Home Headline Medan Berat Jadi Ujian IOX 2017 Celebes

Medan Berat Jadi Ujian IOX 2017 Celebes

Setelah start dilepas Walikota Kendari, Dr.Ir.H. Asrun M.Eng.Sc, tanggal 7 Oktober 2017 seluruh peserta Indonesia Off-road eXpedition (IOX) 2017 Celebes, hari berikutnya peserta langsung melahap track off-road yang berat dan menantang di wilayah Routa, Sulawesi Tenggara. Tercatat 69 kendaraan offroad, 12 service car, 5 kendaraan media, 10 kendaraan overland (wisata offroad), dan 48 motor offroad berangkat bersamaan saat start.

Keras dan kejamnya track terbukti dari satu peserta offroad yang terjerumus jurang sedalam 20 meter di kawasan dataran tinggi Koroni sehingga mengalami cedera dan dievakuasi ke rumah sakit Soroako untuk perawatan sementara dan telah diterbangkan ke Jakarta untuk perawatan lebih lanjut.

Kendaraan peserta sendiri baru beberapa hari kemudian berhasil dievakuasi oleh peserta offroad lainnya yang memang sudah terlatih dan terbiasa melakukan evakuasi darurat. Kendaraan yang sebenarnya sudah rusak parah berhasil diperbaiki ala Mc Gyver di lokasi kejadian untuk bisa keluar dari track dan saat ini sudah diangkut ke Makasar dan selanjutnya dikirim ke Jakarta.

Selain kecelakaan yang dialami peserta kendaraan offroad, kecelakaan juga dialami oleh satu peserta motor IOX 2017 Celebes yang terjatuh karena medan yang sulit sehingga mengakibatkan cedera otot bahu yang membuatnya tidak bisa melanjutkan perjalanan kembali dan harus dipulangkan ke Malang untuk perawatan lanjutan.

Walau tidak mengalami cedera, dilaporkan minimal 2 kendaraan peserta kelontang (terbalik). Untuk kerusakan, hampir semua kendaraan mengalami kerusakan yang beraneka ragam akibat kerasnya medan serta jauhnya perjalanan yang harus ditempuh yang mencapai sekitar 1200 Km dari Kendari ke Makasar.

Usai keluar dari perbatasan Sulawesi Tenggara, seluruh peserta melakukan konsolidasi di Soroako dan melanjutkan perjalanan wisata ke Toraja Utara dan Tana Toraja. Waktu istirahat di Soroako dimanfaatkan banyak peserta untuk memperbaiki kendaraannya yang rusak akibat track super ekstrim di Koroni.

Peserta terlihat sangat menikmati keindahan alam Toraja dan berbagai lokasi wisata yang tidak ditemui ditempat lain. Antara lain Lolai yang dijuluki Negeri diatas awan yang sangat indah dan luar biasa karena awan berada dibawah Lolai. Rumah Adat dan Pemakaman khas Toraja di Kete Kesu, Toraja Utara, juga menjadi salah satu obyek wisata yang tidak boleh diabaikan.

Tarian Toraja Utara, Sanda Oni secara spektakular memukau peserta IOX termasuk peserta yang tidak suka tari-tarian. Gemulai tarian dengan gendang yang aktif serta alunan suling yang mendayu menghipnotis peserta untuk ikut menikmati.

Selama 2 malam, peserta IOX 2017 Celebes bergantian dijamu oleh Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, dan Wakil Bupati Tana Toraja, Viktor Batuan Batara. Tidak cukup waktu yang ada untuk menikmati alam Toraja, beberapa peserta menyatakan ingin kembali ke Toraja dilain waktu.

Peserta selanjutnya telah melanjutkan perjalanan menuju ke Selatan Sulawesi untuk kembali memasuki track offroad di daerah Sopeng. Saat ini kegiatan offroad masih berlangsung seru sambil menikmati keindahan alam Sulawesi Selatan.

Peserta diperkirakan akan tiba di Makasar sesuai jadwal pada hari Sabtu siang, tanggal 21 Oktober 2017.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)