Home Did You Know? Mengenal Sirkuit Balap Pertama Di Indonesia

Mengenal Sirkuit Balap Pertama Di Indonesia

Mungkin selama ini banyak yang menganggap kalau Sirkuit Sentul adalah sirkuit pertama di Indonesia. Dan sebenarnya jarang ada yang tahu kalau sebelum Sirkuit Sentul dibangun pada 1992, ada sirkuit di kawasan Ancol Jakarta. Sirkuit Ancol merupakan sirkuit otomotif pertama di Indonesia & dibangun sekitar tahun 1970. Sirkuit satu-satunya pada saat itu dan merupakan kebanggaan bangsa Indonesia.

Sirkuit balap mobil yang berada di Kawasan Ancol, Jakarta Utara ini banyak menarik perhatian pada kala itu. Bukan saja karena lokasinya terletak di dalam arena rekreasi Taman Impian Jaya Ancol, tapi juga karena olahraga balap mobil maupun motor merupakan hal yang baru pada saat itu. Sehingga banyak orang penasaran ingin melihat seperti apa balapan mobil dan motor itu.

Pada saat pembangunan sirkuit ini, banyak sekali sponsor yang mengeluarkan dana yang tidak main – main pada kala itu. Seperti Astra dan PT Indocement, kedua perusahaan ini menyumbang Rp 30 juta kepada PT Jaya Ancol Sirkuit yang pada saat itu menjadi pengelola maupun yang membangun sirkuit.

Dan Tinton Soeprapto, pembalap yang memiliki segudang prestasi dan merupakan ayah dari 2 pembalap nasional yaitu Ananda Mikola serta Moreno Soeparpto ini, pada kala itu pernah ditunjuk sebagai maskot pembalap oleh Ali Sadikin yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI. Hal ini bertujuan agar banyak menyedot pembalap asing agar mau bertarung di Sirkuit Ancol, Jakarta Utara.

Sirkuit Ancol sendiri awalnya dikelola BPP Ancol, dan sempat dipegang oleh Herman Sarens Sudiro sedangkan untuk Tinton Soeprapto kebagian pada tahun 1983. Sampai kemudian Gubernur Soeprapto mengirim perintah kepada Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang pada saat itu dijabati oleh Hutomo Mandala Putra, yang akrab dipanggil Tommy. Yang intinya, boleh menggunakan sirkuit Ancol sampai ada penggantinya.

Ciputra yang merupakan pemilik dari lahan Sirkuit Ancol tersebut memang tidak berniat melepaskan lahannya tersebut. Sehingga status dari lahan Sirkuit Ancol pada saat itu masih dipinjamkan sampai ada sirkuit penggantinya. Dan sebenarnya kawasan di ancol itu sudah tidak ideal lagi sebagai arena balap, karena kawasan Sirkuit Ancol sudah dikepung oleh perumahan mewah milik Jaya Real Estate.

Luas area Sirkuit Ancol yang semula 40 hektar jadi mengecil yang mensisakan luas lahan sekitar 12 hektar. Selain warga pemukiman terganggu dengan deru mesin balap dan polusi asap, Sarana di dalam arena sendiri banyak yang rusak. Barangkali satu-satunya yang masih mulus pada saat itu hanya lintasan sirkuitnya sendiri. Hingga pada akhirnya Sirkuit Ancol pun ditutup pada tahun 1992, dan digantikan oleh Sirkuit Sentul yang berada di Bogor yang berjarakkan 40 km dari Jakarta.

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)