Home Did You Know? Negara Mana Saja yang Berhasil Menekan Jumlah Kendaraan Pribadi?

Negara Mana Saja yang Berhasil Menekan Jumlah Kendaraan Pribadi?

www.straitstimes.com

Semakin lama rasanya jalanan di Indonesia semakin padat dan macet aja ya? Cuaca yang semakin nggak menentu (panas yang berkepanjangan), bagi sebagian orang bisa jadi faktor untuk lebih memilih roda empat sebagai kendaraan pribadinya.

Kondisi seperti ini lah yang menyebabkan semakin banyaknya jumlah kendaraan pribadi, terutama mobil. Apalagi, banyak kemudahan yang ditawarkan untuk membeli mobil jaman sekarang, seperti kredit yang temponya panjang dan berbunga ringan.

Kalau kita liat kondisi ini, ya wajar aja sih sekarang semakin panjang aja antrian di lampu merah, bahkan jalan alternatif yang terbilang sempit pun dilewati mobil.

Kadang kalau kita liat Negara lain yang bersebelahan atau berjauhan, sempat nggak sih timbul pertanyaan: kok bisa ya, disana mobil nggak sebanyak di Indonesia?

Penasaran kan?

Ada setidaknya tiga Negara yang berhasil menekan jumlah kendaraan pribadi, terutama mobil, yaitu Jepang, Inggris dan Singapura. Ketiganya memiliki peraturan yang terbilang ketat dan pada akhirnya bisa memangkas kendaraan pribadi yang beredar dan jalanan bisa lebih lega, yang pasti nggak macet.

vulcanpost.com
vulcanpost.com

Nah, kebijakan yang disebutkan diatas salah satunya adalah ERP atau Electronic Road Pricing. Apa itu? Kok baru denger ya.

Jadi, ERP atau sistem jalan berbayar ini adalah sejenis tarikan tertentu yang ada di jalan dan pembayarannya secara elektronik. Untuk lebih gampangnya, sistem ini seperti tol, tapi nggak ada mas-mas atau mbak-mbak yang standby di loket.

www.td.gov.hk
www.td.gov.hk

Dalam penerapan sistem ERP itu sendiri, ada tiga komponen yang terintegrasi didalamnya, yaitu:

In-vehicle Unit

Setiap kendaraan pribadi dipasangi alat yang gunanya untuk memasukan kartu deposit yang bisa diisi ulang. Jadi, kalau kendaraan tersebut melewati gerbang ERP, maka saldo akan berkurang dan tentunya alat ini bisa untuk ngecek saldo juga.

Seperti kartu multi-trip di krl Jabidetabek gitu deh, jadi kalau saldo mepet, ya kita reload. Bedanya ini diletakkan di kendaraan pribadi; motor, mobil atau truk, dan bahkan tarifnya juga beda-beda. Misalnya untuk mobil tarifnya 3 kali dari motor, dan truk 1,5 kali dari mobil. Tentu saja pungutan setiap tempat atau jalan berbeda dan bisa berubah sewaktu-waktu.

en.wikipedia.org
en.wikipedia.org

Gerbang ERP

Setelah dipasangi alat di tiap kendaraan, maka setiap kali melewati gerbang di daerah atau jalan tertentu, akan terbaca oleh alat yang terpasang di gerbang. Ada kamera, antena, dan pendeteksi kendaraan yang terpasang pada gerbang dan ketiganya akan berkolaborasi untuk merekam secara otomatis nomor polisi dari kendaraan pribadi yang melintas.

 Sistem Komputer

Semua kegiatan dari sistem ERP akan terbaca dan terangkum di komputer yang dijadikan pusat data. Jadi, kendaraan bernomor polisi berapa saja yang melintas dalam satu hari bisa diketahui disini. Wah keren ya bisa di track lho.

Nggak ketinggalan juga, ada sistem denda nih untuk para pemilik kendaraan dengan kategori sebagai berikut:

  • Saldo nggak mencukupi atau nggak punya kartu deposit denda sebesar S$10 dan ditambah tarif yang belum dibayar waktu itu.
  • Kendaraan tidak dilengkapi In-Vehicle Unit, denda sebesar S$70.

Negara yang menerapkan ini, terutama Singapura, udah bisa menekan jumlah kendaraan pribadi. Bahkan menurut kabar, Indonesia juga akan menerapkan sistem seperti ini, tapi baru Jakarta saja, yang tergolong kota sangat padat kendaraan pribadi dan sering banget macet.

www.citylab.com
www.citylab.com

Selain Singapura, pembatasan umur kendaraan yang diberlakukan di Inggris juga termasuk upaya yang dilakukan agar jumlah kendaraan pribadi bisa terbatasi. Nah, kalau usia mobil udah melebihi 10 tahun, tentu dilarang melintas dan alternatifnya yang paling mudah adalah naik angkutan umum. Misalkan mau beli mobil lagi, ya berarti harus rutin ganti setiap 10 tahun.

cutenippon.wordpress.com
cutenippon.wordpress.com

Kalau di Jepang, biaya pembuatan SIM yang cukup tinggi sepertinya bisa ikut berperan mengurangi jumlah kendaraan pribadi. Karena, kalau naik angkutan umum lebih murah dan bisa menghindari tilang.

en.wikipedia.org
en.wikipedia.org

Sedangkan di Finlandia, harga bahan bakar yang tinggi juga bisa membuat jalanan lebih sepi dan jumlah kendaraan yang berseliweran lebih sedikit. Bayangkan aja, kalau harga perliter solar bisa 18 ribu-an dan bensin 20 ribu-an. Ya mending naik angkutan umum aja yang bisa numpang tidur kalau kecapekan.

Nah, semoga sistem yang ketat seperti ini juga bisa diterapkan di Indonesia, dan benar-benar efektif mengurangi jumlah kendaraan pribadi. Ditambah lagi, kalau sistem angkutan umum dimaksimalkan fasilitasnya, tentu bisa sangat menekan jumlah baik roda empat atau dua.

BANK BJB B16 AP SPEED | ISSOM 2018 1ST ROUND - SENTUL INTERNATIONAL CIRCUIT