Home Issue Cars Mobil Terbang Kini Sudah Terima Pre-Order Lho, Penasaran Harganya?

Mobil Terbang Kini Sudah Terima Pre-Order Lho, Penasaran Harganya?

AeroMobil, perusahaan asal Slovakia itu kini telah membuka preorder untuk mobil terbang pertamanya secara komersial. Namun, meski sudah menerima preorder, AeroMobil belum bisa memastikan kapan bisa mengirim mobil tersebut ke pelanggan. Dikutip Fastnlow dari Venture Beat, Senin (8/5/2017), perusahaan mengatakan berharap bisa benar-benar mengirim mobil pertamanya ke pelanggan tahun 2020.

Nah, kalau soal harganya memang sesuai dengan kemampuan mobil terbang yang dibilang mumpuni ini. Harganya berkisar antara US$ 1,3 juta hingga US$ 1,7 juta (sekitar Rp 15,9 miliar sampai Rp 19,9 miliar), tergantung pada konfigurasinya. AeroMobil mengumumkan harga tersebut di pameran mobil Monaco sambil menunjukkan versi terbaru dari mobil terbang.

“Hari ini adalah hari transformatif untuk masa depan berkendara, karena peluncuran AeroMobil berarti bahwa transportasi terbang sehari-hari akan segera menjadi kenyataan,” kata Juraj Vaculik, salah satu pendiri dan CEO AeroMobil, dalam sebuah pernyataan. “Pencapaian hingga titik ini telah mengumpulkan sebuah tim yang kuat, ahli terbaik di bidang otomotif, motor sport, dan kedirgantaraan untuk mendefinisikan kembali batas-batas dari apa yang mungkin terjadi dalam transportasi.”

Untuk desain eksterior, mobil ini dikelilingi oleh chasis monocoque baru yang serupa dengan yang digunakan supercar McLaren. Kemudian, ada sabuk pengaman dengan teknologi pyrotecnic, airbag ganda, hingga parasut darurat. Mobil ini ditenagai oleh mesin empat silinder turbocharged 2.0 liter. Tenaga bersumber dari roda depan melalui sistem penggerak listrik. Sistem penggerak canggih digabungkan dengan transmisi diferensial dan elektronik, serta unit kontrol elektronik digital yang sepenuhnya otonom, atau FADEC untuk jangka pendek.

Mobil terbang ini mempunyai tenaga yang dihasilkan berkisar 100 hp atau 74 kilowatt dengan kecepatan tertinggi mencapai 198 Kmh di udara sedangkan untuk dijalan aspal mobil ini dapat meraih kecepatan 160 Kmh. Untuk konsumsi bahan bakarnya sendiri mobil terbang ini membutuhkan bensin sebanyak 35,3 mil per galon (delapan liter/100 km) di jalan, sedangkan, 4 galon per jam (15 liter perjam di udara). Nah, bisa kamu bayangkan kalau mobil terbang ada di Indonesia? Mungkin, mobil terbang bisa mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta. Tentu saja, dengan harga yang cukup fantastis hanya kalangan tertentu yang bisa memiliki mobil jenis ini.

BANK BJB B16 AP SPEED | ISSOM 2018 1ST ROUND - SENTUL INTERNATIONAL CIRCUIT