Home Did You Know? Mengidentifikasi Penyebab Shockbreaker Mobil Cepat Rusak

Mengidentifikasi Penyebab Shockbreaker Mobil Cepat Rusak

i-beau.com

Shockbreaker merupakan salah satu piranti pendukung kenyamanan dalam berkendara, kerusakan pada shockbreaker biasanya dipicu oleh pemakaian yang kurang baik. Kerusakan shockbreaker yang paling banyak ditemukan adalah bocor yang ditandai dengan rembesan oli yang menetes dari shockbreaker. Rembesan oli keluar dari seal yang mengalir melalui as shockbreaker untuk tingkat kebocoran yang belum parah. Untuk tingkat lebocoran yang parah biasanya shockbeaker terlihat basah karena oli yang keluar dari dalam shock, bahkan oli bisa menetes hingga ke bawah.

photobucket.com
photobucket.com

Jika terdeteksi adanya kebocoran oli shockbreaker sebaiknya segera diperbaiki, untuk menghindari kehabisan oli shockbreaker. Selain dapat dideteksi dengan terdapatnya oli pada bagian shockbreaker, merasakan pantulan yang ditimbulkan juga dapat dilakukan. Pasalnya pantulan shockbreaker akan jelas berbeda ketika kondisi oli masih dalam batas aman dengan kondisi oli yang sudah tidak aman ataupun habis.

aclassinfo.co.uk
aclassinfo.co.uk

Oleh karena itu sebelum mengidentifikasi penyebab kerusakan pada shockbreaker alangkah baiknya mengetahu terlebih dahulu tanda-tanda kerusakan atau kebocoran pada shockbreaker seperti dibawah ini.

aa1car.com
aa1car.com
  1. Ban aus tidak merata, permukaan ban yang aus secara tidak merata merupakan indikasi kebocoran shockbreaker yang pertama.
  2. Ban menyentuh spakbor, saat mobil melaju melewati polisi tidur atau jalan berlubang dan terasa ban menyentuh spakbor maka mengindikasikan kebocoran pada shockbreaker.
  3. Ayunan lebih cepat, ketika melewati polisi tidur suspensi terasa lebih dalam memantul maka diindikasikan shockbreaker telah bocor.
  4. ketinggian mobil, ketinggian mobil yang tidak merata juga mengindikasikan kerusakan shockbreaker
wikihow.com
wikihow.com

Setelah mengetahui tanda-tanda kerusakan atau kebocoran pada shockbreaker berikut adalah penyebab dari kerusakan shockbreaker.

  1. Upper mounting tidak terpasang dengan benar. Upper mounting atau bagian atas dari shockbreaker yang sudah memiliki dudukan tetap juga harus dipasang dengan baik agar shockbreaker bisa bekerja dengan normal dan tidak melebihi beban kerja normalnya.Pemasangan yang kurang benar dapat memperberat beban sehingga shock akan menerima beban yang lebih besar.
  2. Terdapat kotoran yang menempel pada as shockbreaker dapat memicu sobeknya seal karet sehingga menyebabkan bocornya oli melalui seal tersebut.
  3. Sering membawa beban melebihi batas dan melewati jalan yang tidak rata dapat menyebabkan shock mudah rusak karena beban yang berat dan melampaui batas.
  4. Ban yang aus juga dapat menyebabkan shock cepat bocor, karena ketidak seimbangan ketika mobil berbelok dengan ban aus yang berada disisi lain.
  5. Terlalu sering membelokkan setir memutar tajam juga mempengaruhi kondisi shockbreaker yang sudah rusak sehingga kondisi shockbreaker menjadi lebih parah.
BANK BJB B16 AP SPEED | ISSOM 2018 1ST ROUND - SENTUL INTERNATIONAL CIRCUIT