Home Did You Know? Langkah Mudah Merakit Mesin Untuk Drifting Ala Ikhsan Utama

Langkah Mudah Merakit Mesin Untuk Drifting Ala Ikhsan Utama

membangun mobil drift ala Ikhsan Utama
membangun mobil drift ala Ikhsan Utama

Haloo….. Apa kabarnya semua? Maafkan diriku yang sudah lama ga tulis artikel di Fastnlow, sehubung sibuk kerjaan dan juga sibuk buat persiapan SUPERDRIFT di IIMS kemayoran bulan Mei mendatang, well sekarang kita mau bahas cara merakit dan juga mensetel mesin untuk drifting atau juga untuk aplikasi lainya, karena yah basicnya hampir sama untuk merakit mesin pada umumnya.

Mesin yang kita pakai untuk contoh adalah Keluaran Nissan RB25DET, yuk mari kita bongkar-bongkaran membangun mobil drift ala Ikhsan Utama.

  1. 1. Keluarkan mesin dari mobilnyamembangun mobil drift ala Ikhsan Utama

Oke ini hal yang paling memakan tenaga dan waktu, karena kalau sudah hafal ya cepat saja tapi kalau belum banyak hal yang harus di perhatikan dari kabel, selang-selang, piping turbo dan lain. Kalau belum hafal dengan lokasi kabel dan selang ada baiknya di berikan tanda nomer atau apapun yang menandakan itu pasangnya. perhatikan untuk membuka aki terlebih dahulu, dan juga perhatikan jalur bensin takutnya bensin berceceran akibat selang dibuka

  1. 2. Belah mesinya

 membangun mobil drift ala Ikhsan Utama Mesin sudah keluar dari mobilnya, saatnya kita bedah internalnya di mulai darai braket-braket dan hal kecil yang menepel pada bagian luar mesin, seperti intake, braket power steering, flywheel dll. Hingga tersisa Head dan Block saja, tapi bila ada parts yang kira-kira tidak menggangu pekerjaan belah mesin, buka timming belt dan mari bongkar Headnya. membangun mobil drift ala Ikhsan Utama

  1. 3. Engine Block

Okey banyak yang punya persepsi bahwa power sebagian besar di berikan dari Engine block sendiri, tetapi sebenarnya Engine Block itu memberikan durabilty pada mesin itu sendiri dan yang paling penting dalam perakitan engine block adalah Clearance dan juga kebersihan pada saat merakit. Karena debu atau partikel kecil  yang menempel pada saat pemasangan bisa membuat komponen baret halus, sangat krusial sekali. membangun mobil drift ala Ikhsan Utama

  • Oil Clearance : ada 2 cara untuk mengukur oil clearance pertama mengukur berapa outer diameter crank shaft dan juga inner diameter main cap atau conrod cap, lebih rumit tetapi sangat akurat, dan yang paling mudah tapi tidak terlalu akurat menggunakan plasticgauge. aplikasi klonggaran metal ( oil Clearance) untuk Balap biasanya saya mengikuti Spek standart Factory manual Service tetapi saya berikan sekitar 0.015 – 0.025 mm lebih longgar untuk toleransi kegungaan balap, terlalu longgar pun tidak boleh terlalu rapat pun tidak boleh, pusingkan? Tetapi dengan pengalaman nanti akan tahu sendiri mesin mana yang membutuhkan toleransi lebih atau tidak, semakin longgar metal semakin kental Oli yang dibutuhkan. membangun mobil drift ala Ikhsan Utama
  • Piston to wall Clearance :

Cara mengukurnya adalah outer piston skirt dengan inner diameter boring, menggunakan bore gauge dan micro meter untuk ukurannya serapat mungkin tetapi masih mengikuti toleransi, karena bila terlalu rapat mesin akan macet atau ‘jammed’.

  • Ring gap Clearance :

Ring gap piston Ring sangat berpengaruh dengan kompresi, semakin rapat akan semakin padat tekanan yang di berikan, untuk aplikasi turbo sendiri saya biasa memberikan 30-35mm, tetapi untuk aplikasi NOS (nitrous oxide) saya biasa memberikan 40-45mm untuk memberikan toleransi lebih pada saat panas yang di berikan oleh NOS. membangun mobil drift ala Ikhsan Utama

  • Oil Restrictor :

Mesin RB terkenal dengan kelemahan system olinya yang perlu di perhatikan adalah Oil Restrictor pada block mesin, fungsinya untuk menjaga oli tidak terlalu banyak di pompa ke bagian atas, dan tetap berfokus tekanan oli di bagian penting pada block, ada 3 jalur oli didepan untuk VCT, dan di tengah ada 2. Biasanya saya tutup yang paling belakang, dan yang tengah saya mengecilkan dari 2 mm menjadi 1,5mm. membangun mobil drift ala Ikhsan Utama

  • Oil pump :

Untuk pompa oli lebih baik menggunakan High pressure dan High volume aftermarket seperti NITTO, N1, dan lainnya. Tetapi lubang oli saya porting halus dan per oil pump saya ganjel dengan ring 3mm untuk memberikan tekanan yang lebih besar

  • Oil return feed :

Return oil feed adalah penambahan selang pada bagian head ke oil sump untuk mempercepat oli yang menampung di bagian head untuk kembali lagi ke block agar kuantiti oli selalu cukup, inilah penyakit RB25 yang sering dialami.     membangun mobil drift ala Ikhsan Utama

  • Hilangkan semua kulit  jeruk pada dinding BLOCK, kulit jeruk adalah permukaan yang kasar pada cast iron, karena pada saat RPM tinggi BLOCK mesin bisa flexing dan juga temperatur oli dapat menyebabkan serbuk kecil pada dinding block bisa rontok menyebabkan kotoran tersedot oleh oil pump, dan juga permukaan yang halus mempermudah oli untuk turun langsung ke oli sump tanpa hambatan. membangun mobil drift ala Ikhsan Utama

Well itu dulu untuk bagian Engine block, selanjutnya membangun mobil drift ala Ikhsan Utama kita akan bahas lagi di PART 2.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)