Home Event Lintasan Kejam WLJ Main Strategi di IOF NC 1

Lintasan Kejam WLJ Main Strategi di IOF NC 1

Indonesia Off-Road Federation National Championship putaran satu yang diadakan di sirkuit Borneo Paradiso, Balikpapan – Kalimantan Timur telah rampung diadakan pada 30 -31 Juli 2016.  Kemampuan para offroader dengan strategi jitu dapat berbuah manis untuk mengikuti kejuaraan ini, terbukti dengan keberhasilan Wahyu Lamban Jatmiko.

Dalam Indonesian Off-Road Federation National Championship (IOF NC), terdapat 5 SCS yang disediakan panitia yang dimana semua SCS dibuka serentak, sehingga para peserta dapat memilih SCS mana dulu yang akan mereka taklukan.

Namun dari 5 SCS yang tersedia ada 1 SCS yang wajib dilalui oleh para peserta. Yaitu SCS 1. Tidak cuma wajib namun SCS ini adalah SCS yang paling ditakuti oleh para peserta IOF NC putaran 1.

SCS ini sempat menjadi kekhawatian bagi para peserta karena beberapa dari mereka merasa lintasan ini cukup ‘impossibleuntuk di taklukkan. Tedapat beberapa handicap yang cukup menjebak seperti kemiringan bukit yang hingga 90 derajat ditambah hampir tidak adanya tempat ‘Winching Point’.

Wahyu Lamban Jatmiko (WLJ) justru menjadikan SCS 1 menjadi SCS pembuka nya. WLJ start urutan 4, namun para peserta sebelumnya belum ada yang dapat melalui lintasan ini termasuk Burhan dari tim BBS yang menggunakan Tubular Made by bengkel Idek LS 1 yang start persis sebelum WLJ.

“Mobil pak Burhan mengalami jebol mesin setelah gagal keluar dari handicap dengan kemiringan yang hampir 90 derajat itu. Mesin jebol (hingga bolong) disebabkan tekanan oli mesin yang tidak dapat tersalurkan secara merata saat kondisi mesin miring.”

Pada NC kali ini peraturan cukup ketat, hingga para Supporting Team tidak dapat masuk ke dalam arena, yang tentunya dapat memudahkan membantu (setidaknya) meneriakkan strategi untuk para peserta yang turun.

Sedangkan WLJ yang menggunakan LS 1 racikan 2 tahun lalu dapat memanfaatkan kesalahan dari tim BBS itu. Dengan strategi dan perhitungan yang tepat dia dapat keluar dari lintasan itu, walaupun harus terkena pinalti karena mengenai pita pembatas.

Secara catatan waktu WLJ menjadi yang tercepat, namun Pak Julian dari BBS berhasil mendapat poin utuh karena bermain cukup bersih di SCS ini.

Wahyu Lamban Jatmiko berhasil melalui SCS 1, 2 dan 5 pada hari pertama IOF NC putaran pertama (30 Juli 2016). Sehingga praktis WLJ hanya menyisakan 2 SCS yaitu SCS 3 dan 4 untuk hari kedua.

Sempat ingin memaksakan diri untuk melanjutkan SCS ke 4 namun dari tim Mekanik menahannya karena kondisi mobil tidak memungkinkan setelah melahap SCS 5 yang mengakibatkan as roda kiri depan patah.

Sayangnya, malam menjelang hari kedua hujan turun sejak pukul 8 malam hingga 5 pagi, membuat lintasan licin dan berlumpur.

Hampir seluruh peserta yang belum melahap SCS 3 menunggu lintasan ini kering. Karena pada hari pertama ada sekitar 7 peserta yang dapat melahap lintasan ini tanpa menggunakan winching. Sedangkan setelah di terpa hujan malam sebelumnya lintasan ini sangat beresiko tinggi untuk dilewati tanpa bantuan winching.

Lagi pula hingga pada hari pertama mas Aziz dari tim Galena berhasil menjadi yang pertama karena berhasil melewati 4 SCS tanpa menggunakan winching. Sehingga cukup rugi waktu apabila di scs 3 ini WLJ harus membuang waktu untuk melakukan winching.

Sehingga diputuskan untuk melahap SCS 4 terlebih dahulu yang memang hampir semua peserta menggunakan Winching. Kecuali Vincent dari Sengugu Palembang yang menggunakan mesin LQ4 6400cc Supercharge (mesing Hummer H2)

Dengan perhitungan yang sangat matang, WLJ bisa melalu SCS 4 dengan catatan waktu tercepat kedua.

WLJ yang turun menggunakan bendera Antajaya ini sudah memperhitungkan posisinya yang minimal harus berada di posisi ke 4 untuk mendapat catatan poin tertinggi pada seri 1 NC ini.

Lagi lagi, dengan perhitungan yang cukup matang WLJ melalui SCS 3 yang sudah cukup kering tanpa menggunakan Winching bahkan mencatatkan waktu terbaik pada SCS itu.

Wahyu lamban jatmiko adventure offroad National Championship 1 balikpapan IOF 2

Sehingga dengan total poin 540 WLJ berhasil menjadi juara umum pada IF NC perdana ini yang disusul oleh Aziz Yurianto dari Galena dengan poin 510 dan Dek Rai di posisi 3 dengan total poin 473.

Story: Wahyu Lamban Jatmiko

Photo by : Steve Shift Enginering

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)