapseed-16-01Semua gerak kerja ban dalam ‘kegiatan’ diatas itu menuntut grip ban yang baik. Jika tidak apa yang akan terjadi? Saat throttle dibuka ban mobil belakang yang minim grip itu tidak akan membuat mobil berjalan maju, bahkan bagian belakang mobil akan terus terbuang dan akhirnya mobil akan berputar-putar. Begitu pula dengan ban depan yang tidak ada grip juga tidak akan membantu mobil berjalan kearah yang benar

Itulah kenapa para drifter sebelum start sering melakukan burn out agar suhu ban dapat mencapai titik tertentu dengan harapan mendapat grip yang baik.

Nah, jadi kemampuan ban sangat vital karena bukan sekedar untuk membuat kendaraan dapat sliding tapi ban harus mampu memberikan grip yang bagus selain harus dapat bertahan lama. Lalu ban apa yang memiliki kemampuan komplit agar dapat bermain drifting dengan aman?

Kejurnas Slalom seri 1 2016 3Sebenarnya ada banyak pilihan, dari yang mahal hingga yang lumayan murah (karena gak ada yang murah banget), mulai dari yang produk local hingga luar negeri. Namun bersyukurlah Indonesia memiliki beberapa produsen ban yang OK, salah satunya GT Radial. Pabrikan ini mengeluarkan produk massal dengan performa tinggi bernama Champiro SX2 yang saat ini sudah menjadi langganan para pembalap nasional untuk turun di balap touring, slalom, rally hingga drifting.

Ban yang diliris pada pertengahan tahun 2011 ternyata memang sangat sesuai dengan kebutuhan para pembalap drifting. Tentu bukan sekedar riset yang dilakukan GT Radial, masukan dari para pembalap menjadi kunci kehebatan dari ban ini.
INCS 2016 Malang 6Ban GT Radial Champiro SX2 mampu memberikan traksi yang sangat bagus dan tentu saja memiliki daya tahan. Bayangkan jika ban tidak dapat bertahan lama saat harus bergesekan dengan aspal, minimal ban akan rusak atau paling parahnya meledak. Syukur-syukur hanya membuat kendaraan menjadi rusak, bukan mencederai sang pengendara ataupun penonton.

cdcar

Kemampuan dari ban GT Radial pun telah dibuktikan oleh drifter internasional, bahkan yang terbaru adalah kemenangan Chelsea Denofa. Drifter asal Amerika ini mampu merebut juara pertama dalam Formula Drift round 1 yang berlangsung di Long Beach pada awal April 2016.

2016 GT Radial Latihan drift karawang 8

Sedangkan di Indonesia, kemampuan dari Champiro SX2 yang sudah tidak perlu diragukan lagi telah digunakan oleh mayoritas drifter. Beberapa diantaranya adalah Regi Fiandisa, Miko Mahaputra, Danny Ferdito, Rocca J. Schwarce maupun M. Farhan yang tentu tidak ragu untuk melibas medan aspal dalam kondisi basah atau kering sehingga dapat melakukan slide di tikungan panjang. Hal tersebut tentu berkat dari tread ware atau kompon ban yang tebal dan ulir asimetris.

IMG_7213 regi vs mimo copie

“Kemampuan life time dari GT Radial tidak perlu diragukan lagi, bahkan ban tidak crack atau retak ketika di abuse pemakaiannya dibanding ban lainnya dengan tipe sejenis. Jika dinilai 1 hingga 10 poin, ban Champiro SX2 pasti saya beri nilai 9 poin, nilai ini bukan karena saya mendapat dukungan dari GT Radial. Sedangkan 1 poin lagi jika ada mengembangkan performa, hehehehe…” Ungkap Regi Fiandisa.

M. Farhan Maulana Drift War IV 2016 4

Menurut M. Farhan yang menggunakan Champiro SX2 265/35R18, ”Setelah burning, traksi ban langsung terasa dan memberikan grip yang sangat bagus. Dengan ban ini saya tidak ragu ketika harus melibas genangan air karena alur bannya mampu memecah air. Dan kemampuan durabilitasnya tidak perlu diragukan.”

Drift War IV 2016 Rocca 6

Hal senada pun dilontarkan oleh Rocaa, “Selain memiliki durabilitas dan grip yang bagus, ban ini saya bisa memacu kendaraan dengan sempurna.”

Jadi jangan ragu menggunakan ban GT Radial Champiro SX2 untuk memulai berlatih sekaligus mengikuti kejuaraan drifting akan segera meramaikan ajang balapan di Indonesia.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)