Home Did You Know? Mengetahui lebih dalam kode-kode pada ban

Mengetahui lebih dalam kode-kode pada ban

Bagaimana teman-teman pada saat anda beli ban, apakah setuju-setuju saja dengan arahan penjual ban atau anda yang kritis dalam memilih ban kendaraan dengan spesifikasi dan kemauan anda?
Supaya bisa lebih kritis saat membeli ban, mari kita lihat informasi dibawah ini.

diag_tire_load_1_

Angka dan huruf ini menandakan profil dan kecepatan yang diizinkan.

205 (mm) merupakan lebar tapak ban yang menempel ke permukaan jalan, dihitung dari ujung kedua sisi.

60 merupakan aspect ratio ketinggian dari ban. 60 artinya bahwa tinggi ban sama dengan 60% x 205 (mm) = 123 mm

Konstruksi memberitahukan anda bagaimana komponen-komponen ban disatukan dalam pembuatannya. ”R” adalah singkatan dari radial, yang berarti bahwa lapisan benang, yang merupakan lapisan fabric yang membentuk tubuh ban, disusun secara radial dan tegak lurus dari ujung rim satu ke ujung lainnya.

Tanda “B” menunjukkan bahwa ban tersebut memiliki konstruksi bias, yang berarti bahwa lapisan-lapisan benangnya disusun secara diagonal dari ujung rim satu ke ujung lainnya, dengan lapisan berbagai arah untuk memperkuat satu sama lain.

perbedaan_ban

 

tire-types-types-img2

16 menunjukkan diameter lingkar roda alias velg. Popular disebut dengan ring 16.

92 menunjukkan angka indeks berat maksimal yang dapat dipikul oleh ban. Index beban adalah kapasitas maksimum beban dalam kilogram yang mampu diterima ban saat berada pada tekanan yang benar. Anda juga dapat menemukan kapasitas maksimum beban dalam satuan pounds dan kilogram tercetak pada sisi samping ban.

7917982

Tingkat kecepatan adalah kapasitas maksimum yang dapat diterima pada ban. “H” berarti bahwa maksimum kecepatan yang dapat di lampaui ban tersebut adalah 210 km/jam. Tingkat kecepatan ini hanya kapasitas maksimum dari kecepatan ban, dan bukan direkomendasikan sebagai batas limit maksimum kecepatan tinggi

Bagan rating kecepatan

2-1-3_tire speed ratings_tread_life_michelin_image

Logo segitiga atau TWI (tread Wear Indication)

Batas pemakaian ban. Biasanya jika diteruskan dengan menarik garis ke arah tapak ban, maka akan ada tanda lainnya, berupa bar yang menghubungkan antar kembang ban. Ketika sudah saling berhubungan, berarti ban sudah tergolong botak dan harus diganti.

06_reifenkennzeichnung_verschlei+ƒanzeiger_350x233_35389 mf190

 

plies1

Racikan ban contohnya, plies : tread 2 Polyester 2 Steel, Sidewall 2 Polyester ini menunjukkan bahwa telapak ban terdiri dari 2 Polyester, dan 2 Steel, sedangkan bagian dinding ban hanya terdiri dari 2 Polyester

075822p

Bila anda melihat angka ini pada sisi ban, yang perlu anda tahu adalah ini merupakan waktu produksi ban. Jadi dua angka pertama adalah angka minggu, selanjutnya dua angka berikutnya adalah angka tahun. Jika melihat pada gambar diatas 4907 berarti ban tersebut diproduksi pada minggu ke 49 tahun 2007.

Pemeliharaan tekanan angin

Tekanan angin adalah merupakan factor yang sangat penting yang perlu diperhatikan, karena tekanan angin mempunyai peranan tingkat pertama dari segi keselamatan. Dengan memperhatikan masalah pemeliharaan angin, akan dapat diketahui hal-hal sebagai berikut :

 

  • Pencegahan pecah ban secara tiba-tiba

Kondisi ban dengan tekanan angin yang kurang, menyebabkan defleksi dengan cepat dan berlangsung cukup lama, sehingga menyebabkan pembangkitan panas pada ban dipercepat dan lebih tinggi, ini mengakibatkan pemisahan pada lapisan ban, sehingga ban bisa pecah secara tiba-tiba
tips_01

  • Jarak pengereman yang lebih baik

Dengan tekanan angin yang sesuai dengan beban, akan menghasilkan kontak area permukaan ban dengan jalan yang lebih luas sehingga daya cengkeram dan kemampuan pengereman menjadi lebih baik. Sebaliknya, tekanan angin yang tidak sesuai dengan beban akan menghasilkan kontak area yang sempit, pengurangan daya cengkeram, sehingga akan mengurangi kemampuan pengereman

 

  • Kestabilan mengemudi terutama pada kecepatan tinggi atau tikungan

Tekanan angin yang sesuai dengan beban akan membuat dinding samping pada ban menjadi kuat untuk menahan gaya pada saat kendaraan menikung atau berpindah lajur. Tekanan angin yang kurang akan menyebabkan dinding samping pada ban menjadi lemah, sehingga pada saat menikung atau berpindah lajur, kendaraan menjadi kurang stabil. Tekanan angin yang kurang akan menyebabkan ban lebih cepat rusak.

  • Umur pemakaian ban yang lebih lama

Tekanan angin yang kurang akan mengakibatkan keausan telapak ban terjadi lebih cepat pada bagian ujung telapak ban. Tekanan angin lebih akan menyebabkan gesekan telapak ban dengan permukaan jalan hanya terjadi pada bagian tengah telapak ban, kedua masalah ini menyebabkan umur ban menjadi lebih pendek dari yang seharusnya. Tekanan angin yang sesuai dengan beban akan menyebabkan telapak ban yang bergesek dengan permukaan jalan menjadi lebih merata pada semua bagian, sehingga memaximalkan umur pemakaian ban.

manfaat_ekonomis

  • Daya tahan terhadap kerusakan yang lebih baik.

Tekanan angin yang tidak sesuai dengan beban akan menyebabkan kerusakan pada ban antara lain :

  • Retak pada alur telapak ban
  • Retak pada dinding samping ban
  • Lepas lapisan karena panas
  • Telapak ban aus tidak merata

Tekanan angin yang tidak sesuai, akan menyebabkan keausan tidak merata pada telapak ban, sehingga akan menimbulkan :

  • Suara mendengung pada telapak ban
  • Getaran kendaraan yang berlebihan, karena telapak ban aus tidak merata

 

INTERSPORT SPEED OFFROAD 2017 - IXSOR PUTARAN 4 PARAMONT LAND SERPONG (BSD)