Connect with us

Subscribe

Cars

Merunut Jejak Sejarah Ford di Negeri Kanguru

Adapun kehadiran merk berlogo Blue Oval di Australia tiba pada tahun 1904, hanya selisih setahun setelah berdirinya Ford Motor Company, kisah Ford Australia benar-benar dimulai pada Oktober 1909 ditandai ketika Ford pusat mengutus R.J. Durance dan istrinya Ivy datang dari Kanada ke Port Melbourne untuk membuka cabang di negeri Kanguru. Mereka membawa unit Ford dan memperkenalkannya ke berbagai kota di Australia.

Berjalannya waktu pasangan suami istri ini melakukan penipuan terhadap dealer setempat dan para pelanggan, tahun 1923 Ford Kanada mengirim Hubert French dan Mel Brooks untuk menginvestigasi. Bulan Desember di tahun yang sama, French merekomendasikan pendirian pabrik di Tasmania, tetapi akhirnya ditetapkan di Geelong, setelah itu Ia meninggalkan Ausy. Disaat yang bersamaan, Ed Riley — bos lokal General Motor (GM) mematok harga Chevrolet senilai £ 235, hampir £ 100 lebih dari harga Ford.

Kemudian French kembali ke Ausy pada awal 1925 sebagai managing directordan memperoleh bekas pabrik wol di Geelong, Model T pertama kali keluar dari jalur perakitan tanggal 25 Juli. Ford menerapkan pengaturan serupa di pabrik yang didirikan di Sidney dan Hobart, menghasilkan total sebanyak 12.679 mobil dan truk. Tahun berikutnya menyusul pembangunan pabrik di Adelaide dan Brisbane.

Perkembangan yang terbilang begitu pesat, sayangnya tak diimbangi dengan penjualan yang baik, pangsa pasar Ford turun dari 69 persen menjadi 34,7 persen pada akhir tahun. Hal ini mencerminkan tidak hanya matinya sistem distribusi lama yang korup tetapi juga Model T yang dianggap ketinggalan jaman. Mei 1927, Ford mengumumkan model terbarunya — Model A dan mulai produksi di Ausy 14 bulan kemudian.

Sekitar tahun 1928-1932, model A berhasil dirakit sebanyak 32.387 tetapi hanya mencetak 20 persen pada tahun pertama penjualan, sementara GM 34 persen. Meskipun Ford dihantam cobaan yang cukup berat, Ford terus mengembangkan usahanya dengan mendirikan pabrik perakitan di Fremantle.

Agustus 1932, Ford bertenaga V8 diluncurkan di Australia serta menyusul model yang lebih ekonomis yakni English Model Y. Atas permintaan pasar lokal kala itu, desainer bernama Lew Bandt menggambar mobil utilitas coupe pertama di dunia dan mulai diproduksi tahun 1934. Yaps, tak lain model itu yang kini kita kenal dengan mobil pikap/ dcab. Kapasitas teknisi lokal Ford Ausy terbilang berjalan dengan cepat, termasuk produksi two-door V8 coupe. Tahun 1936 Ford membuka pabrik perakitan baru di Homebush.

Kontribusi Ford Australia selama masa WW II sangat besar, tahun 1939 muatan truk mencapai 4,5 ton dan truk 4WD mulai diproduksi. Ford membangun sejumlah besar jenis mobil, traktor, berbagai jenis kapal dengan panjang hingga 106 kaki/ 32 meter, termasuk winch kapal dan tangki air.

Pada akhir 1943, teknisi Ford bekerja selama 12 jam dalam 12 hari demi memproduksi tangki berkapasitas 250 liter untuk pesawat P47 Thunderbolt yang berbasis di New Guinea. Tentu tangki sebesar ini memberi jarak tambahan yang dibutuhkan untuk menembak 200 pesawat Jepang dalam satu serangan. GM Holden juga memainkan peran penting selama perang dingin.

Tahun 1945-1946 pemerintah bertekad bahwa Australia harus mencapai swasembada industri yang artinya pembuatan mobil lokal secara penuh dianggap sangat penting. Selain itu pemerintah berupaya membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatan mobilitas personal. November 1948, posisi GM Holden lebih unggul ketimbang Ford Australia, yakni dengan meluncurkan Holden 48-215. Hubert French sendiri mengakui bahwa dalam proposalnya, sedan V8 US-style seharusnya diproduksi sebelum perang terjadi.

Sementara itu Charles Smith atau dikenal dengan nama Charlie menjadi managing director kedua setelah French pensiun tahun 1950. Pada era tersebut, Ford mengembangkan English V8 Pilot, Custom Twin Spinner, Prefek 100E serta sedan overhead-valve Customline dan Mainline dengan transmisi opsional Ford-O-Matic.

