Home Headline Kiprah Rio & Rian B16 AP Speed di ISSOM 2017

Kiprah Rio & Rian B16 AP Speed di ISSOM 2017

Tim B16_AP Speed memang sudah dikenal dikalangan ‘Drag Race’, begitu pula dengan Rio R Bramantio dan Rian Risky. Keduanya pun turut menggeluti ajang balap mobil touring dan beragam prestasi pun berhasil diraihnya untuk musim balap 2017. Bahkan gelar juara umum juga turut disumbangkan oleh kedua kakak-beradik ini.

Dengan dukungan Bank BJB, Gas Motorcycle Triumph, Motul Oil, Achilles dan Rumah Keikira, tim yang bermarkas di Jakarta Timur ini menargetkan juara umum di beberapa kategori balap dari rangkaian Indonesia Sentul Series of Motorsport 2017. “Dengan 6 race di Sentul dan 1 balapan jalan raya di BSD City, Alhamdulillah 75% target dari tim berhasil kami raih. Semoga tahun depan bisa meraih seluruh gelar yang kami targetkan bersama,” ujar Rian Risky.


Pada musim balap 2017, tim Bank BJB B16_AP Speed secara keseluruhan berhasil membawa 12 trophy juara untuk putaran ini dan tentunya 6 gelar juara umum dari JSTC kelas 1A, 1B, 2B, STC 2 – 1600, SCC B1 dan juara umum ketiga untuk HBSC berhasil disumbangkan oleh para pembalap.


Khusus Rio R Bramantio berhasil merebut gelar juara JSTC kelas 2B (Force Induction (1600-2000cc) dan juga gelar juara di kelas SCC B1. Dari dua kelas ini, Rio R Bramantio yang mengendarai Honda Estilo berhasil merebut gelar Juara umum di JSTC 2B dan SCC B1.


“Alhamdulillah hasil tahun ini telah menjadi target saya. Sepanjang balapan JSTC, saya pernah tidak finish sekali gara – gara bertabrakan dengan pembalap lain sehingga tidak bisa lanjut race dan saya pernah 2x kalah dari Brio Turbo Engine Plus, tapi keuntungan saya adalah mengikuti sejak seri JSTC Awal. Jadi secara poin lebih diuntungkan ketika meraih juara 1. Uniknya di JSTC, ada point dari podium dan juga point per lap yang kemudian keduanya dijumlahkan. Sementara untuk SCC B1 saya sempat kehilangan podium pertama di seri kedua, kalah dari Denny Pribadi,” ujar Rio R Bramantio.


Sementara gelar juara yang berhasil diraih oleh Rian Risky berasal dari JSTC kelas 1A (Non Force Induction (0 – 1600cc) dan berhak atas gelar juara umum. Berbeda untuk Super Touring Car (STC) 2 1600, Rian sempat mengalami kendala sehingga gagal meraih gelar juara. Namun dengan raihan poin dari enam seri sebelumnya, Rian Risky merebut gelar juara umum STC 1600.


“Alhamdulillah tahun ini bisa mengikuti seluruh balapan secara penuh sehingga bisa meraih hasil sesuai target. Tetapi kemungkinan tahun depan tidak bisa mempertahankan gelar juara karena kesibukan saya yang tidak bisa ditinggal seperti tahun ini,” pungkas Rian Risky.


Tiga sepeda motor matic pun berhasil dibawa pulang oleh tim Bank BJB B16_AP Speed. Dua motor hasil gelar juara umum Rio dan Rian, sementara M. Herdy F juga berhasil menjuarai JSTC kelas 1B (Non Force Induction (1600 – 2000cc). Hadiah tiga motor ini berasal dari Promotor lomba Japan Super Touring Car Championship (JSTC), tahun depan gosipnya sebuah mobil telah disiapkan bagi juara umum setiap kelasnya.


Untuk menghadapi dan kembali merebut maupun mempertahankan gelar juara, persiapan pun akan segera dilakukan. Selain beberapa kelas yang tahun ini telah diikuti, dua mobil untuk balap Retro dan 2100cc dikabarkan akan disiapkan. “Insha Allah kami akan menyiapkan mobil Honda Civic Wonder untuk mengikuti balap Retro dan Honda Estilo di balapan 2100cc,” ujar Rio R Bramantio dan Rian Risky secara kompak.

Bonus foto:

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)