Home Did You Know? Mengenal LSD dan Kegunaannya untuk Balapan

Mengenal LSD dan Kegunaannya untuk Balapan

Mau turun drift atau slalom?? Nah, pasti kamu butuh salah satu komponen ini. Yap.. LSD, alat ini menjadi peranti wajib bagi para driver yang bakalan berkompetisi (Drift, Touring,Offroad dll). Alat ini dapat diaplikasikan secara luas baik untuk mobil dengan penggerak roda depan (FWD) maupun berpenggerak roda belakang (RWD). Perbedaan antara LSD pada FWD dan RWD adalah letak LSD itu sendiri. LSD pada FWD terletak di dalam sistem transmisi-nya, sedangkan LSD pada RWD terletak di dalam gardan/differensial.

Nah, mari kita bahas cara kerja LSD ini. Ada dua jenis Karekteristik LSD :
1. sensitif dengan torsi

2. sensitif dengan kecepatan.

Kemudian berdasarkan mekanismenya LSD tersebut dibagi lagi menjadi :

  1. LSD dengan Visco; LSD sejenis ini menggunakan fluida/oli, dimana pada saat salah satu roda berputar berlebihan, oli akan mengental lalu menimbulkan efek mengunci pada roda tersebut sehingga tenaga yang ada disalurkan ke roda lainnya. Kelemahannya terletak pada kemampuan untuk menahan slip yang tidak terlalu baik, namun cukup nyaman digunakan untuk harian/daily use.

  2. LSD dengan Clutch; LSD yang satu ini sangat direkomendasikan untuk drifting karena kemampuannya untuk merespon torsi dan kecepatan. LSD tipe ini sangat bereaksi terhadap torsi as kopel (penghubung mesin dengan gardan). Semakin cepat perputarannya, maka semakin keras penekanan kopling (clutch). Kemampuan untuk menahan slip terbilang cukup baik, karena ketika melakukan oversteer, sistem ini bekerja pada torsi dan kecepatan.  karena . Kelemahannya terletak pada maintenance-nya akibat kopling yang akan cepat aus. 

  3. LSD dengan Gearing/full mechanical; LSD tipe ini sangat kuat untuk menahan slip dan kenunggulannya adalah bebas perawatan (free maintenance). Meskipun kenyamanan berkurang cukup drastis, tetapi redusi/hambatan ketenaga lumayan bagus. LSD tipe ini sangat bergantung pada torsi, bukan kecepatan tiap as roda. Jadi dengan kata lain, LSD ini sangat mumpuni ketika dipakai dipermukaan kering, tapi menjadi kebalikan ketika dipakai dipermukaan licin. keunggulan Geared LSD yang tidak dimiliki oleh Clutched LSD adalah bisa di pakai untuk mengatur torsi antara as roda depan dan as roda belakang pada mobil-mobil 4WD.

LSD, Drift gardan suspensi kaki kaki mobil 2

Cara kerja sistem LSD

Berdasarkan status input torsinya, ada 3 jenis status LSD, yaitu Load, No Load, dan Over Run. Dalam kondisi Load, maka kinerja kopling akan sejajar dengan perputaran dari as kopel. Sedangkan pada kondisi No Load, kinerja kopling akan diturunkan menjadi kopling statis. Sedangkan untuk kondisi Over Run, kinerja kopling punya kelakuan khusus yang akan cenderung kearah 1 way, 1.5 way atau 2 way.

LSD 1 Way direkomendasikan untuk kendaraan berpenggerak roda depan (FWD) dan tergolong tipe LSD yang sangat aman, karena sistem ini bekerja pada saat berakselerasi saja.

Untuk LSD 2 Way, tipe ini direkomendasikan bagi para Drifter. Dengan mempergunakan LSD tipe ini, dapat membantu para drifter melakukan drifting dengan baik pada saat menikung, karena sistemnya mampu bekerja pada saat akselerasi dan deselerasi. Sedangkan untuk LSD 1.5 Way, sifatnya lebih cenderung diantara ke-2 tipe LSD ini dimana pada jenis ini lebih kuat disektor akselerasi daripada deselerasi.

indonesia drift

Penggunaan LSD membuat pegangan kemudi semakin stabil karena daya yang dihasilkan mesin akan dibagi pada roda kiri dan kanan, Begitu juga pembagian tenaga bagian depan dan belakang mobil. Hasilnya, respon menjadi lebih baik sehingga membuat mobil tetap stabil sekalipun dipacu zig zag. 

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)