Tahun 1954 Ford Australia berhasil mencetak rekor atas penjualan 42.968 unit. Program ekspansi besar-besaran membawa mesin cetak baru. Sayangnya sebagian besar produk Ford dianggap tidak cukup kuat bagi pemerintahan setempat, Charlie berusaha meyakinkan Ford pusat bahwa manufaktur lokal adalah jawabannya.

Gayung bersambut, tahun 1956 Ford Australia membeli lahan seluas 162 hektar di Broadmeadows, sedangkan pabrik di Geelong menjadi pabrik mesin. Versi revisi dari Mark 2 Zephyr yang juga dikenal sebagai Mark 2A, dijadwalkan diproduksi secara lokal termasuk sedan Fairlane dan Ranch Wagon. Akhir 1958, Charlie dan tim melihat Zephyr yang telah diperbarui dan hasilnya dirasa kurang menarik. Sebagai gantinya Charlie menawarkan Falcon, Ia segera mengirim telegram bersejarah yang berisi: ‘Cancel Zephyr’.

Ford XK Falcon – Generated by pixel @ 2019-03-11T21:09:15.169970

September 1960, Ford mulai menuai kejayaan dengan memproduksi sedan XK Falcon secara lokal dan seketika memenuhi jalan-jalan di Australia. Seiring berjalan, Ford mulai menerima banyak klaim dari kustomer yakni ball-joint dan kopling yang dianggap gagal. Perbaikan terus dilakukan meskipun reputasi buruk terlanjur menempel pada merk Ford.

Berkat Bill Bourke, wakil managing director, berupaya memulihkan kejayaan Ford, Ia melakukan perjalanan sejauh 70.000 mil selama lebih dari 9 hari di perbukitan You Yangs menggunakan Falcon tahun 1965. Selain itu Ia berhasil meyakinkan Wallace Booth — pimpinan divisi pemasaran untuk mengarahkan perusahaan pada perjalanan panjang menuju market leadershipFord Australia. Pangsa pasar yang sempat menurun hingga 16,9 persen, tahun 1968 perlahan naik menjadi 20,7 persen.

Tahun 1971, sebuah fasilitas perakitan truk dibuka di Broadmeadows dan empat tahun kemudian truk Louisville stir-kanan pertama kali muncul. Kala itu Ford Australia telah memiliki pusat desain sendiri. Setahun kemudian, sebuah laboratorium emisi dibuka dimana sangat penting untuk model XD yang kemudian diperkenalkan tahun 1979. Tahun 1980 pabrik di Homebush dilengkapi fasilitas untuk produksi model Laser.

Ford Australia memproduksi mesin V8 terakhir pada 25 November 1982 sebelum beralih ke mesin empat silinder untuk Telstar. Tahun itu pertama kalinya penjualan Ford lebih banyak daripada Holden. Tahun 1985 Ford Australia memiliki pangsa pasar sebesar 24,5 persen. Tahun 1987, muncul fasilitas pengecatan baru.

Dua tahun kemudian, Ford bekerja sama dengan Nissan dalam menanggapi program Button Car Plan, bertujuan mengurangi jumlah produsen otomotif di Australia. Nissan Pintara diganti dengan emblem Corsair sementara Falcon menggunakan emblem Nissan Ute.

Pada tahun 1990, model Capri mulai diekspor ke Amerika utara dan tahun 92’ melakukan kerja sama dengan Tickford Vehicle Engineering dalam upaya membangun divisi high-performance Ford Australia untuk menyaingi Holden Special Vehicle. Dua tahun kemudian Ford menutup pabrik di Homebush, sebelum pabrik Brisbane ditutup pada tahun 1998.

Dibawah kepemimpinan Geoff Polites tahun 2004, Ford menciptakan Territory – SUV pertama dan satu-satunya di Australia. Setelah dua tahun, Ford mengalami peningkatan signifikan dan menambahkan fasilitas serta pusat R&D di Geelong. Akan tetapi tak lama kemudian datang berita tentang ‘matinya’ Fairlanes dan LTD, begitu pula menyusul Falcon Wagon tahun 2010. Kiprah Ford Australia terus merosot, pada 23 Mei 2013, perusahaan ini mengumumkan berakhirnya manufaktur lokal.

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Comments

Pilihan Aki Tepat Dengan Optima

Did You Know?

Berapa Usia Anak Sebaiknya Duduk di Kursi Depan?

Did You Know?

Arti Kode JWL , JWL-T, JWL-R dan VIA Pada Velg

Did You Know?

Apa yang DImaksud Dengan Aerodynamic Drag?

Did You Know?

Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan

Copyright © 2018 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by PT. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect
Newsletter Signup

Dapatkan email berita dari kami, dengan berlangganan