Home Did You Know? Mari Mengemudi Aman di Jalan Tol

Mari Mengemudi Aman di Jalan Tol

Pada saat-saat liburan, banyak orang memilih bepergian ke luar kota. Bagi Anda yang tinggal di kota-kota besar, tentu sudah tidak asing lagi dengan jalan tol. Jal tol sering menjadi pilihan utama untuk bepergian dari satu tempat wisata ke tempat wisata berikutnya. Meskipun melewati jalan tol tidak ada hambatan pada lintasan, bukan berarti mengemudi di sana bisa ugal-ugalan.

Berbagai kasus kecelakaan yang terjadi di jalan tol sebetulnya berawal dari satu kesalahan yakni pengemudi yang ceroboh dan tidak taat aturan. Oleh sebab itu, perlu kiranya, bagi Anda yang biasa bepergian menggunakan jalur tol memperhatikan beberapa hal berikut:

tilang-baru

1) Pelajari Undang-undang lalu lintas
Apakah Anda tahu UU Lalu lintas? Bila belum pernah membacanya, sebaiknya anda membuka google dan mengakses UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Di dalamnya terdapat banyak pasal yang khusus membahas aturan berlalu lintas di jalan tol.

Pada pasal 106 ayat 4 misalnya, telah diatur di dalamnya bahwa para pengendara wajib memperhatikan garis utuh sebelum Gerbang Tol dan tidak boleh melampaui garis tersebut. Berikutnya, pada pasal 109 dinyatakan bahwa pengemudi harus berhati-hati untuk pindah jalur. Perlu Anda ketahui bahwa pasal ini mengatur jeda waktu minimal 2 detik pada lampu sign sebelum berpindah jalur.

Peraturan lain yang juga tidak kalah penting diperhatikan adalah larangan mengurangi kecepatan setelah menyalakan lampu sign untuk berpindah jalur. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari tabrakan dengan pengendara lain. Aturan ini tertera di dalam pasal 109 ayat 3.

Di dalam UU tersebut juga disebutkan aturan penggunaan lajur. Lajur kanan hanya digunakan untuk mendahului. Namun, bagi banyak pengemudi yang tidak paham, mereka justru mengemudikan mobilnya dengan kecepatan pelan di jalur kanan. Hal ini dilarang di dalam pasal 108 ayat 6.

Terakhir pada pasal 108, pengemudi diminta untuk terus waspada terhadap pengemudi di belakangnya dengan tetap melihat spion. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi benturan dengan kendaraan lain yang ingin mendahului.

2) Lakukan pengecekan mobil sebelum berangkat Sebelum melakukan perjalanan panjang, sebaiknya Anda memastikan bahwa mobil yang akan digunakan dalam kondisi stabil. Cek semua perangkat seperti rem, tali gas, kopling dan lainnya.

www.wheels.ca

3) Jangan mengendarai kendaraan melebih batas kecepatan

rest area
tmeenterprises.com

4) Bila merasa lelah, biasakan berhenti di rest area yang tersedia. Jangan sekali-kali memaksakan diri mengendarai mobil dalam kondisi yang sudah letih.

gambar utama : pixabay.com

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)